cerita senja
# Pagi Telah Pergi
(n) awal pertama menjalani aktivitas harian.
“tidak ada lagi penyesalan setelah waktu menyadarkan”
Mimpi sudah pada akhir kisah, nyawa pun datang berurutan memasuki raga yang setelah melakukan perjalanan panjang bersama nikmatnya hidup di dunia imaji, tubuh kaku mungkin terlalu mengaharpkan mimpi itu jadi nyata sehingga tidak bisa aku gerakan. sudah terlalu jauh imajiku berjalan melangkah, menyusuri dunia yang tidak bisa aku temui setelah bangun. tidak pernah aku miliki di dunia yang penuh kebohongan dan cerita saja. Entah kenapa, rasanya tidur itu menyenangkan, aku bisa bertemu dengan seseorang yang aku inginkan jika sebelumnya aku terus pikirkan.
Memulainya
darimana cerita itu, tiba – tiba ada dalam sebuah ruangan yang didalamnya hanya
kita berdua. kau melambaikan tangan sambil tersenyum, mataku ragu bahwa itu
adalah kamu. Sebab awalnya aku melihat tempat yang begitu menyeramkan, hutan yang
entah dimana keberadaanya. Aku berada di tengah pohon-pohon besar, mereka semua
berbicara padaku, bahwa aku akan segera menemui seseorang yang aku harapkan.
Rasa takut pun hadir setelah dari akar pohon besar yang berbicara itu
mengeluarkan ular, aku didekati oleh ular hijau yang sangat lucu sebab dia
masih sangat begitu kecil, semua ular itu mengejarku. Aku pun berlari tapi semuanya
tidak ada gunanya, tiba-tiba lari sangat begitu pelan sekali. Aku tidak sadar
tiba-tiba berada di ruangan sunyi, aku pikir ini mimpi dan benar semua yang
terjadi hanyalah khayalan yang aku pikirkan tentangya sebelum tidur.
Aku
bertanya-tanya dalam hati, kemana semua ular kecil hijau yang tiba-tiba saja
menghilang. Aku pun kaget saat didepanku ada seorang wanita dengan rambut setengah leher, dengan
pipi lesung, dan senyum. aku pandangi tidak jelas sekali entah siapa dan saat matakun berkedip lalu terbuka lebar,
kecewa berat ternyata mimpiku terputus oleh waktu. Aku tahu dia pergi
menanyakakan kabar yang tidak sempat aku tanyakan.
mata
telah dipenuhi air mata yang telah mengering, aku pandangi tangan yang sebelumnya
akan menyapa genggamannya. semuanya hanya khayalan dalam pelukan, berandai
terlalu jauh, berharap yang membuat diri sendiri terjatuh ke dasar kata rapuh
paling dasar. Saat aku pandangi jendela,
bayanganmu tesimpan di setiap debu-debu yang bertebaran oleh waktu. Menyapa
namun tidak bicara, tersenyum tanpa melihat apa-apa. Namanya juga debu hanya
sebuah kotoran kecil yang tersisa dari tiupan angin. Aku tahu itu hanya
harapku, bukan keinginanku. Jika kehadirannya hanya debu, berarti aku hanya
jendela yang kau temui. Akan menghilang
ketika tertiup angin, akan menghilang jika sudah saatnya jendela itu bersih
ataupun di lempar masa oleh berjuta partikel angin.
Mulai aku merasakan suasana terbit matahari, setelah selesai rasa lelah, akhirnya tubuh bisa kembali normal.
Mata bisa lagi melihat indahnya dunia,
telinga mulai mendengar berkicaunya burung ,
tangan dan kaki kembali aku gerakan, sedikit berolahraga
untuk menambah kesegaran.
Pagi memang cepat sekali berlalu, padahal menghadapi
kenyataan yang ada dalam perasaan belum siap untuk aku hadapi.
Masalah memang harus dihadapi, mau gimana pun kehidupan akan mengalir sesuai waktu. Aku urungkan niat sejenak untuk menyentuh dinginnya partikel air, melangkah ke tengah rumah, masih ada buku yang tadi malam baru aku baca hanya sampai bab dua. Dari sudut jendela cahaya menyapa, meretapi diriku yang tidak lagi bersikap biasa. Renungan selalu ada pada pagi yang aku sudah anggap biasa. Setiap orang-orang mulai bergergas mencari kehidupan, sedangkan aku yang masih terdiam mereatapi jenuh perasaan.
Kemana dia pergi, sehingga bangunku tidak seperti jamur yang dicabut pecandu kopi, kopi hangat yang diseduh dengan riuh bahagiakan jemari tanpa harus bersedih hati, roti pagi hanya obat pahit yang tidak menyembuhkan sakit.
Masalah memang harus dihadapi, mau gimana pun kehidupan akan mengalir sesuai waktu. Aku urungkan niat sejenak untuk menyentuh dinginnya partikel air, melangkah ke tengah rumah, masih ada buku yang tadi malam baru aku baca hanya sampai bab dua. Dari sudut jendela cahaya menyapa, meretapi diriku yang tidak lagi bersikap biasa. Renungan selalu ada pada pagi yang aku sudah anggap biasa. Setiap orang-orang mulai bergergas mencari kehidupan, sedangkan aku yang masih terdiam mereatapi jenuh perasaan.
Kemana dia pergi, sehingga bangunku tidak seperti jamur yang dicabut pecandu kopi, kopi hangat yang diseduh dengan riuh bahagiakan jemari tanpa harus bersedih hati, roti pagi hanya obat pahit yang tidak menyembuhkan sakit.
Pagi sangat begitu cepat pergi, entah aku yang terlalu
menikmati malam dengan lagu-lagu dan sebuah puisi.
Ada apa dengan pagiku, sehingga langit biru menjadi pilu. Dia
ikut cemburu melihat dia tidak lagi bersamaku.
Aku pandangi lagi, ternyata hanya mendung yang membuatnya
kecewa.
Apakah itu pertanda hadirnya. Coba aku tanyakan lagi pikirku.
Aku coba untuk meninggalkan pesan di sebuah buku catatan,
yang isinya dipenuhi tentang pagi, aku tuangkan tinta di atas kertas tanpa
batas, aku sangat merasa bebas. Setelah aku tuangkan kata-kata tentang pagi,
kamu, dan kisah kita yang telah berlalu.
Pagi sudah pergi dengannya, rindu akan hadir selamanya.
Kepergian hanya melahirkan isak tangis tipu daya, aku pura-pura bahagi atas perginya, dia kecewa karena aku biasa saja.
Kepergian hanya melahirkan isak tangis tipu daya, aku pura-pura bahagi atas perginya, dia kecewa karena aku biasa saja.
Aku tidak serapuh itu, Kepergian bukan untuk kau buat drama
dengan penuh keluh kesah, kepergian ada untuk kita pelajari betapa
berharganya seseorang ketika bisa dapat kita miliki.
Kau bisa biasa saja ketika masih memiliki keluarga, setelah
satu persatu tiada, kau akan beranggapan semuanya itu
istimewa.
Hebat sekali jika kau merasa bahagia tanpa keluarga, tanpa
sahabat, tanpa seseorang yang kau cintai. Siapapun itu, jagalah baik-baik.
Karena kepergian bukan hanya meninggalkan kenangan, semuanya ada untuk kau
renungkan.
Kepergian selalu mengajarkan betapa berharganya
sebuah kehadiran, banyak sekali aku belajar dari sebuah kepergian yang hanya
bukan tentang cinta. Kepergianbisa membuat kita ikhlas menerima karena
bagaimana pun yang hilang akan selalu tergantikan. Dari hal sederhana kita
pernah belajar, saat kehilangan uang sepuluh ribu saja apabila ikhlas atas
kepergiaanya menghilang atau lupa menimpan, suatu saat akan tergantikan. kita
pernah merasakan kepergian orang tua pergi ke luar daerah ataupun kota,
kemungkinan besar pasti akan kembali lagi ke rumah. Tapi, ada suatu kepergian
yang tidak pernah bisa kembali, yaitu kematian. Kita tidak bisa menghindari
kematian yang akan di alami setiap makhluk hidup, salah satu obat penyembuhnya
adalah doa, ikhlas dan mau menerima. Meluangkan sedikit waktu untuk merenungkan
kepergian sebagi tanda kebesran tuhan bahwa yang akan kita miliki dari sebuah
kebahagiaan hanyalah fana. Tidak ada yang abadi untuk bisa kita milki. Sebuah
kehadiran sangat begitu berharga untuk bisa kita jaga dengan baik-baik.
Aku
sadar kehadirannya yang membuatku merasa bahagia hanyalah sementara, tidak ada
yang akan selamamnya dalam menjalani cerita. Saat aku mulai mencoba ikhlas
ternayata semuanya terasa baik-baik saja. Kepergian akan kita alami selama
masih hidup di dunia dalam bentuk apapun. Kesendirian akan membuat cerita yang
berbeda, setiap harinya akan menghadirkan ketenangan seringkali pun rasa kecewa
merasa terulang kembali. Masih banyak orang-rang yang sangat peduli terhadap
kita, tanpa melihat siapapun pada diri kita, kepedulian banyak orang jangan pernah kita lupakan apalagi kita
abaikan. Sementara kita tidak pernah tahu apapun yang mereka rasa, ada
seseorang yang mungkin mempunyai rasa belas kasihan agar kita memberikan hal
yang sama. Adapun kepedulian untuk menganggap kita sebagai teman. Jangan pernah
sia-siakan kebaikan mereka kepada kita walaupun mereka tidak menuntut balasan
apapun terhadap kita, tetap saja kita meras tidak enak terhadapnya.
Sebagian pikirmu percaya, manusia seutuhnya makhluk sosial. Kau tidak bisa hidup sendiri, jangan egois. Kita ada untuk mereka, sekali pun kau diabaikan. Mereka ada untuk kita, jika kita mau percaya.
Sesekali hiruplah udara pagi hari. Bangunlah lebih awal sebelum ayam jago mengingatmu, gerakan badammu untuk kau olahragakan, hirup udara segera setelahnya. Disitulah awal kesederhanaan.
Sebagian pikirmu percaya, manusia seutuhnya makhluk sosial. Kau tidak bisa hidup sendiri, jangan egois. Kita ada untuk mereka, sekali pun kau diabaikan. Mereka ada untuk kita, jika kita mau percaya.
Sesekali hiruplah udara pagi hari. Bangunlah lebih awal sebelum ayam jago mengingatmu, gerakan badammu untuk kau olahragakan, hirup udara segera setelahnya. Disitulah awal kesederhanaan.
Pagi telah pergi, siang sudah siap menghadapi.
Saat ini hanya tentangmu dan pagi hari yang sangat
panjang sekali aku hadapi.
“ terkadang kita
sering mengabaikan pagi yang sangat indah
“
Untuk;
Semesta
Banyak
sekali yang ingin aku ceritakan padamu semesta,
kenapa
kau diam saja, sedangkan aku ditelan oleh kepergian.
pagi
telah pergi menyisakan kisah mimpi yang tadi malam aku alami
terbangun
dari tidur hanya akan melihat kenyataan yang sangat jauh berbeda dari pertemuan
tadi malam,
aku di
buat bingung olehmu, yang semalam hadir tanpa nama.
semesta,
beritahu aku jika dia adalah keinginanku, maka tunjukanlah wujudnya lewat mimpi
kedua,
andaikan
aku bisa mengajak kau berbicara, akan ada banyak kisah yang aku ingin ceritakan
sehingga kau akan tertidur dengan ceritaku.
mungkin
kepergian akan menyisakan tangis,
hati
yang telah terlalu dibuat histeris membuat setiap orang yang jatuh cinta mudah
bertanya-tanya pada hatinya sendiri. seseorang yang sedang jatuh cinta akan
tahu bagaimana rasanya pertam kali membuat cerita, walaupun pada akhirnya
selalu saja dibuat kecewa tidak memungkinkan juga dibuat bahagia.
Jika
saja bahagia karena berdua, bagaiamana dengan yang sedang bertahan dengan
kesendiriannya. katanya sendiri itu sepi, berdua itu luka, kenapa harus pilih
berdua jika masih sama seperti sendiri. Jika sendiri saja bisa membuat bahagia,
berdua pun harusnya sama.
Semoga
kau bisa baca tulisan ini semesta, aku akan kirimkan lewat doa yang aku simpan
disetiap senja, aku pandangi serta aku kirimkan dengan segala kegelisahan.
Aku
tahu, setiap langkah yang aku jalani kau selalu berada dimanapun kaki ini
berpijak, serta jejak yang pernah aku singgahi kau tahu. Awalnya saja aku
keliru terhadapmu, saat aku sadar sedang ada di duniamu aku tertampar oleh
diriku sendiri.
Aku
tersenyum menghadapi semua kenyataan ini, kau pun membalasnya lewat awan yang
sedang memancarkan indahnya bermesraan dengan mentari pagi hari.
Terlalu
lama aku mereatapimu sehingga hatiku dibutakan olehmu, hatiku dibuat bahagia
oleh senyummu, namun kenyataannya aku dibuat kecewa olehnya.
Aku
tunggu balasan pesanmu, walaupun akan kau sampaikan lewat badai hujan yang
disertai angin gelap malam yang membuat tubuh dingin sehingga tubuh ini dalam
kelam.
“ aku
akan menemuimu di penjuru dunia, jika itu ada aku akan kesana. jika sekarang
aku masih sedang berkhayal bicara padamu dan mengirimkan pesan untukmu, biarkan
aku sedang divbawah alam sadar “
Tentang Pagi Telah Pergi
cerita
ini aku tulis ketika waktu bangun pagi setelah bangun dari mimpi panjang yang
sangat luar biasa saya rasakan, waktu itu semuanya tentang mengenang masa lalu,
mengingat kisah yang dulu, meraskan kembali perasaan yang lama sudah tidak lagi
tumbuh. Pagi hari yang seharusnya suasana paling menyegarkan, tenang dan sejuk
menjadi berubah seketika mimpi itu tiada. Awalnya tidak pernah kepikiran mau
dijadikan sebuah tulisan, tetapi karena sebuah hal yang mengingatkan kisah pilu
akan sangat menarik sekali jika dibuatkan sebuah tulisan. Akhirnya pagi itu aku
menuliskan pesan-pesan untuk semesta bagaiaman caranya semesta mendengarkan
pesan yang aku buat agar di sampaikan kepada seseorang yang semalam waktu itu
aku mimipikan.
Sebuah
kisah tentang dua hati yang sudah lama tidak pernah menyapa satu sama lain, di
ingatkan kembali oleh semesta lewat mimpi-mimpi, dipertemukan dengan seseorang
yang misterius lewat imajinasi yang pada akhirnya membuat pemimpi itu selalu
teringat dengan sosok yang selama diperjalanan dunia mimpi terjadi.
Mengharapkan lagi adanya sebuah kehadiran, mengeluskan telapak tangan dengan
penuh harapan, selalu di ucapkan setiap malam dalam keheningan.
Sengaja
pada awal judul pertama ini dengan sebutan pagi telah pergi, sebab setelah
mimpi itu terbangunkan oleh semesta yang membawanya kedunia nyata, keadaan akan
berubah lagi seperti biasa. Seperti cerita dulu yang kita buat saat pertama
kali aku mengaharapkan sebuah pertemuan dengan aku ikat dengan sebuah
perjanjian. Kita hanyalah sebuah cerita yang ada bab terakhirnya, kita itu
terbatas untuk di pertemukan. Maka
setelah lama sekali kita tidak pernah bertemu, kepergian itu membuat sebuah
kenangan yang hanya begitu sebentar, indah yang hanya sesaat dan tersenyum
sebagai penawar kesedihan. Pagi telah pergi adalah kita yang dipertemukan oleh
semesta lewat senja, hanya untuk saling menyapa dan tidak pernah ada untuk
saling jatuh cinta. Karena itulah tulisan sederhana ini dibuat untuk mengingatkan
kita yang pernah ditemukan semesta melalui hadirnya senja.
kita
dipertemukan bukan untuk saling jatuh cinta, kita hanyalah sebauh kebetulan
agar tuhan mengajarkan kita untuk saling mengenal dengan makhluk lainnya. Pada
dasarnya manusia yang tidak bisa hidup sendiri harus bisa mengenal kehidupan
sosial. Saling berkenalan merupakan cara untuk kita bersahabat dengan semesta.
Kita yang nyata, bahwa di sekeliling kita masih banyak makhluk baik lainnya,
tuhan pun mengajarkan kita lewat semesta bahwa setiap makhluk hidup itu ada
pasangannya dan juga pada setiap keindahan tidak akan selamamanya.
Seperti setiap pagi yang setiap hari kita
alami, pagi akan pergi begitu cepat di saat istirahat kita begitu nikmat,
tetapi kepergian pagi menjadikan sebuah pelajaran bahwa waktu itu sangat harus
di manfaatkan sebaik-baiknya, walaupun pagi akan datang pada esok hari. Kita
tidak pernah tahu waktu yang kita punya akan berhenti sampai detik berapa dalam
waktu detik jam. Kehadiran sangat begitu berarti jika kita masih mengalami
sebuah waktu kehidupan. Pagi yang sangat sementara itu akan begitu berarti jika
kita bisa sangat baik mengarturnya. Pagi telah pergi meninggalkan waktu jejak
yang sudah begitu berarti, sementara itu pagi akan datang lagi esok hari
meskipun hadirnya akan berbeda dengan yang pernah dialami.
# Gelisah
(n) Mendapatkan
ketidaknyamanan dalam hati.
“ merasa bersalah pada
diri sendiri membuat gelisah semakin membuat hati resah dan risih.
itu semua cara salah yang
di lakukan seseorang terhadap dirinya sendiri”
Awal pertama kali merasakan susahnya menerima keadaan, dimana hati yang tadinya bahagia berubah menjadi kecewa.
Tidak pernah aku pikirkan sebelumnya, karena duniaku tiba-tiba
berubah terbelah dua. Rasa
ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada kisah remaja yang memeluk luka
sendiri.
Aku tidak pernah tahu, rindu akan serumit ini, luka akan
sesakit ini. Karena dia, karena siapa saja yang membuat hati ini terluka begitu
saja. Nada-nada sedihmu hanya kecupan bagi hatiku. Melemah untuk bisa pura-pura
mengalah. Seolah menjadi yang paling bersalah, seperti orang yang paling
berhianat. Ternyata, ucapku benar tentangnya. Hati bisa berubah karena rupa
yang baru, dengan mudahnya tersipu. Karena itulah kamu menghindar
dariku.
Perasaan itu mudah sekali untuk digerakan apalagi bisa memilih ketidakpastian yang hanya kamu buat bangga, padahal ketidakpastiaan yang diperlihatkan. Mata itu sensitif terhadp suatu hal yang baru, makannya warna yang jarang sekali kau temui akan membuatmu tertarik untuk dapat melihatnya lebih lama, memegangnya dengan sentuhan, membawanya untuk kau agungkan, memeluknya untuk terus merasa nyaman. Seandainya kau perlakukan seperti itu, kayanya kau membodohi perasaan sendiri. Suatu hal yang baru bisa membuatmu tertarik untuk mempelajarinya, menemuinya, hingga pada akhirnya kau mengikat hadirnya. Tidak lagi menjadikan dia bagimu, kau sudah menjadi kita dengannya.
Perasaan itu mudah sekali untuk digerakan apalagi bisa memilih ketidakpastian yang hanya kamu buat bangga, padahal ketidakpastiaan yang diperlihatkan. Mata itu sensitif terhadp suatu hal yang baru, makannya warna yang jarang sekali kau temui akan membuatmu tertarik untuk dapat melihatnya lebih lama, memegangnya dengan sentuhan, membawanya untuk kau agungkan, memeluknya untuk terus merasa nyaman. Seandainya kau perlakukan seperti itu, kayanya kau membodohi perasaan sendiri. Suatu hal yang baru bisa membuatmu tertarik untuk mempelajarinya, menemuinya, hingga pada akhirnya kau mengikat hadirnya. Tidak lagi menjadikan dia bagimu, kau sudah menjadi kita dengannya.
Selalu merasa tidak tenang menghadapi kehidupan,
seakan dunia hanya satu ruangan sempit untuk aku tidak bisa berbuat apapun,
hanya kegelisahan yang menjerumuskanku kedunia khayalan penuh cobaan,
menghantui pikiran yang dikelilingi keresahan, haruskah ini aku jalani
seutuhnya, aku menganggap kehadiranmu sudah sebagai jalan aku untuk bahagia,
nyatanya aku dibuat salah mengertikan kebahagiaan. Mulai aku renungi setiap
kesalahan yang aku perbuat sendiri, seperti aku telah menjalani hubungan
denganmu, sebuah kesalahan besar yang aku alami sekarang.
Aku mulai bercerita pada semesta, kopi hangat yang biasa kita nikmati bersama, sekarang sudah dingin tak berasa, sudah lama tidak bersuara, percakapan pun tidak bertahan lama. Aku tahu kau sedang membutuhkan yang hangat dengan rasa yang berbeda, coklat panas dengan karamel pun tiba, akhirnya kau lebih memilihnya. Sedangkan kopi kita yang telah kita nikmati begitu lama, dengan habis berjuta cerita, kau bagi sedihmu untuk aku ganti dengan kebahagianku, kau tertawa karena sebuah canda yang aku bawa, kau tersenyum karena aku membuatmu nyaman, aku yang membawamu kesinggah sana sederhana, malah kau pilih yang lebih dari istimewa. Coklat panas membuatmu manis, tapi jika kau terlalu banyak memakannya akan bisa menimbulkan penyakit. Kopiku memang pahit dan dingin, tapi bukankah membuat pikirmu tenang. Bukanya yang selalu membuat pahit akan menghampiri manis. Dan seperti kepedihan akan berujung kebahagiaan hanya tinggal menunggu waktu. Cukup, tidak usah kau beri tahu tentang penyesalanmu. Aku lebih tahu sebelum kau mengenalku, dia yang kau anggap sempurna, sekarang menjadi cerita luka. kgelisahan itu akan timbul setiap penyesalan kita lalui, akan pergi setelah pikiran sudah tidak lagi merasakan kebahagiaan, sebab gelisah hanya pada waktu hadirnya teringat.
Jika kau tahu waktu yang terus beranjak maju, jam yang berputar tiap detik, gerak jantung yang berdetak. Kau bisa hentikan jam dengan mencabut baterainya, tapi kau tidak bisa mengulang waktu yang telah jam dinding putar. Karena yang kau putar hanya busurnya, tidak denngan tumpuannya, kenapa tidak bisa? Setelah kau kecewa baru kamu percaya. Hubungan kita memang kau beri jeda, tapi hati masih bertunjuk padamu. Kesempatan hanya datang tidak sengaja, akan pergi tanpa kau kira. Seperti waktu itu, yang kau terus abaikan, lalu kau lebih memilih untuk menduakan. Yang kau lakukan hanyalah gelisah, kecewa padanya. Kau tidak bisa mengulang masa lalu, hanya waktu yang terus menunjukan kegelisahanmu.
Ada waktunya seseorang itu bahagia, dan itu dulu, sekarang tinggal menerima kecewa. Dan kini itu kita. Dua orang yang berperasaan terpisahkan oleh kebahagiaan. Bahagia yang membawa luka, kecewa yang membuat hati sengsara. Setiap orang mempunyai masa aktifnya. Kamu boleh saja bahagia sekarang, esok, lusa perasaanmu akan selalu berbeda. Percalah, tuhan punya kejutan untuk kau nikmati dengan melewati beberapa cobaan yang harus kau hadapi.
Dan, kini senja telah menawarkan warna, aku lihat senyumu menyelip disetiap warna heningnya. Pekat, terselimuti awan abu membuat kegelisahan berubah menjadi rindu. Semesta suka bercanda pada hati yang terluka.
Aku tertampar oleh diriku sendiri, terimakasih semesta telah membawa duniaku bersatu, walaupun sebagian tak lagi menyatu.
Aku mulai bercerita pada semesta, kopi hangat yang biasa kita nikmati bersama, sekarang sudah dingin tak berasa, sudah lama tidak bersuara, percakapan pun tidak bertahan lama. Aku tahu kau sedang membutuhkan yang hangat dengan rasa yang berbeda, coklat panas dengan karamel pun tiba, akhirnya kau lebih memilihnya. Sedangkan kopi kita yang telah kita nikmati begitu lama, dengan habis berjuta cerita, kau bagi sedihmu untuk aku ganti dengan kebahagianku, kau tertawa karena sebuah canda yang aku bawa, kau tersenyum karena aku membuatmu nyaman, aku yang membawamu kesinggah sana sederhana, malah kau pilih yang lebih dari istimewa. Coklat panas membuatmu manis, tapi jika kau terlalu banyak memakannya akan bisa menimbulkan penyakit. Kopiku memang pahit dan dingin, tapi bukankah membuat pikirmu tenang. Bukanya yang selalu membuat pahit akan menghampiri manis. Dan seperti kepedihan akan berujung kebahagiaan hanya tinggal menunggu waktu. Cukup, tidak usah kau beri tahu tentang penyesalanmu. Aku lebih tahu sebelum kau mengenalku, dia yang kau anggap sempurna, sekarang menjadi cerita luka. kgelisahan itu akan timbul setiap penyesalan kita lalui, akan pergi setelah pikiran sudah tidak lagi merasakan kebahagiaan, sebab gelisah hanya pada waktu hadirnya teringat.
Jika kau tahu waktu yang terus beranjak maju, jam yang berputar tiap detik, gerak jantung yang berdetak. Kau bisa hentikan jam dengan mencabut baterainya, tapi kau tidak bisa mengulang waktu yang telah jam dinding putar. Karena yang kau putar hanya busurnya, tidak denngan tumpuannya, kenapa tidak bisa? Setelah kau kecewa baru kamu percaya. Hubungan kita memang kau beri jeda, tapi hati masih bertunjuk padamu. Kesempatan hanya datang tidak sengaja, akan pergi tanpa kau kira. Seperti waktu itu, yang kau terus abaikan, lalu kau lebih memilih untuk menduakan. Yang kau lakukan hanyalah gelisah, kecewa padanya. Kau tidak bisa mengulang masa lalu, hanya waktu yang terus menunjukan kegelisahanmu.
Ada waktunya seseorang itu bahagia, dan itu dulu, sekarang tinggal menerima kecewa. Dan kini itu kita. Dua orang yang berperasaan terpisahkan oleh kebahagiaan. Bahagia yang membawa luka, kecewa yang membuat hati sengsara. Setiap orang mempunyai masa aktifnya. Kamu boleh saja bahagia sekarang, esok, lusa perasaanmu akan selalu berbeda. Percalah, tuhan punya kejutan untuk kau nikmati dengan melewati beberapa cobaan yang harus kau hadapi.
Dan, kini senja telah menawarkan warna, aku lihat senyumu menyelip disetiap warna heningnya. Pekat, terselimuti awan abu membuat kegelisahan berubah menjadi rindu. Semesta suka bercanda pada hati yang terluka.
Aku tertampar oleh diriku sendiri, terimakasih semesta telah membawa duniaku bersatu, walaupun sebagian tak lagi menyatu.
“ Ketika kegelisahan ada
pada diri kita, bersikap tenanglah pada hati yang meraskan lebih dari apa yang
telah terjadi“
Untuk; Semesta
Semesta aku dengannya pernah kau buat
begitu bahagia, akankah cerita itu aku
alami dengan orang yang berbeda. Aku hanya berkeinginan besar untuk membuat
cerita itu, dengan kerendahan hati walaupun dia tidak sama dengan yang aku
pikirkan.
Waktu tidak akan pernah bisa aku ulang
kembali, tapi kau bisa mengulang cerita itu dikemudian hari, tidak banyak yang
aku inginkan, hanya ingin membuat hati ini tenang.
semesta, gelisah itu tidak enak bagi
hati. Setiap hari yang aku rasakan hanyala sebah ketidakpastiaan yang sangat
ingin seklai aku dapatkan. Bisakah kau buat hati ini menjadi tentram, sehingga
apapun yang ada dalam pikiran tentangnya bisa hilang kau ambil untuk
dikembalikan kepada pemiliknya, pikiran pun akan tenang, tapi bisakah hatiku
juga merasakan hal yanng sama ada dalam ketenangan.
Aku tahu perasaan seperti gelisah ini
sangat tidak baik untuk dirasakan dan dialami setiap orang, namun apakah kau
punya peganti selain rasa resah yang membuat hati selalu gelisah dan membuat
setiap batin yang merasakannya lelah. Beritahu semesta, jika kau punya peganti
seseorang yang bisa membuat semesta kita tidak lagi berbeda.
adakah sebuah ketenangan yang bisa
membuat hati yang terluka ini beubah menjadi bahagia. Lara yang selalu
menghampiri menjadikannya sebuah cerita, begitu mudah untuk lupa dalam sebuah
kejadian yang pernah terjadi.
Aku tidak menunggu kau tahu, hanya saja
semoga kau bisa membaca apa yang telah aku sampaiakan lewat lara yang aku
simpan di setiap senja. Aku yakin, tanpa aku tulis pesan ini kau sudah berencana
untuk kita pertemukan lagi. Itulah sebagian keyakinan yang diciptakan dengan
rasa kegelisahan. Saat hati ini sedang kebingungan dengan apa yang harus
dilakukan olehnya, akan terjawab sebab kegelisahan karenanya. Semesta sudah
menjawab pertanyaan yang sebelum aku tulis untuknya. Itulah sebuah keajaiban
bagiku untukmu yang terlebih dahulu tahu tentang pesan yang sebelumnya belum
pernah aku tulis dan kau sudah mendapatkan jawabannya.
Semesta aku tunggu jawabanmu lewat hujan
yang menyampaikan dinginya di dalam ruangan. Kau bisa selipkan lewat tetesan
airnya yang terselip di sela-sela harapan. Itu indah untuk aku terima, semoga
saja setiap doa sampai kepelukannya, segala harapan terdengar olehnya.
Tentang Gelisah
Sebuah Kisah melepaskan keadaan yang
membuat hati ini tidak tenang, tulisan ini aku sampaikan kepada seseorang yang
sudah begitu dekat tiba-tiba saja menghilang tanpa jejak, menemukan lagi sebuah
cerita yang telah dibuat bersama kekasih barunya. Judul yang aku berinama
gelisah dibuat saat hati begitu resah.
Tidak aka pernah ada ada ujungnya jika manusia itu berharap kepada mausia
lagi.. Seringkali aku berlebihan terhadap perasaan yang telah diperbuat resah oleh diri sendiri,
aku buat sangat begitu cinta, namu pada akhirnya kecewa. Seringkali kegelisahan
datang saat ingatan begitu dekat dengan perasaan. Terjadinya sebuah kegelisahan
akibat terlalu berharap yang berlebihan.
Gelisah
juga hadir dari sebuah rasa takut kita sendiri, membuat diri ini
mempunyai pikiran bahwa jika kita tidak bisa mencapai apapun yang sedang kita
pikirkan akan membuat perasaan tidak begitu nyaman. Suasana hati selalu di
bendung pilu, pikiran dikelilingi oleh
sebuah ketidakpastiaan.
Tulisan tentang gelisah ini aku buat
disaat keadaan mulai tenang sebelum kegelisahan itu datang. Gelisah bukan hanya
saja tentang cinta. Gelisah bisa hadir kapan saja, karena gelisah itu sendiri
datang dari dalam hati, maka kita harus selalu bersikap tenang. Aku pernah
merasakan kegelisahan yang begitu hebat sehingga akan berbuat apapun rasanya
malas sekali selalu ada saj pikiran yang menngitari, seakan-akan hidup itu
begirtu sulit sendiri. Padahal gelisah bisa berupa sebuah ketakutan yang ada
pada diri kita. Rasa takut bahwa kita besok tidak bisa makan, rasa takut kita
tidak mempunyai pasangan, rasa takut hubunganmu akan begitu sebentar dan bahkan
keglisahan itu sebuah rasa takut yang sering sekali kita alami sehari. Sebuah tulisan gelisah ini aku buat setiap
aku mengalami sebuah kegelisahan karena cinta. Aku sangat membuat kesalahan
pada diri sendiri, sebab yang aku buat gelisah hanyalah ketidakjelasan saja.
Setiap ceita yang membuat aku kecewa aku
rangkum dalamn sebuah kegelisahan yang menyiksa diri sendiri, bahkan sampai
rasanya tidak ada lagi suatu harapan yang akan aku dapatkan. Padahal,
percayalah tuhan sudah mengatur yang akan kita rencanakan, jauh sebelum hal itu
terjadi tuhan sudah menentukan apapun yang telah kita rencanakan jauh sebelum
yang telah kita pikirkan. Dulu saat tulisan tentang gelisah ini aku tulis
rasanya kepedihan itu telah selesai aku rasakan, sebuah harapan yang telah aku
selesaikan sangat begitu mudah. Gelisah hanya membawa pikiran tsangat tidak
terarah padahal sebenarnya dibalik gelisah selalu ada jawaban.
Selama itu gelisah tidak pernah
mempunyai jawaban atas kegelisahan itu.
Rasanya hati begitu egois menyalahkan karena siapa, oleh sebabnya dan karena
segalanya. Seringkali menyalahkan seseorang itu sebagai kepuasan tersendiri.
Padahal yang sebenarnya terjadi itu sebab dari diri sendiri. Kenapa kita harus
berteman dngannya jika akhirnya menghianati teman sendiri, cerita hal yang
seperti itu pernah kita dengar bahkan aku pun pernah merasakannya. Selalu
berkeinginan menyalahkan orang lain penyebab dari segala kegelisahan yang selalu
kita alami.
Aku tuliskan sebuah kegelisahan
tentangmu yang dulu hati kita begitu menyatu, dimana rindu tinggal bertemuu dan
jarak hanya sebatas langkah yang harus aku lalui. Indah itu hanya dulu, gelisah itu setelahnya.
Kegelisahan yang hanya membawa hati kepada kesengsaraan itu memang menyiksa
diri sendir. Aku aku, gelisah ini hanya untukmu yang seharusnya kita rasakan
bersama.
Cukup gelisah, jangan membuat hati ini
bertambah resah. Kau akan bertemu dengan kegelisahan setelah kamu mengalami
kebahagiaan. Jangan kau tunggu karena kehadirannya akan tetap datang walaupun
tidak pernah kita rencanakan. Tulisan ini menceritakan kegelisahan sesorang
yang aku alami sendiri pada kata-kata
milik sendiri dan kegelisahan yang sedang aku nikmati sendiri. Tanpa dia dan
Tanpa kita.
# Luka Karena Cerita
(n) Menghilangnya
rasa kesadaran terhadap kesalahan.
menyisakan
kecewa karena sebuah sikap.
“hati-hatilah
saat bercerita, luka bisa tummbuh karena terlalu cinta”
Percakapan yang kita mulai begitu menyenangkan. Kamu bercanda aku pun membalasnya walupun itu tidak lucu, aku tiba-tiba seperti bodoh dihadapanmu.
Bertingkah seolah tidak ada masalah, aku sudah merasa bahagia dengan kamu yang tersenyum apa adanya. Tersenyum seperti melihat aku orang paling lucu dihadapannya. Kopi yang aku pesan dibiarkan dingin oleh tawanya, seperti rindu yang sudah lama aku sampaikan kepadanya tidak membuat kamu berharap kembali padaku.
Dengan seksama, kamu bercerita tentang kisah yang membuatmu begitu riang. Sebab yang kamu ceritakan bahagia dengannya. Kamu memaksaku untuk mendengarkn bagaimana cerita romantis saat pertama kali bertemu dan itu sangat kisah paling manis. Bodoh sekali aku mendengarkan kisah yang jelas membuat nafasku berhenti sejenak dan cerita itu membuatku tersedak.
Saat aku mulai bercerita tentang kisah yang ingin sekali aku ceritakan, kita sudah sepakat untuk saling terbuka bercerita tentang masa lalu yang begitu pilu. Tapi anehya, kenapa selalu saja tertahan saat kamu ingin memalingkan cerita yang lain. Aku tidak mau kalah denganya ingin menceritakan kisah kasih paling bahagia yang pada akhirnya membuat kecewa dan hati terluka. Betapa beratnya aku untuk mengalah, kalah dengan cemberutmu. Seperti aku yang hanya menjadi pendengar baik kamu saja sudah cukup. Hatiku tenggelam didasar nestapa ceritamu yang begitu romantis itu.
Menurutku kamu begitu lucu, sehingga komitmen persetujuan yang kita buat di atas kecupan, semua itu terhempas oleh cemberutmu yang manis itu.
Mengapa aku ceroboh saat bercerita, aku lupa. Cerita itu seakan membuatku ingin kembali padanya.
Cafe coffe hening seketika,
Percakapan yang kita mulai begitu menyenangkan. Kamu bercanda aku pun membalasnya walupun itu tidak lucu, aku tiba-tiba seperti bodoh dihadapanmu.
Bertingkah seolah tidak ada masalah, aku sudah merasa bahagia dengan kamu yang tersenyum apa adanya. Tersenyum seperti melihat aku orang paling lucu dihadapannya. Kopi yang aku pesan dibiarkan dingin oleh tawanya, seperti rindu yang sudah lama aku sampaikan kepadanya tidak membuat kamu berharap kembali padaku.
Dengan seksama, kamu bercerita tentang kisah yang membuatmu begitu riang. Sebab yang kamu ceritakan bahagia dengannya. Kamu memaksaku untuk mendengarkn bagaimana cerita romantis saat pertama kali bertemu dan itu sangat kisah paling manis. Bodoh sekali aku mendengarkan kisah yang jelas membuat nafasku berhenti sejenak dan cerita itu membuatku tersedak.
Saat aku mulai bercerita tentang kisah yang ingin sekali aku ceritakan, kita sudah sepakat untuk saling terbuka bercerita tentang masa lalu yang begitu pilu. Tapi anehya, kenapa selalu saja tertahan saat kamu ingin memalingkan cerita yang lain. Aku tidak mau kalah denganya ingin menceritakan kisah kasih paling bahagia yang pada akhirnya membuat kecewa dan hati terluka. Betapa beratnya aku untuk mengalah, kalah dengan cemberutmu. Seperti aku yang hanya menjadi pendengar baik kamu saja sudah cukup. Hatiku tenggelam didasar nestapa ceritamu yang begitu romantis itu.
Menurutku kamu begitu lucu, sehingga komitmen persetujuan yang kita buat di atas kecupan, semua itu terhempas oleh cemberutmu yang manis itu.
Mengapa aku ceroboh saat bercerita, aku lupa. Cerita itu seakan membuatku ingin kembali padanya.
Cafe coffe hening seketika,
Kita yang duduk berdampingan seperti sedang menjalani pertunjukan drama. Musik Indie yang berputar pun berhenti menyaksikan, semua pelayan pun duduk manis menyaksikan kita. Dan, kamu mulai sulit ditanya, dibujuk manja pun masih terdiam mematung, bibir manismu tertutup cemberut. Memalingkan muka kemanapun kamu suka.
Aku dulu berharap kamu mengerti, dengan sederhana aku buatkan puisi. Bisa aja, kamu membuatku bingung sendiri. Tidak banyak yang aku minta, hanya aku ingin kamu mengerti sikap bodoh ini untuk melengkapi hari-hari. Karena aku yakin hati selalu pulang kepada yang berhak mendapatkannya.
Tiba saja kepada pertunjukan drama kita berdua. Mengubah cerita bahagia itu menjadi beberapa kalimat luka saat kamu bilang lebih memilihnya yang tidak jelas hubungannya. Aku yang nyata masih saja di anggap drama. Kita memutuskan untuk masing-masing, tidak ada lagi pertemuan dan tidak lagi saling.
Alasan apalagi yang membuatku percaya, tidak sama sekali. Pulang selalu ada untuk hati yang lelah melangkah dan untuk hati yang akan menemukan rumah.
Hati ini seolah seperti jam rusak, meskipun mati tetapi tetap menunjuk padanya. Luka karena cerita, patah hati karena cinta. Kita memang ditakdirkan untuk bersama, tapi hanya sementara. Semua ini membuatku yakin, cerita tuhan selalu asyik untuk diperankan.
Untuk; Semesta
Sekarang aku tahu, cinta ada untuk mereka yang siap menerima cerita. Dengan begitu harus siap dengan kisah terbaiknya dan kita siap menjadi pendengarnya.
Semesta, ajarkan aku
bercerita dengan baik bahwa masa lalu itu untuk aku nikmati sebagai kisah pilu,
untuk dikenang sebagai tanda kita pernah hidup di masa itu.
Semoga tulisan ini bisa kau baca, akan aku tunggu apa balasannya.
Beri dia waktu untuk membalasanya, kabarkan lewat pelangi
setelah hujan reda, agar aku tahu kabar itu baik-baik saja.
Tentang Luka Karena Cerita
Setiap kali berbicara dengan orang sekitarmu,sahabat,
pasangan, ataupun keluarga yang paling harus dijaga adalah berbicara data,
fakta, dan cerita. Jangan sampai kita keliru dengan informasi yang ada, kalo
hanya sekedar tahu jang mudah menyebarkan kabar yang belum tentu benar
kejadiaannya. Sekilas cerita yang aku tulis tentang luka karena cerita ini
tertbentuk dari sebuah cerita dua orang yang berbahagia, lalu keduanya saling
bercerita pada saat obrolan yang tidak tepat dikeluarkan oleh seorang pria
kepada pasangannya. Dia yang mulai bercerita tentangnya kepadaku dengan kisah
yang paling manis sedunia selama masih dengan seseorang yang dulu membuatnya
nyaman. Saat aku yang mulai bercerita tentang kisah yang aku lalui bersamanya
dan aku buat cerita fiksi yang berlebihan tidak sesuai kenyatan. Niatnya tidak
mau kalah berakhir dengan saling pisah. Cinta memang bukan untuk mempermainkan
hati dengan tipu daya cerita itu sendiri, sebab cinta itu harus mengandalkan kejujuran
yang dimiliki hati membuat cerita sesuai kenyataan yang ada.
Luka karena cerita ini sebuah kisah yang sangat
sederhana. Menjadikan kesalah yang begitu
sepele menjadi sangat besar, hal seperti inilah yang sering kita alami.
Awalnya aku kira dia akan kagum dengan kisah yang aku ceritakan, tapi diluar
kenyataan yang sangat tidak aku harapkan sekali. Dia berbalik sangka denga semua
cerita bohong yang aku sampaika, akhir cerita semuanya sia-sia tidak ada
gunanya sama sekali menceritakan ulang kejadian yang sebenarnya. Tulisan ini
aku buat setelah beberapa hari berlalu tanpa kabar dan kehadiran yang aku
temui. Bukan hanya untuk mengingatnya
tetapi untuk bisa aku ceritakan kembali saat suatu hari nanti tuhan mengizinkan
kita kembali bertemu. Aku akan bilang bahwa kamu itu sangat lucu pada waktu
itu, tiba-tiba pisah karena sakit hati mendengar sebuah cerita, sangat tidak
kau sadari saat sebelum aku bercerita kau lebih dulu memulainya. awalnya
bercanda, ketika waktunya aku bercerita kau menganggapnya dengan keseriusan.
Selalu aku bayangkan saat aku tulis ceita ini, aku tersenyum
sendiri meratapi dengan sakit hati yang aku alami, tidak sadar bahwa kesalahan
yang aku tuliskan dalam cerita ini hanya sebuah kesalah kecil yang membesarkan
perasaan. Selalu saja menyalahkan waktu yang aku rasakan saat kesalahan itu
terjadi. Entah siapa yang bersalah,aku anggap saja keduanya ada dalam kebodohan
perasaan yang mempermainkan cerita untuk bertahan dengan keadaan. Saat aku
sampaikan sebuah pesan yang aku tulis untuk semesta aku hanya berimajinasi bisa
berbicara dengannya lewat doa, lewat senja bahkan cerita yang aku buat sendiri,
aku yakinkan bahwa semesta selalu mendengarkan doa yang ada di dalamnya, semoga
bisa tersampaikan lewat apapun caranya agar dia bisa membacanya.
Tidak hanya untuk semesta pesan ini aku sampaikan, kepada
seseorang yang telah membuatku nyaman tertelan oleh perasaan. Kau tertelan oleh
bumi sedangkan aku berada didalamnya lebih lama setelah kau merasakan hal itu
Aku percayakan pada hati, kisah cinta yang akan aku alami hanya untuk
orang-orang yang kuat menghadapi setiap kesalahan kecil yang tidak dibuat
besar. Akan dihadapi bagi orang yang mau menerima susah dan kisah kasih yang
akan dialamai. Cinta ada untuk bersama, berdua untuk dihadapi berlanjut untuk
bisa menikmati bahagia dikemudian hari, hanya butuh proses untuk menghadapi
masalah-masalah yang begitu sederhana tidak banyak permintaan untuk membebankan
perasaan. Cinta ada untuk saling mengisi hati dengan kegelisahan yang klita
punya dengan memperbaiki hati, tidak mengulang cerita pada kesalahan yang sama,
berani untuk mengakui kesalahan dan tidak mempemainkan perasaan.
Setiap kita mempunyai jalan cerita cinta yang berbeda,
memiliki jalan yang berbeda, tantangan yang berbeda, cobaan yang beragam,
kekeliruan yang tidak sama, tidak satu paham, egois yang menjadikan kebiasaan,
saling menyalahkan yang menjadi sikap tidak seharusnya dilakukan. Setelah
ceriya yang menjadikannya luka yang menyayat hatinya aku tahu bahwa saat
bebricara kita sangat harus mempertimbangkan apapun yang akan dibicarakan
sampai sebab akibat yang akan terjadi. Jika saja pembicaraan orang lain
terhadap kita membuat sakit hati, jangan coba lakukan terhadap orang lain.
Itulah cara agar kita bisa menjaga ucapan saat berhadapan dengan orang lain.
Kita bisa saja biasa saja terhadap yang telah kita bicarakan, orang lain
mempunyai perasan dan pemikiran yang berbeda, maka sangat diharpkan untuk
hati-hati saat berbicara.
Lidahmu merupakan cikal bakal yang membuat perasaan sakit
hati karena cerita fiksi.
# Merasakan Hal Yang
Sama
(n)
tidak ada perbedaan saat mulai lagi jatuh cinta.
mencoba
untuk menghindar dari kecewa.
untukmu yang pernah patah hati. Menyedihkan memang ketika dua hati yang dipisahkan oleh aku dan kamu, tiba-tiba asing tanpa rasa ingin tahu. Berpisah, kata yang paling tidak enak yang harus diterima dengan penuh resah, lalu menyimpan luka yang selalu membuat wajah basah.
Untukmu yang merasakan hal sama, patah hati memang suatu yang disengaja, karena cinta memang hadir tanpa kita tahu apa arti bahagia. Cinta seringkali menggoda pada awal pandangan yang pertama kalinya, terasa ada cerita yang akan begitu istimewa. Riwayatnya memang begitu, tapi cinta selalu tidak bisa kita perhitungkan hasilnya. Jika mengenalmu adalah kebetulan, lantas patah hati juga suatu yang disengaja. Paling sengaja mungkin sebagai pernyataan.
Untukmu juga yang merasakan suatu hal yang sama, kalimat palig orang tidak suka saat menemuinya dikala senja begitu berwarna, patah hati selalu jadi kata yang mendunia dimata para pejuang cinta yang gagal menemui pemilik hatinya.
Untukmu, yang telah membuat hati ini terpisah berkeping-keping, sudah tidak peduli dan bersikap masing-masing.
Aku pernah merasakan hal seperti itu, seperti jari tangan yang tersentuh oleh pisau. Lalu bekas luka itu tercicipi oleuh jeruk, makan gorengan berminyak dan bahkan air mineral sekalipun, bagaimana pedihnya? Seperti itulah rasaku sekarang. hanya Tersentuh tapi membuat pedih. Sedikit yang terluka terasa sampai keseluruh raga, luka sederhana yang membuat hati begitu kecewa dan itu semua harus diterima.
Dulu kita dua hati yang bercerita tentang kecewa, aku kira nasib sama kita akan kita buat sederhana. Namun semuanya diluar dugaan, kamu yang bercerita panjang tentang dia yang merobek sebagian harapmu, saat kamu diputuskan saat peluknya menghangatkan jiwamu. Aku pun tidak paham maksudmu itu, hanya aku menjadi pendengar setiamu.
Sekarang aku tahu, betapa lontaran rasa kecewa itu terhantam padaku. jika saja aku tahu, Kamu akan seperti dia yang kamu ceritakan setiap kali pulang senja. Jika saja aku tahu, rasa kecewa yang kamu lantunkan padaku untuk menenangkan dirimu. Tanpa kabar tiba-tiba kamu bomerang terhadapku. Ternyata kamu lebih suka kepada orang yang jelas membuatmu patah, sedangkan aku kamu bantah.
Kabar yang aku dapat di linimasa sosial media adalah sebuah ledakan yang membuat hati meledak tidak biasa. Cinta adalah bahagia bagi orang yang baik menjalaninya. Aku lebih baik dari itu, nyata untuk aku perjuangkan. Tapi kamu malah mudah melepaskan. Hati memang susah sekali dibohongi. Tiga bulan saja tidak cukup untuk merajut hati yang robek, namun kabar bahagiamu dengan hati yang kamu ceritakan waktu itu, sungguh kamu juga begitu.
Patah hati bukan untuk disesali, sangat baik untuk dinikmati untuk bisa memperbaiki hubungan yang pasti dan lebih baik lagi.
Untukmu yang merasakan hal sama,
Rasa pahit
itu memang harus dirasakan, karena bahagia akan hadir kemudian. Biarkan
linimasa sosial media tentangmu menceritakan bahagianya dirimu, tunggu saja saat gejolak api pertengkaran itu menyertaimu. Tidak ada
rumah untuk pulang yang ingin kamu sementara singgah. Aku tidak mendoakanmu
begitu, namun hatiku berbicara demikian.
Doa terbaik untukmu, kabar terbaik untuk kita. Karena ikhlas sebagian dari cinta sejati, perihal menerima adalah cinta dewasa. Apapun hasil dari dua hati yang saling berinteraksi adalah menerima dengan memperbaiki. Aku selalu percaya hati akan menemui pemilikinya.
Aku tahu, jika hidup tidak mau menerima cobaan, sama saja dengan hati tanpa perasaan. Membeku dan kaku. Siapapun harus merasakan patah hati, karena itulah cinta bisa menyatu.
Untukmu, terimaksih telah melengkapi sepi.
Aku
percaya tidak ada yang benar - benar bahagia. Setiap orang pasti merasakan
kecewa walaupun itu tidak lama. Ingatlah, cinta itu sebuah petualangan, akan
selalu pulang untuk menemukan. Bahagialah, aku mendoakan yang terbaik buatku
sendiri.
Sekali lagi, terimakasih.
Patah hati membuatku tahu arti hidup dibalik rasa gelisah. Bahwa kasih sayang hanya milik yang maha cinta dan maha kuasa.
Sekali lagi, terimakasih.
Patah hati membuatku tahu arti hidup dibalik rasa gelisah. Bahwa kasih sayang hanya milik yang maha cinta dan maha kuasa.
Doakan,
aku sedang memperbaikinya.
Untuk; Semesta
Berbagai cara telah aku lakukan untuk tidak
lagi aku merasakan kepedihan, diam selalu terbantahkan, bicara tidak lagi
berguna, bersikap seadanya hanya membuatnya semakin bahagia, karena sikap tidak
bisa menentukan kebahagiaan. Aku mulai bertanya pada langit, tetap saja hanya
terdiam, aku pun coba mendekati awan masih saja kaku seperti batu, tidak ada
lagi yang bisa aku tanya selain sebuah kenyataan, tidak ada lagi yang bisa aku
tanya selain bisa ikhlas untuk menerima .
Aku mencoba
bertanya pada diriku sendiri jawabannya hanya meratapi, sekali lagi aku
tanyakan pada hati hanya menjawab jalani aja apa adanya dan mulai memperbaiki
diri.
Semesta, ajarkan aku bebrbicara dengan
diriku sendiri tetapi tidak menimbulkan konflik yang membuat hati tidak nyaman,
pikiran berantakan, perasaan tidak terarahkan, ajarkan saja untuk bisa memiliki
perasaan yang seutuhnya tidak pernah di kurangi atau di tambah. Cukup menjadi
diriku sendiri. Sekarang sudah aku terima rasa pedih mencintai, rasanya sesak
saat diabaikan, rasanya kecewa karena cinta.
Aku adalah cerita yang dibuat tuhan
begitu menegangkan, alur cerita yang sangat menyedihkan, aku tahu ini cara
tuhan mengajarkan untuk selalu berbuat sabar. Semesta sendiri menyamnpaikan
cerita ini lewat patah hati yang aku alami, lewat kecewa yang sedang aku kerjakan,
melalui hujan yang membuat rindu semakin terkenang, yang membuat kenangan
semakin menempel diperasaan. Inilah waktu yang aku maksud, tepat datang disaat
hati sudah merasakan lagi kekecewaan, merasakan lagi patah hati, mengulang lagi
cerita yang lama. Apakah ini yang disebut dengan patah hati, terus bertanya
tentang hati yang baru saja ditinggal pergi.
Cinta selalu saja membawa raga tidak
sadar saat bebuat kesalahan ataupun membawanya kepada kebenaran. Seringkali
kita menyalahkan perasaan karean terlalu cinta dan suka, dengan itulah kita
hidup, jika tidak mempunyai rasa kasih sayang terhadap seam makhluk hidup
mungkin bumi ini akan hancur, hancur seperti hati ini yang tidak lagi sepaham
dengannya, tidak sepemikiran karena perlakuan sikapnya. Cinta hadir untuk kita
miliki dengan seutuhnya karena itu normal, karena kasih sayang pun anugerah
yang tuhan berikan kepada setiap makhluknya.
Semesta, adakah cara aku untuk melupakan
kisah yang telah lalu agar aku bisa memiliki lagi yang baru, walaupun tidak sama
lagi sperti waktu dahulu, yang aku inginkan hanya sikapnya yang berbeda,
perlakuannya yang terarahkan, tidak hanya karena cinta dan suka, tetapi
keyakinan untuk saling memiliki, Ikhlas karena cinta tidak ada alasan apapun.
Merasakan hal yang sama dengan orang
yang berbeda itu sangat melelahkan, apalagi jika terus menemukan lagi rasa
kecewa, menumbuhkan lagi harapan yang tidak ada ujungnya, inilah kisah cerita
cinta yang aku alami. Aku yakin semesta kau sedang membaca pesan yang belum aku
kirimkan kepadamu, belum aku selesai menulisnya pun kau sudah tau dengan pesan
yang aku tulis ini.
Semesta, pesan ini bisa saja tidak
sampai tapi aku yakin kau tahu sebab yang terjadi dalam perasaan.
Sampaikan balasan itu lewat hujan.
Tidak banyak yang ingin aku ceritakan
tentan rasa yang sam berakhir kecewa juga. Aku hanya ingin mencintainya dengan
baik, memiliki raganya seutuhnya, mecintai dengan apa adanya. Mempunyai
tanggung jawab untuk bisa saling intropeksi diri.
Selamat semesta, aku sudah merasakan
cinta yang sebelumnya kau ceritakan lewat senja.
Tentang Merasakan Hal Yang
sama
Pada senja yang membuatku tergagum
bahagia karena melihatnya saja, sebagai tanda kebesaran tuhan yang disampaikan
lewat semesta. Dalam waktu yang bersamaan perasan itu kembali terulang. harus
juga merasakan lagi sebuah keceawa, putusnya harapan yang tidak lagi nyata.
Patah hati melalui orang yang sama dengan tingkah laku yang berbeda, sikap yang
berbeda, nama yang berbeda dan cara pandang tentang cinta yang berbeda pula.
Tentang merasakan hal yang sama
merupakan tulisan yang aku buat saat jatuh cinta dengan seseorang, namun pada
akhirnya harapan-harapan yang telah aku simpan dengan seseorang yang aku cinta
malah bebalik lagi membuat hati tidak bia menemukan lagi pemiliknya. Entah apa
yang aku rasakan pada waktu itu saat aku membuatnya bahagia, orang yang selama
ini aku percaya akan membuatku tetap jatuh cinta, menjadikan kecewa yang nyata
ada dalam pelukan. Aku kira aku tidak lagi merasakan hal yang sama saat dulu
patah hati. Hari ini aku merayakan ulang kembali kisah yang pernah aku buat.
Jatuh cinta lagi, lalu patah hati.
Disaat awalnya jatuh cinta keindahan
dalam memiliki perasaan sangat begitu nyaman, memulainya untuk membentuk saling
cinta, memperhatikan keadaan sampai memiliki rasa ingin tahu tentang
kepribadian. Setelah begitu lama begitun dekat meraskan kenyamanan yang tidak
lagi ada pikiran.
Hari-hari dijalani dengan apadanya,
berjalan seiring berjalannya waktu. Tulisan ini ditulis ketika hati yang selama
ini aku miliki, dua perasaan yang telah aku buat menyatu, terpisah begitu saja
oleh rasa kecewa, merasakan hal yang sama dengan orang berbeda.
# Memiliki Hak Untuk Bersikap
(n)
tidak dapat mengatur kesalahan.
cinta
yang dibuat kembali kecewa oleh pilihan sendiri.
Kamu
memiliki hak untuk bersikap bebas terhadapku, apapun itu. Aku pun sadar kita
punya janji, tapi tidak mengikat untuk saling memiliki.
Kita benar-benar begitu dekat dan melekat namun tidak saling mengikat. Teman bicara lebih tepat. Saling memberi, mengingatkan, bahkan sampai melarang sesuatu yang menjauhkan aku darimu. Menurut setiap orang itu dikatakan kekangan tidak dengan perasaanku, biasa saja dan menganggapnya sebagai sebuah hadiah, tidak lebihnya sebuah perhatian.
Kita benar-benar begitu dekat dan melekat namun tidak saling mengikat. Teman bicara lebih tepat. Saling memberi, mengingatkan, bahkan sampai melarang sesuatu yang menjauhkan aku darimu. Menurut setiap orang itu dikatakan kekangan tidak dengan perasaanku, biasa saja dan menganggapnya sebagai sebuah hadiah, tidak lebihnya sebuah perhatian.
Begitu perhatian yang membuatku nyaman, pada suatu hubungan persahabatan. lebih baiknya aku anggap sebagai pacaran tapi teman, aneh sih. Ini seperti definisi kita berdua. Aku pun begitu, memberi segala perhatian di setiap saat kita berdua. jarak tidak menjadikan perhatian itu berhenti, sekedar mengirim pesan hanya untuk menanyakan kabar saja sudah kita anggap sebagai pesan istimewa.
Apakah ini sebagai pengabdian? aku merasa demikian. Tapi anehnya, kenapa kamu begitu pengertian. Rasa nyaman memang membawa kita kedalam susana tenang, sejuk , dan ada dalam pelukan hangat perhatian. Seolah kita sudah menjalani hubungan hebat.
Setiap hari, sebuah kabar menjadi sarapan istimewa walaupun hanya ucapan "selamat pagi" . Tidak terlalu penting bagiku , sudah aku anggap alarm setiap pagi. Rasanya hariku begitu manis. Kita tidak peranh membuka rasa, perasaan, bahkan ungkapan saling cinta. Sekedar mengirim pesan dan memberi perhatian di sekolahan hanya sesuatu yang biasa di sebut dengan teman.
Aku tahan, sampai kamu benar-benar yakin dengan maksudku. Setiap kali aku mau bicara sesuatu hampir sampai di ujung kalimat kamu tiba-tiba dan selalu memotong pembicaraan dengan senjata menawari coklat. Seperti kamu telah sediakan sebelumnya, seperti perencanaan yang sudah kamu ketahui sebelumnya. Sialnya, aku pun begitu tidak pernah mau mengerti apa yang kamu inginkan.
Pada akhirnya kita berjauhan dengan masing-masing perasaan. Aku tahu kita terlalu nyaman bertahan di zona nyaman sebagai tali persahabatan, hingga kita tidak pernah saling mengungkapkan perasaan. Perhatian tidak menjamin kita mengikat dan saling cinta. Pengabdian tidak membuat rasa cinta begitu berdekatan. Pemikiranku memang kacau, begitu ajah disebut pengabdian padahal hanya sebuah perhatian. rasa cinta tidak akan pernah bisa dibentuk dengan keberanian dan niat baik.
Aku sangat kecewa, tapi dengan melihatmu bahagia aku suka. Tapi tidak lagi karena cinta, hanya karena rasa suka tali persahabatan seakan putus oleh kekecewaan. Selamat tinggal, tinggal aku yang belum menemukan untuk aku buat tanggal.
Luka ini
akan menjadi prasasti, sejarah buat kita menjadikan sebuah kisah. Semoga lain
waktu bisa kamu temui di lembah paling dalam, sedalam kecewa yang tahu bahwa
kamu telah menemukan hati yang baru. Aku terhadapmu mungkin hanya peran
pengganti bagimu saat hari terasa sepi.
Aku terhadapmu hanyalah penguat yang membuat hidupmu semakin kuat dan kisah kita begitu hebat. Peranku telah selesai membuatmu bahagia, dengan mudahnya kamu pergi meninggalkan luka.
Bahagialah, biarkan aku menikmati hari-hari penuh resah. Rindu penuh dengan rasa pilu. Sendu menemani setiap malam yang kalbu.
Untuk :
Semesta
Aku hanya ingin membuatnya bahagia, semesta berilah aku makhluk
berupa wanita yang bisa mengubahku menjadi ceria. Aku tunggu balasan pesanmu
lewat mimpi, akan segera aku tahu lewat temu.
Semesta, langit saja cerah, bagaimana dengan pikiranku.
"Ada waktu pikiran kita terbuka oleh luka yang telah membuat
kecewa"
Tentang
Memiliki Hak Untuk Bersikap
Pada setiap hujan yang turun dengan angannya, bukan
keinginan bumi ,tetapi sudah sepantasnya hujan meneteskan airnya untuk
menyejukan bumi. Kita berhak untuk memilih seseorang yang pantas untuk kita
beri kasih sayang rasa cinta dan membuat nyaman. Hanya satu yang harus kita
miliki, tidak memiliki kewenang yang utuh untuk mengatur orang yang berada
dalam kasih sayang kita. Tidak terlalu berlebihan untuk bersikap bebas saat
kita hidup sosial. Kau bisa saja jatuh cinta terhaap seseorang karena sebuah
alasan, rasa cinta memang hak, namun kewajiban kita tidak berlebihan.
Pada tulisan tentang memiliki hak untuk bersikap
merupakann tulisan yang saya buat untuk saya sendiri, bagaiamana pun salah satu
yang bisa memperbaiki diri sendiri seutuhnya adalah diri kita sendiri. Tidak
semua orang peduli terhadap kita, setiap orang memiliki batasan untuk bisa
jatuh cinta dengan orang yang dia suka. Sebuah cerita kegelisahan sendiri
kepada seseorang yang selalu aku cintai.
Tulisan ini tidak terlalu panjang dalam hal merangkai
bahasa. Aku tulis dengan apapun yang sedang aku rasakan pada waktu yang sama
rindu itu sedang menua. Waktu itu juga tepat saat aku merasakan hal yang sama
dengan seseorang yang berbeda hanya satu saja yang sangat tidak aku inginkan,
mengulang kembali patah hati. angan-angan pilu yang sering sekali aku alami,
semakin menjamur di setiap keresahan yang aku rasakan. Setiap awan biru yang
dulu sudah aku anggap teman disaat rindu, sekarang berbuah jadi pilu. Entah
kenapa semesta memalingkan muka yang tidak biasa aku rasakn sebelumnya.
Tentang berhak untuk bersikap, merupakan pesan yang ingin
aku sampaikan padanya. Bahwa, kau berhak memiliki ribuan pasangan hidup dengan
yang kau suka, tapi tuhan menciptakan kita untuk berpasangan dalam artian
berarti bedua, bukan banyak. Sedikit yang aku ceritakan tentangnya saat
berhadapan dengan diriku sendiri, saat bersama menikmati senja, saat pulang
menghadapi lara. Hari-hari itu sangat kumplit. Dari mulai susah sampai senang
pernah kita hadapi bersama.
Dalam kisah singkat ini pun aku ceritakan kegelisahan
hati menghadapi kenyataan yang terjadi, raga hanya bisa terdiam. Semua yang ada
di dunia hanya menyaksikan kisah yang saat itu aku alami sendiri. Bagaiamana
harapan selalu ada untuk orang yang mengharapkan perihal yang kosong, karean
kenyataannya suatu hal yang kita harapkan selalu saja terjadi dengan kejadian
yang tidak pernah kita pikirkan. Salah satunya jika dal suatu hubungan adalah
sebuah kekangan.
Setelah itu aku tahu, semua orang berhak memiliki
keyakinan, hanya saj untuk bisa dipertanggungjawabkan. Kegelisahan yang begitu
lama aku rasakan adalah sebuah kenyataan yang seharusnya tidak aku rasakan.
Sebuah kebodohan untuk bisa memiliki, sebuah kesalahan yang aku alami, cinta
terkadang membodohi diri sendiri.
# Banyak Pertanyaan
(n) tidak dipengaruhi oleh cerita orang lain.
meskipun pembicaraan orang lain menyakitkan,
jawaban atas cintamu ada pada diri sendiri bukan orang
lain.
"
terkadang orang percaya hanya dengan satu cerita "
Banyak
pertanyaan di antara teman-teman. " kenapa kamu bisa sama dia"
mungkin setiap orang bertanya hal yang sama seperti itu. Jawabanku sama semua
" karena aku cinta " jangan pernah larang jika kamu menemui mereka
yang sedang jatuh cinta, mereka berhak mencintai siapapun asalkan masih
normal.
Cinta
memang dibutakan olehnya, ditulikan karenanya dan Kepercayaan yang
membawanya jadi cerita. Aku normal, disisi lain setiap pria melihat dari
tampilan. Dia memang manis walaupun tidak secantik artis, aku suka dengan gaya
yang sederhana itu, tidak ada taburan bedak tebal melengkapi paras wajah. Cinta
tidak memaksakan untuk mereka melihat kita bahagia, tapi dengan adanya kita
berdua bahagia akan ada bagi orang yang melihatnya.
Sudah aku
bilang beberapa kali, karena cinta membawa aku dan semesta dia menyatu. Tidak
peduli apa kata orang, tidak peduli dengan masa lalu, tidak akan pernah ingin
tahu tentang dia dan kisah pilu yang telah lalu. Aku cinta yang sekarang, yang
dulu biar saja jadikan pelajaran untuknya, aku, dan kelak kita berdua. Entah
akan berwujud seperti apa setelah kita berdua nanti dan cerita yang akan kita
tulis.
Senyumanmu
nampak berseri sekarang, ada apa denganmu sehingga bebanku terasa hilang begitu
melihatmu terasa senang. Aku tidak pernah menanyakan tentang apa pun. Aku sadar
kita masih aku dan kamu belum ada kepastian untuk bersatu. Sebatas dekat,
perhatian, jalan-jalan tetaplah tidak menemui jalan untuk bisa membuat
keputusan masih tidak jadian.
Banyak
lagi pertanyaan, sekali lagi aku tidak peduli. Mataku sudah tidak melihat yang
indah, termasuk senja hampir kalah dengan pandangan cinta seolah senja telah
menyatu dengannya. Bantahan teman begitu mudahnya aku tangkis sampai bertebaran
kemanapun dia suka, begitu keras kepala hingga akhirnya cinta memisahkan suatu
hal yang penting dalam hidup sosial.
Pertanyaan
itu, aku ingat sampai sekarang, sampai aku tidur pun terasa seperti doa dalam
hati. Berputar di atas kepala seperti serial tom and jerry ketika
kena pusing kepala. masih saja kepikiran.
Mereka
sahabat, terbilang sahabat dekat. Ternyata lebih peduli keadaanmu, nasibmu,
sampai kisah cinta yang tabu. Kesadaran mereka lebih sehat daripada kelakuan
mereka. Karena mereka Suka dengan kenakalan, ketika cinta memberinya pesan, sikap
baik pun jadi jubah. Menutupi keahlian pria sebagai manusia paling berperngaruh
di dunia cinta.
Sekarang
kamu lebih suka dengan mengelus ponselmu, terkutak-katik menulis sesuatu.
Mungkin menyampaikan pesan kepada ibu untuk memberi tahu kabar. Begitu peduli,
memang wanita salah satu makhluk yang paling istimewa. Biarkan waktu yang
menjawab sendu, senja yang akan menjawab tanya.
Tuhan itu
tak pernah tidur selalu ada untuk kita dan melindungi kita. Dan yang aku ragu
bukan itu, tapi kisah kita dan tentang rasa yang lama tertanam di dalam tanah
tak bersuara.
Merasa
beda serta lupa sudah terlalu lama dengannya, hati pun mulai bergejolak lava
rasa telah panas bermajas, puisi pun tidak bisa dibaca, karena mata telah
dibutakan olehnya. Seandainya mereka aku dengarkan, cerita yang membawa
kabar baik bagiku sendiri, patah hati pun tidak akan pernah terasa lagi.
Mengulang
kesalahan sama di orang yang berbeda, bukan salahmu, tapi caramu. Salahku tidak
tahu bahwa dia sudah punya aktor cinta nya. Keras kepala sulit untuk diberi
tahu, terkadang pikiran pun memiliki hal yang sama.
Pilihanmu
salah..
Begitu
aku mengakui kesalahan, ternyata kita harus memberi waktu kepada orang yang
ingin bercerita. Bisa saja kita percaya dan bisa saja kita menemui jawaban.
Teman itu berharga.
"kita
harus menerima ketika ada yang memberikan kritik, dengan itu kita bisa tahu
kepercayaan membutuhkan peran "
Untuk;
Semesta
Hanya sebentar saja aku mohon, berilah aku pikiran yang terbuka. Berilah aku waktu
untuk bisa menerima luka dengan tidak lagi mengingatnya. Aku tahu kau selalu
memberi jawaban untuk bersikap sabar.
Semesta,
Berilah aku waktu yang tepat untuk menerima cinta dari orang
yang berbeda. Meskipun perasaan sulit untuk digerakan.
Tentang
Banyak Pertanyaan
lembayung dalam pikirku berputar tidak terarahkan,
perasaan yang telah lama mati ditelan oleh khayalan. Ini cinta yang membuat
hati kembali merasakan tenggelam didasar laut paling dalam, perasaan tidak lagi
biasa memilih siapa yang salah dan siapa yang benar, karena luka yang tertanam
telah menjamur tumbuh. Seseorang bertanya
pada dirinya sendiri tentang perasaan yang sudah begitu lama terbentuk, tanpa
mengurangi rasa cinta yang telah diberikan. Setelah terlalu lama berharap
kenyataan akan terjadi seperti yang ada dalam khayalan secara tiba-tiba dan
tidak terduga mimpi itu kembali mengulang cerita yang sama terjadi. Jatuh cinta
denga luka menyayat di dada.
Setiap orang bertanya, namun hanya sebagian teman dekat
yang memiliki pikiran sama. Ada apa denganmu, sehingga kau berani menyimpan
rasa padanya. Padahal jika kau tahu tentang cerita yang membuat orang sama sepertimu
kembali jatuh cinta dengan berkahir tidak terduga. Aku abaikan sebagai sebuah
candaan, seperti kau peramal saja. Namun kelucuan yang aku buat hanya sebuah
kalimat dingin dalam telingannya. Berulangkali aku diberitahu, tetap saja tidak
mau mendengar apa yang telah diceritakan mereka.
Air hujan yang telah aku sentuh begitu terasa dingin,
padahal pelangi sudah menampakan warnanya, awan biru sudah terbuka bersama
warna abu-abu. Aku kira ini sebuah tanda rindu, ternyata hanya sebuah tanya.
Ada apa dengan semesta, sehingga hati ini terus mengucapkan kesadaran dan
kebenaran dengan yang telah diceritakan itu. Sempat keras kepala membuat tuli
atas kebenaran yang ada, melihatnya sangat biasa saja, setelah kenyataan itu
aku hadapi sendiri, bukan lagi sebuah tanya, tapi titik yang tidak bisa aku
lanjutkan lagi.
Tentang sebuah banyak pertanyaan merupakan kumpulan
perasaan yang aku alami saat sedang asyik mengalami jatuh cinta, indahnya
menemukan rasa untuk ingin lagi memiliki cinta yang baru, dengan rindu yang aku
bentuk lagi begitu indah. Cukup lama sekali perasan itu aku simpan olehnya, dia
pun sama untuk bisa memiliki hati yang baru dengan kisah cerita baru. Kita
keindahan yang terbentuk dari sebuah perpisahan dengan kisah yang sama. Aku
bercerita tentang dia yang telah membuatku bisa melengkapi hari-hari penuh
kasih sayang tanpa melihat diantara kita itu siapapun, sudah semestinya akan
berjalan sangat baik, namun tuhan selalu mempunyai rencana yang baik, akhirnya
cerita itu beakhir dengan sebuah peninggalan, perpisahan karena ditinggalkan.
Sebuah tanya itu memang menyakitkan, sebuah jawaban sangat begitu membunuh
perasaan. Kau bercerita dengan berjuta kisah cinta yang luar biasa istimewa.
Kau tersenyum, tertawa, sedih, namun semua itu karena sebuah kenangan bukan
karena kita sedang berduaan.
Saat tiba sebuah kesedihan yang membuat mata berkaca-kaca
membuat kamu sangat befitu terluka olehnya, aku hanya terdiam membuat suasana
kembali seperti biasa, tetapi rencanaku gagal kau kembali tersenyum karena
sebuah kejadian saat dia pertama kali mencium keningmu dibawah pohon mangga
setelah pulang sekolah, lalu kau dimarahi karena di depan rumah ibumu melihat
adegan kalian berdua. Aku tetap terdiam menelan air yang seharusnya aku sudah
buang dari awal saat kau bercerita. Suasana waktu itu sangat bahagia. Kau bahagia karena masa lalu,
bersedih karena kisah yang lalu, tertawa karena kejadian yang tidak pernah
nyata adanya, sebab yang membuat kamu tertawa adalah “seandainya dulu” .
Tulisan ini aku buat sangat matang setelah kejadian kita
berdua bercerita, jauh saat dia membuatku kecewa. Karena dia pernah bercerita
bahwa patah hatinya karena ditinggalkan oleh cinta yang membuatnya kembali
jatuh cinta pada kisah yang lama. Dari
awal aku tuliskan pesan ini, aku sudah jauh sebelum dia meninggalkan hati yang
begitu utuh lalu tiba-tiba dia bunuh. Setelah patah hati itu terjadi lagi, aku
mulai percaya kepada temanku, namun sekarang teman sendiri yang tidak percaya
bahwa aku sudah pecaya. Sudah begitu lama aku simpan perasaan percaya itu
sehingga kepercayaan menjadikan diri ini sebagai beban.
Maka, tentang banyak pertanyaan merupakan kisah yang aku
lalui terlalu cinta kepada seseorang yang aku percaya akan bertahan lama,
sebaliknya kisah itu berputar. Aku dibuat ragu olehnya, kisah kita dibuat
hancur karenannya. Pada cerita tuhan kita sama-sama patah hati. Hanya angan-angan
yang aku rasakan “ seandainya aku dengarkan “ cerita kisahnya.
# Seadanya
(n) sederhana dalam bersikap.
tidak berlebihan untuk jatuh cinta dan berelbihan dalam
berharap.
“Angin yang membawa angan
menghempas pohon rindang berdaun hijau.
Melayang jatuh tepat di atas
keningmu, meleset jatuh di atas harapanku”
Daun
bertebaran menyisakan kesedihan, berjatuhan meninggalkan harapan. Sebab cinta
selalu tahu pilihan.
Tersenyum
di balik cermin cembungku, nampak mempesona untuk aku pandangi dari bola mataku
yang hitam putih itu.
Anehnya,
aku begitu terpaku saat melihatmu berkerudung dengan pipi lesung menghiasi
senyum.
Bertingkah
seadanya, kamu keluarkan segala keinginanmu terhadap kedua orang tuamu aku tahu
itu sebab curahatan ibumu sewaktu aku berkunjung kerumahmu. Mungkin kamu tidak
tahu, itu hanya kebetulan. Di depanku kamu nampak seperti orang biasa saja,
tanpa merasa malu sedikit pun sampai aku tahu kejelekan tingkah yang konyol
itu, sebenarnya kamu baik. Kadang orang yang paling banyak tingkah itu yang
sangat merasa kesepian.
Mereka melakukan hal konyol hanya untuk menghibur, tidak munafik terhadap dirinya. Itulah aku dan keadaanmu masa itu. Bertingkah seadanya seolah tidak terjadi apa-apa. memperlakukannya seperti biasa saja.
Banyak diantara mereka yang orang pendiam, jarang bicara, jauh dari kata sosial, suka tiba-tiba mengejutkan. Bukankah sekolah salah satu tempat kedua setelah rumah, selain untuk belajar kita bisa mendaptkan teman. Tidak banyak orang yang seperti itu, seolah harus ada di setiap lingkungan.
Diam,
diam-diam menikah. Diam, begitu tidak terlihat didepan kita begitu bersikap
manis diam-diam mengandung. Suka heran terhadap orang seperti itu. Tidak semua orang pendiam
itu berperilkaku baik, tidak semua orang yang berperilaku buka-bukaan terhadap
kita pun berperilaku tidak baik.
Aku suka
dengan caramu yang berpenampilam seadanya, fashion
sudah menjadi hal biasa. Penampilan bisa saja kamu nomor satukan, tapi tidak
begitu berlebihan. Aku tahu kamu begitu kesepian, aku hanya tahu tidak dengan
pendapatmu. Caraku memandangmu memang seperti itu. Hingga aku pun mulai
mendekatimu, lebih baik diam daripada aku harus menerima lagi penolakan dari perempuan
sebaik dan seadanya sepertimu. Disisi lain kamu pasti punya cara untuk menaruh
hatimu untuk siapa. Tuhan selalu tahu apa yang lebih penting dari kebutuhan
seorang hambanya. Sekarang kamu lebih tenang berada disisinya. Bahagialah, akan
aku kenang kedekatan kita, Walaupun hanya sekedar balas kata.
Tuhan
lebih tahu apa yang dibutuhkan seorang hambanya, daripada segala keinginan dan
doanya. Kita hanya makhluk perencana yang hanya bisa berusaha.
Untuk :
semesta,
Aku titip dia semesta,
Semoga kelak, bahagia hanya untuk kita. Dia tahu pilihan baik, aku
pun begitu.
Semesta, jagalah hatinya dengan doa yang aku lantunkan setiap
malam. Sampaikan padanya lewat hujan, bahwa setiap rintik itu aku selipkan
sajak, agar dia sejuk.
" indah itu ketika kita mendoakan kepada seseorang yang kita
cinta, tanpa dia tahu kita begitu peduli dengan sikapnya. Yang tahu hanya kita
dan semesta "
Tentang Seadanya
Tulisan ini aku buat seadanya, dengan kalimat sederhana
begitupun dengan kisahnya. Pertama aku kenal dengannya karena sebuah rencana
tuhan. Dalam sebuah rumah yang sederhana aku bersilturahmi dengan semesta, dia
baik, ramah dan tidak melihat orang disekitarnya sebagai seseorang yang sangat
istimewa, karena semua dia anggap sama sebagai manusia makhluk tuhan yang
sangat sempurna. Dia pemalu, namun mudah kenal ketika sudah mengenal nama. Aku
anggap sebagai sebuah sapaan walaupun hanya sebuah senyuman.
Sinarna terang semesta semakin hangat menyentuh tubuh,
begitupun dengan kedekatan kita semakin membuat satu sama lain membuat rasa
nyaman. Kita masuk dalam ruang ramai kata-kata, bercerita sampai lupa waktu.
Ruangan yang sudah lama sebagai tempat tinggal yang sangat nyaman , dibuat
istimewa dengan keadaan kita berdua. Aku mulai percaya, semesta telah menjawab
semua pesan yang aku sampaikan lewat air hujan. Aku mulai tersenyum sedangkan
dia mulai malu, sederhana sekali bahagia itu, kita memiliki senyum yang
dimiliki bibir sendiri, hangat karena peluk tangan sendiri, semuanya karena
kita bukan dia ataupun orang lain.
kebahagiaan yang baru saja aku alami sampai tidak ingat
dengan siapa dulu aku dibuat bahagia lebih dari seperti yang aku alami waktu
itu, seperti senyum kehancuran yang dibuat malam terhembus oleh angin. Sekarang
aku merasakan kebahagiaan yang sangat sederhana hanya lewat senyum dan bertegur
sapa. Tidak pernah menanyakan kabar, tidak pernah melarang dengan sebuah
kekangan. Lebih sering akrab disebut teman. Kita dekat tapi tidak untuk saling
mengikat, hanya sekedar dekat. Bahkan ini indah yang sangat aku rasakan.
Aku mulai bertanya bagaiman dulu kisah cintanya, ternyata
dia hanya terdiam tanpa sebuah kalimat apapun, wajah yang nampak semakin layu,
rasa malu bercampur awan sendu. Aku pun memutuskan untuk meminta maaf,
menanyakan apa yang selamanya terjadi. sayangnya dia tidak mau menjawab
pertanyaan yang baru saja aku ajukan padanya. Aku urungkan untuk bertanya yang
tidak penting. Aku ubah pertanyaannya dengan sebuah candaan, dengan respon
cepat dia menjawab sambil tertawa padahal aku saja biasa meraskan candaan
seperti gurauan. Aku senang melihatnya kembali tersenyum, kembali menuangkan
tawa yang sangat begitu lucu, mungkin pertama kali aku mendengarnya.
Saat sudah begitu lam kedekatan kita seakan sudah seperti
keluarga dekat akhirnya dia mau becerita tentang kisah cintanya di masa lalu.
Ternyata dia pun sama seperti yang aku alami, tetapi kisah cintanya lebih dari
yang aku rasakan. Dia adalah seorang pemalu di masa lalu dia sekolah. Jatuh
cinta yang tidak pernah sampai, hanyalah angan yang selalu menjadikannya
kesedihan. ratusan puisi telah dibuat untuk cintanya tidak pernah tersampaikan
kepada seseorang yang telah lama ingin dia miliki. Katanya, kehadirnku
mengingatkan padanya, sebab saat aku hadir di semestanya dia baru saja mengungkapkan
rasanya. Pertamakalinya dia bisa membuat percakapan berdua tanpa ada orang
ketiga diantaranya. Aku sebagai pengingatnya di masa lalu.
Saat itu aku akui dia sangat membuat hatiku jatuh cinta
lagi. Dengan seadanya tanpa meminta banyak selalu asyik untuk diajak bicara.
Saat dia bercerita bahwa keinginanya untuk terus dekat denganku akhirnya dia
telan dalam-dalam, simpan dalam sebuah pelukan perasaan, bahwa dirinya telah di
jdodhkan dengan kerabat kerja keluarganya.
Saat itu pula hatiku tertimpa batu yang sangat keras, dan
kenangan yang sangat pantas. Sangat pantas aku miliki sebuah kisah yang sangat
membuatku nyaman dengan keadaan. tentang seadanya aku tulis dengan sederhana,
sesuai sikapnya.
Setelah lama aku menulis, sudah tidak terasa lagi kisah
yang telah aku lalui sangat begitu panjang, walaupun pada kemudian yang membuat
hati kembali lagi terpatahkan. Akhirnya aku sadar sebuah kesedrhanaan akan
mebawa cinta yang istimewa, sebab kebahagiaan akan kita buat dengan sendirinya
tanpa bantuan orang lain.
Berbahagialah....
# Dia Yang Kamu Banggakan
(n) Untuk
sementara, berharap selamanya.
sudah
dibuat bahagia terus di anggap sebagai tanda tanya,
tidak
ada jawaban.
“ Banggakanlah seperlunya,
perlakukanlah semestinya “
Terkadang,
harapan terbaik daripada menunggu adalah menerima dengan sabar. Menerima bukan
sekedar menunggu kabar balas pesan di chattingan. Hanya sebuah senyuman disaat
pertemuan, sudah sebagai kode bahwa kita tidak punya rasa apapun, senyum itu
hanya kedekatan hubungan sebagai teman. Berapa kali lagi aku kehilangan
harapan, setelah kamu nyaman dengannya lalu kamu di kecewakan. Aku senang
dengan kabar itu, sebab aku yang nyata bersedia untukkmu, selalu dianggap teman
bersendu.
Senja selalu menjadi tempat kamu bercerita, langit sendu bersedih di ceritaku, sampai matamu yang bersinar, berbinar dengan sabar. Kecewa memang membawa seseorang kepada harapan kosong untuk tidak melakukan ulang cinta yang bolong, masuk tapi tetap saja keluar tanpa ada titik temu.
Dia yang
kamu banggakan seperti akan sampai dipernikahan. Diluar dugaan, kamu merasa
begitu tertekan seakan harapanmu hilang oleh seseorang yang membuatnya
menemukan rasa cinta. Terlalu membanggakan suatu hal memang tidak baik bagi
hati, di saat kebanggan itu berkurang akan nampak aneh. Jika cinta saja kamu
buat bangga, bagaimana rasanya telah menelan kecewa. Bersikap biasa saja,
remaja memang tidak mau mengalah soal cinta selalu ingin menjadikannya juara.
Abaikan
saja aku,
Sebagai
tempat bersinggah disaat kamu lelah melangkah kepada orang yang salah. Mohon
mengerti, aku sedang proses mencintaimu. Langkah ini sengaja aku buat, agar
kamu bisa berjalan tidak tersesat arah. Berusaha mengenalmu lebih dekat , yang
aku takut sama dengan sebelumnya menemukan orang baru yang terlebih dahulu
membuatmu tersenyum.
Perasaan
begitu jatuh terbawa angin terhempas hampa. Kamu tahu pohon yang berdiri tegap,
seseorang kagum melihatnya terasa kuat. Angin, badai, hujan tetap saja kuat,
tapi tidak pernah tahu bahwa akarlah yang membuatnya berdiri tegap. Seperti
itulah perasaan, aku yang selalu bertahan dengan kesedihan, membuatmu tersenyum
kembali, merasa hidup dan tetap bertahan dengan perasaan membanggakan, seolah
orang lain melihatmu bangga dengan ketegaran. Aku yang menopang tidak pernah
orang tahu, bahkan tidak akan aku beritahu.
Biarlah
perasaan tertabur di atas pasir, terbawa ombak kelautan lepas, tenggelam di
samudera paling dalam. Aku berada bersamanya didasar kekeliruan.
Dia yang
kamu banggakan, seolah kamu lupa kepada aku yang sering memberi perhatian.
"
Setiap orang yang jatuh cinta tidak hanya butuh perhatian, tapi
sebuah pengertian "
Untuk;
Semesta
Semesta, berilah dia sebuah pengertian tentang rasa yang telah
kau pudarkan.
Aku akan mencoba menghilang dari dunianya, tapi tidak
akan pernah sama,
karena aku hanyalah manusia, yang mengharapkan ketiadaan
menjadi ada.
dalam waktu yang bersamaan kita sama-sama sedang
merasakan patahnya hati,
merasakan lagi indahnya sepi dalam ruangan sendiri.
semoga kau mendengarkan doa yang selalu aku ucapkan,
dalam kehingan dan kerinduan.
Tentang
Dia Yang Kamu Banggakan
Mereka yang mempunyai keinginan untuk memiliki pasangan
hidup sangat berharap sekali mendapatkan kasih sayang terbaik untuk dirinya.
Tidak ada yang merasa sendiri di dunia ini, mereka yang meraskan dirinya
sendiri hanyalah emosi yang dia buat, kita hidup saling berdampingan. Bukankah
kita dilahirkan dari kedua orang tua, bukan tunggal. Dalam artian kita yang
hidup dalam keluarga merupakan hasil perkawinan dari masa lalu yang menjadikan
kita terlahir di dunia. Hanya orang yang bersedih hatinya saat menertawakan
cinta, janganlah kita berpura-pura untuk tidak mengenal cinta dan tidak
membutuhkannya, kita hidup dikelilingi oleh rasa kasih sayang, andaikan saja
manusia tidak memiliki akal, hati nurani dan perasaan, mungkin apa jadinya kita
berdampingan dengan orang yang sama sekali tidak peduli dengan kita sendiri.
Sebab dalam cinta kita bisa menikmati jalan hidup yang
baik. Seseorang yang sedang melukis, jika tidak memiliki rasa cinta dalam dunia
seni, lukisan yang dibuat tidak akan seindah yang kita lihat. Seorang yang
melakukan setiap pekerjaanya sehari-hari tanpa ada rasa cinta dengan
pekerjaannya, mungkin tidak pernah selesai dan tidak bekerja dengan baik. Rasa
cinta memang harus kita miliki sepenuhnya untuk menjalani hidup yang lebih
baik.
Kamu bisa saja memiliki rasa cinta terhadap sesuatu yang
tidak hidup dan abstark seperti lukisan dan sebuah pekerjaan, kecintaan yang
kamu miliki tidak seutuhnya kau berikan, karena masih banyak rasa cinta yang
harus kau beri. Begitupun dengan rasa cinta kepada lawan jenis kita, semua
orang berhak sekali memiliki banyak orang yang dicintainya. Setiap individu
memiliki rasa kasih sayang berbeda, ada yang seutuhnya diberikan kepada
seseorang yang dicintainya seperti kepada tuhan sang maha pencipta yang paling
utama, kepada keluarga, kepada temannya dan yang paling utama mencintai dirinya
sendiri.
Tentang dia yang kau banggakan merupakan tulisan yang aku
buat untuk diriku sendiri, dengan kegelisahan yang aku tulis untuk seseorang
yang membuat kembali lagi kecewakan. Entah kenapa rasanya ingin tertawa sendiri
ketika seseorang yang dia banggakan membuatnya patah hati, aku tidak pernah
bilang bahwa hal itu akan terjadi kepada dirinya, dengan memberi tahu seenaknya
dia bilang sedang dibuat patah hatinya karenanya, aku tidak menjawab apapun,
dalam satu kata pun detik itu.
Aku hanya bisa menertawakan luka yang dia buat kepadanya.
Aku hanya ingin bilang, bahwa suatu hari keindahan cinta yang kau buat tidak
akan pernah bertahan lama. Sederhana sekali aku bilang, jika sebelumnya dia
pernah membuatmu sakit hati pada kesempatan kedua pun akan sama seperti pada
kesempatan pertama. Seseorang yang berbohong tiga kali kepadamu, tidak akan
kamu percaya lagi pada kesempatan selanjutnya. Sama saja dengan hubungan yang
telah kamu buat bahagia, begitu kamu banggakan ternyata membuatmu terluka.
Jangan terlalu mengharapkan suatu hal yang pasti kepada manusia, karena manusia
hanyalah makhluk perencana.
Kita bisa saja simpan harapan, tetapi hanya waktu yang
menentukan sebuah kejadian yang akan kita alami. Kita tidak bisa berhap begitu
penuh, cukup saja mengharapkan semestintya jangan terlalu membayangkan nyata
akan terjadi baik. Kebahagiaan yang selalu kamu kagumkan tidak selamanya
berjalan dengan baik. Maka, saat tulisan ini aku buat sesungguhnya aku nyatakan
kepadanya bahagia tidak akan selamanya kita miliki, bahagia akan pergi dengan
sesukanya. Tapi, sebuah kesederhanaan walaupun bahagianya menunggu waktu yang
lama akan terasa lebih indah dirasakan, selama menjalani hubungan tidak saling
meninggalkan, namun keduanya saling memperbaiki perasaan.
# Aku Tidak Mempunyai Alasan
(n) Jawaban dari sebuah rasa kasih sayang.
“Aku tidak mempunyai alasan untuk mencintaimu,
tapi aku punya penjelasaan untuk mengikatmu”
Haruskah
aku berbohong karena mencintaimu dari satu sudut pandang yang sama.
Sulit
untuk aku jelaskan, bahkan buku setebal apapun untuk mendefinisikamu tidak akan
pernah cukup.
Senja
yang mebuatmu nampak istimewa pun tetap saja tidak cukup.
Cinta
sering membawa seseorang masuk dalam dunia imajinasi dan semesta sendiri.Itu cukup untuk
membuktikan.
Masih
kurang untuk dipercaya. Sebab tuhan menciptakan manusia begitu istimewa, akal
sehat pun meski kita jaga dengan baik, pergunakan dengan bijak.
Mereka yang menyiakan perasaanmu tidak tahu bagaimana sesaknya terabaikan oleh perjuanganmu.
Alasan
apalagi yang harus aku tulis dalam pesan untukmu. Pembuktiaan dengan sejuta
alasan? Tidak, aku tidak mempunyai alasan karena aku yakin alasan membawamu
berpikir.
Jika
seseorang itu mencintaimu karena cantik dan baik hati, begitu tenang nya aku
jawab sederhana; karena cinta, tidak ada alasan. Tapi apakah kamu sudah siap
dengan gejolak yang ada pada diriku, begitu mungkin pikirnya.
Bahwa
cinta itu tanpa alasan, tapi begitu pembuktian membawa kebenaran.
Jika saja aku bilang aku cinta karena kamu baik, ketika kamu tiba tiba berubah apakah aku akan benar-benar cinta. Jika cantik, ujar perempuan itu mungkin, seandainya seseorang itu tua, cantik itu lepas. Masihkah kamu akan mencintai dia. Suatu hal yang dinyatakan oleh Cinta adalah setia, jika sudah setia kamu yakin masalah akan kamu selesaikan tanpa kamu harus meninggalkan.
Perhatikanlah ketika turun hujan, apakah air itu memberi alasan kenapa turun begitu saja. Tidak sama sekali. Hujan tidak mempunyai alasan untuk menurunkan air yang begitu basah ke bumi, karena semesta tahu bumi sedang membutuhkan keteduhan. Bumi merasa nyman, begitupun dengan hujan. Semesta selalu membuktikan dengan setiap kehidupan. Kita tidak pernah tahu dengan perasaan hati, demikian kita harus mengerti. Alasan selalu membuat kita jatuh dengan perasaan tidak sesuai dengan harapan. Jangan taruh harapan begitu serius, sebab tuhan mempunyai jalan lurus bagi kita.
Mudah sekali aku terpengaruh, karena aku tidak mempunyai alasan kuat. Aku ingin mengikatmu karena harapanku telah terisi penuh. Sedangkan kamu begitu tertipu dengan alasan dia yang setia dan terus bersama. Maksdunya, bersama saat dia jenuh darinya, sedangkan kamu sebagai teman peganti. Yang sangat jelas menanam luka benar-benar kamu cinta.
Kamu
terluka olehnya, sedangkan aku terluka olehmu. Sama saja menaruh alasan dengan
segala penyesalan setelahnya.
" jika mempunyai rasa cinta jangan menaruh alasan, sebab dia hanya membutuhkan bukti nyata"
Untuk; Semesta
Semesta,
Aku tidak tahu kenapa dunia ini diciptakan. Itulah tanda kebesaran
tuhan.
Aku hanya yakin ini yang terbaik untui kita tinggal nyaman.
Sampai sekarang tidak ada jawaban. Hati ini begitu kuat karena
kuasa tuhan.
Terimakasih semesta membuat aku mengerti kehidupan yang sebenarnya sederhana.
Tentang Aku Tidak Mempunyai Alasan
Semua telah direncanakan tuhan sebelumnya, aku percaya
jalan yang telah aku langkahkan sudah tuhan tentukan lama sebelum aku terlahir.
Manusia adalah makhluk yang mempunyai banyak rencana tapi tidak semuanya
terlaksana dengan baik, aku siap menghadapi lagi kehidupan setelah aku
merasakan lagi patah hati. Mungkin, itulah semua kata yang aku lantunkan dalam
doa harapan. Setiap melamun sendirian banyak sekali curhatan dalam hati yang
selalu ingin disampaikan kepada semesta tentan kenapa, bagaimana, siapa, sampai
berlebihan menyalahkan diri sendiri, tanpa disadari melampaui batas pikiran
yang tidak semestinya dirasakan.
Aku selalu bergurau dalam hati, seandainya dulu kedua
orang tuaku melahirkanku tidak begitu cepat, mungkin lagi sekarang sedang
menikmati masa anak-anak yang tidak tahu apa-apa tentang cinta dan tidak tahu
bagaimana rasanya kecewa. Andaikan saja angan ini dirasakan lebih lama lagi
sebelum aku rasakan dewasa ini. Sialnya, seharusnya lamunan itu aku hentikan
jangan terlalu jauh aku berpikir tidak jelas, akhirnya aku sadari bahwa hidup
itu terus berputar. Tidak selamanya kita bersedih hati, tidak selamanya kita
merasakan bahagia seperti ini. Seperti khayalan lamunan yang aku rasakan, tidak
akan selamamnya kita menjadi anak kecil,tidak selamanya kita menjadi remaja,
dewasa akan hadir saat waktunya tiba datang menghampiri dengan sendirinya. Aku
mulai merasakan sebuah pengertian pada diriku sendiri, setiap seseorang yang
memiliki masalah dalam hidup dan sangat begitu sulit, sebelumnya pasti pernah
meraskan kebahagiaan yang sangat membuatnya nyaman dalam zoan ruangan.
Maka, tentang aku tidak mempunyai alasan adalah sebuah
kisah seseorang yang mencintai seseorang dengan penuh kasih sayang diberikan
semua, semua harapan telah disimpah, segala kebahagiaan telah dia rasakan.
Setelah tahu semuanya tidak akan bertahan lama, akhirnya perasaan tidak pernah
lelah mengulang kembali kesalahan yang sama di kecewakan. Saat seseorang jatuh
cinta sangat cinta, tidak akan ada alasan apapun. Setiap gejolak cinta yang
membuat hatinya terkunci oleh pandanganynya, karena semua rasa yang dia miliki
menunjukan padanya tidak ada selain dia. Setelah rasa cinta itu semakin
membuyar, hatinya akan tetap cinta, seutuhnya telah diberikan tanpa alasan.
Jika kita menemui seseorang yang
bersifat berlebihan seperti itu jangan terlalu dekat, cukup setia saja. Bahagia
akan datang pada mereka yang mau sabar menunggu kehadirannya dan menjalani kehidupan walaupun tanpa sebuah ikatan
perasaan. Berani untuk mengambil resiko bahwa sikapnya akan berubah suatu saat
nanti, kita hanya bisa merencankan dan membayangkan saja tidak lebih dari itu.
Aku tulis berupa catatan hati yang selalu saja membuat
hati tidak mau mengerti pada dirinya sendiri. Dalam semesta yang aku tinggal
begitu nyaman menghadirkan beberapa kenangan.
Mengapa selalu kenangan? bukan ketidakpastian itu membuat semua orang
merasa kesal pada dirinya sendiri. Seseorang yang menunggu begitu lama akan
melantunkan banyak kata-kata pada dirinya. Dalam kesempatan yang gagal lagi
mendapatkan yang telah diharapkan akhirnya aku meratapi keadaan. Tulisan inilah
hadir dalam sebuah kertas putih kosong yang aku isi tinta hitam diiringi
kenangan kelam. Sudahlah jangan terlalu memikirkannya, sayangnya itu tidak
mebuatku berpaling darinya malahan semakin membuatku banyak pikiran.
Setelah menempuh waktu yang cukup begitu lama, aku baru
sadar lagi sudah begitu panjang yang aku ceritakan kepada semesta, pesan untuk
semesta ini sungguh membuatku tambah mengharpkan dan bertanya-tanya lagi dalam
hati, akan seperti apalagi orang yang aku temui setelah badai kisah pilu ini
aku alami, orang berbentuk apalagi yang akan membuatku terdiam kembali dalam
ruang sepi. Mungkin awan mendung belum tentu akan datangnya hujan, setelah
harapan itu hilang, akan lagi turun harapan.
Perasaan sudah sangat jauh sekali dilempar oleh harapan,
langkah kaki sudah terlalu jauh berjalan mengejar sebuah harapan, lamunan sudah
melebihi alam batas kesadaran, sehingga semua yang aku lakukan hanyalah
mengejar rasa lelah,resah dan dilantunkan oleh sajak gelisah.
Akhirnya, tulisan ini selesai setelah rasa yang tadinya
bercampur gelisah hilang oleh orang yang membuatku kembali tersenyum,
terimakasih telah melengakapi kesedihan dengan sebuah senyuman. Kau baik-baik
saja, semoag nanti kita dipertemukan oleh matahari yang terbakar di sore hari,
malam yang akan hadir menghampiri.
Untuk semesta, pesanku telah kau baca meskipun hanya
sebagian.
# Bahkan Aku Tidak Tahu,
(n) Kebohongan yang dibuat jujur.
Hati hanya bisa merasakan apapun yang membuatnya nyaman.
Ada-ada
saja kisah kita,
bahkan aku tidak tahu, darimana masalah ini tumbuh. Jangankan cerita aku dengan dia, kamu yang tiba-tiba marah dengan aku yang selalu mengalah tetap saja menjadikan sebuah masalah. Aku pernah berkata bahwa jika kamu cinta aku tidak pernah memaksa. Sudah aku bilang jika kamu siap dengan sejukku apakah kamu siap dengan badaiku. Berulang kali aku ingatkan, hati-hati kepada orang pendiam, jika sudah hatinya tersakiti, doanya akan melebihi.
bahkan aku tidak tahu, darimana masalah ini tumbuh. Jangankan cerita aku dengan dia, kamu yang tiba-tiba marah dengan aku yang selalu mengalah tetap saja menjadikan sebuah masalah. Aku pernah berkata bahwa jika kamu cinta aku tidak pernah memaksa. Sudah aku bilang jika kamu siap dengan sejukku apakah kamu siap dengan badaiku. Berulang kali aku ingatkan, hati-hati kepada orang pendiam, jika sudah hatinya tersakiti, doanya akan melebihi.
Setiap orang selalu tergesa apabila keduanya sudah berinteraksi saling cinta, selalu saja ingin cepat mengikatnya. Padahal lebih baik tidak dengan mengubahnya untuk selalu mencintaimu, berilah dia waktu agar lebih percaya dengan pemberian yang kamu telah buktikan tidak hanya dengan kata-kata. Kamu bisa saja memintanya dengan sengaja agar kamu dapat belai kasihnya jangan heran jika nanti dia tiba-tiba berubah. Salahmu yang mengubahnya, tunggulah saat dia mempunyai waktu yang tepat untuk mencintainya. Mudah hati itu berpaling, jika sudah diberi rasa nyaman tidak pernah lari ke permukaan.
Baru saja
kamu mengatakan aku masih mencintanya, kenapa kamu bilang kamu masih
berhubungan dengannya. Apakah kamu sudah tidak percaya dengan yang aku bilang.
Jika tidak, aku tidak peduli sama sekali. Silahkan saja kamu kembali padanya
karena hati yang telah terusik bukan hanya ingin dibuat tenang, tapi dibuat
senang.
sebelumnya aku ingin jadikan kamu sebagai kepercayaan di antara anak-anak kita, yang selalu mengajarkan betapa pentingnya kejujuran, agar kita senantiasa saling percaya terhadap cinta yang menyatukannya tanpa janji tapi dengan sebuah bukti.
Menjalin hubungan tanpa janji bukan berarti tidak punya tujuan, tapi sadarilah , ini bukan hubungan dalam satu ikatan, melainkan perasaan yang disatukan oleh cinta untuk menjalin persahabatan dan sebuah kepercayaan. Baru setelah nanti sah dipernikahan, buatlah janji suci, karena akan hidup berdampingan dan saling melengkapi.. Karena itulah dibentuk sebuah kepercayan yang akan membuat berpikir pentingnya kesabaran.
Aku saja tidak mengerti, hubungan kita tiba-tiba saja terbelah dua. Aku pandangi langit yang masih saja sama, matahari tetaplah menyinari bumi, pelangi tetap warna-warni. Lalu apa yang membuatmu berubah. Kita tidak pernah berjanji untuk saling mencintai, karena kamu pernah bilang hanya untuk saling mengingatkan tidak lebih dari perasaan. Buktinya kamu tidak pernah bilang sudah memiliki hati yang sudah kamu lengkapi sejak lama, aku tidak tahu hanya sebagai obat rindu. Percakapan itu membuat kamu diam membisu, entah karena bingung atau merasa bersalah. Aku tidak tahu dan benar-benar tidak peduli. Biarlah kisah bohong ini sebagai pelajaran bahwa kejujuran itu harus kita pegang. Seberapa pintar pun seseorang menyimpan bangkai, pasti akan tercium juga.
"Aku tidak mempunyai alasan untuk mencintaimu, tapi aku punya penjelasaan untuk mengikatmu."
untuk; Semesta
Aku tidak tahu,
Semesta sampaikan pesan ini lewat awan yang akan menurunkan hujan.
Biarkan air yang mengalir kepermukaan sebagai tanda kejujuran.
Semua lekas akan menyembuhkan kebohongan. Air yang kamu turunkan tidak pernah
bicara bahwa dia turun karena rasa kesal, melainkan karena sudah waktnya turun.
Hujan selalu menyimpan kenangan yang kelak suatu hari nanti akan
kita rasakan.
Tentang
Bahkan Aku Tidak Tahu
Udara segar menyentuh tubuh, rasanya aku menemukan sebuah
kenikmatan yang telah tuhan cipatakan itu. Udara tidak terlihat, tapi sangat
bisa aku rasakan sentuhannya, hadirnya bisa aku rasakan tapi tidak bisa aku
lihat wujudnya. Aku hanya bisa membayangkannya saja, entah apa yang terjadi
pada pagi itu sangat hari yang paling nyaman yang pernah aku raskan. Semesta
seperti memberikan kabar baik padaku ataukah semua pesan telah dia baca,
mungkin iya atau tidak aku anggap sebagai jawaban.
Luka ini sembuh, tapi tidak aku rasakan sebuah
kesembuhan. Matahri sudah menampakan wajahnya diatas wajah semesta, udara
dingin terhisap oleh hangatnya matahari, sejuk rasanya pagi itu, sedangkan
kenangan masih saja mengendap dalam pikirku. Aku bawa lagi sebuah catatan yang
minggu lalu menulisakn tentang kebahagiaan. Aku pikir bab ini akan sama dengan
kisah sebelumnya, sungguh bahagia itu menyenangkan, sungguh jatuh cinta itu
membuat hati merasa nyaman.
Aku tidak tahu, bahwa semuanya hanya sebagai pemeran. Aku lagi yang mudah percaya akan
kehadirannya yang begitu baik. Sampai pagi itu aku tidak bisa lagi menghitung
sudah berapa lama aku sendiri, sudah berapa kali meraskan lagi patah hati,
sudah tidak bisa lagi aku hitung dengan jari.
Tulisan ini aku tulis saat bahagia menghidupiku, patah
hati menghampiri.
# Menemukan
(n) Pertemuan Yang Tidak Pernah di Rencanakan.
Memberi kabar baik terhadap hati yang baru saja terluka
adalah kabar paling baik.
Kasih dan sayang merupakan penyatuan dua insan yang saling memiliki ketertarikan. Kasih yang terdapat dalam diri seorang pria selalu menjadi senjata untuk membuat wanita terpikat oleh kata, tapi tidak pada kenyataannya. Terkadang membutuhkan waktu untuk memikirkan tentang kasih yang telah diberikan seorang pria kepada wanita itu dengan tulus atau hanya sekedar ulasan agar bisa tetap bertahan dengan perasaan yang menginginkan untuk bisa mendapatkan hati sang wanita.
Sulit,
kasih sayang itu
perhatian yang selalu ingin diberikan pria kedapa wanita, terkadang
menganggapnya biasa saja. Ikhlas memberikan perhatian,bukan berarti sebuah
gombalan yang ingin ada timbal balik. Ingatlah,pria memberi kasih sayang itu
sesuai apa yang ada pada diri wanita, antara ingin mendapatkannya atau rasa
kasihan pada dirinya untuk bisa senantiasa melindungi. Bukan berarti melemahkan,
tapi selalu ingin dalam perhatian, menjaga dan selalu ada.
Awalanya aku kira kamu adalah hafalan rumus yang bisa membuatku pintar berhitung dan menjadi orang yang kuat akan ingatan. Ternyata kamu adalah materi yang aku hafal waktu itu saja, setelahnya aku benar-benar lupa. Seperti apa wujud aslimu, yang aku tahu semanis madu, itu pertama aku melihatnya. Gak tahu mataku yang silauw karena sinar matahari yang bercampur menerangi. sehingga wajah manismu memancarkan senyuman yang membuatku jatuh diperasaan.
"Jangan lebay, itu ungkapan saja. Itu anugerah yang tuhan berikan pada pandangan pertama. Wajar jika kamu suka" hatiku seraya berbisik pada pikiran untuk meyakinkan. Bahwa aku harus meneruskan jatuh pada hatinya atau memandangnya dengan rasa kagum yang menjadikannya ingatan disetiap tulisan, yang membuat bait di lembaran perasaan. Terkumpul semua halaman tentangmu walaupun sebagian. Baru saja ketemu udah ambil perasaan saja, belum tentu dia mengenalnya, ah sial.
Awalanya aku kira kamu adalah hafalan rumus yang bisa membuatku pintar berhitung dan menjadi orang yang kuat akan ingatan. Ternyata kamu adalah materi yang aku hafal waktu itu saja, setelahnya aku benar-benar lupa. Seperti apa wujud aslimu, yang aku tahu semanis madu, itu pertama aku melihatnya. Gak tahu mataku yang silauw karena sinar matahari yang bercampur menerangi. sehingga wajah manismu memancarkan senyuman yang membuatku jatuh diperasaan.
"Jangan lebay, itu ungkapan saja. Itu anugerah yang tuhan berikan pada pandangan pertama. Wajar jika kamu suka" hatiku seraya berbisik pada pikiran untuk meyakinkan. Bahwa aku harus meneruskan jatuh pada hatinya atau memandangnya dengan rasa kagum yang menjadikannya ingatan disetiap tulisan, yang membuat bait di lembaran perasaan. Terkumpul semua halaman tentangmu walaupun sebagian. Baru saja ketemu udah ambil perasaan saja, belum tentu dia mengenalnya, ah sial.
Bayang-bayangnya
menghantui setiap ingatan didalam pikiran, tiba-tiba melihat wanita berkerudung
putih, dengan baju putih abu sekolah, serasa dia adalah wujudnya. Padahal besok
sekolah akan ketemu satu kelas lagi. Tidak aku bayangkan sebelumnya esoknya pun masuk kelas yang aku duduki
dalamnya. Ternyata, benar dia duduk disebelahnya. kemarin aku lihat dibawah
panasnya matahari pagi yang menyinari wajah manisnya yang berbinar, bibir merah
tipisnya menandakan,
Bahwa dia sangat kepanasan, kumat-kamitnya sangat terlihat. Entah itu lelah atau sedang memaksakan untuk berdiri tegap.
Tergoyangkan sudah pikiran masuk ke dunia imaji. Kupaksakan untuk berhenti memikirkannya. Masih saja ada serpihan tersimpan disela butiran sel otak kananku, tentang seni yang alunan alat musik yang aku mainkan, menemukannya di sela lagu perpisahan. Kenapa aku sudah memikirkan perpisahan,sedangkan kenal pun belum tentu ada timbal balik.
Aku coba menghampiri masuk ke ruang imajinasi hatinya. Memikirkan berbagai cara mendapatkannya. Yang terpikir malahan cara menunggunya. Ternyata pikiran dan hati pun tidak selalu sepadan selalu ada yang harus dikaitkan, selalu ada perdebatan untuk meyakinkan perasaan.
Hati-hatilah kepada setiap orang, karena setiap hati yang terluka meskipun sudah berkata "Iya" untuk memaafkan, dibalik muka ada "tidak" dalam perasaan. Senantiasa orang melakukan sikap yang sama, tapi mempunyai perasaan yang berbeda.
Pertemuan bisa saja, rasa sakit yang akan kamu hampiri. Bisa saja kebahagiaan yang sedang kamu jemput. Pertemuan dalam perasaan yang berebeda, membuat keduanya berpikir apa yang akan terjadi kedepannya. Bukan berpikir menjadikannya teman, jangan dulu bawa perasaan. Bawa dulu ke dalam tali persahabatan ,jalani dengan baik sebagai pertemuan dan saling menemukan, tetaplah jaga perasaan. Bukan berarti kamu tidak mempunyai rasa,tapi harus megukur rasa cinta. Cinta dalam pertemuan pertama itulah anugerah yang perlu disyukuri sebagai pemberian.
Karena itu cinta bukan sekedar memberikan rasa yang dibentuk oleh hati yang didiskusikan oleh pikiran, hati dan pikiran rapat, membicarakan soal perasaan, keduanya berdebat selalu saja berbeda pendapat. Hati merasakan sesuatu hal yang nyaman membuat dirinya begitu kagum akan hadirnya jika selalu disisinya. Sedangkan pikiran merasakan yang berbeda,bersikap tenang dan melihat apa yang akan terjadi jika akhirnya mengecewakan, pikiran selalu saja melindungi hati supaya tidak terluka lagi. Begitu pedulinya terhadap hati tidak mau merasakan terluka yang kedua kali.
Bahwa dia sangat kepanasan, kumat-kamitnya sangat terlihat. Entah itu lelah atau sedang memaksakan untuk berdiri tegap.
Tergoyangkan sudah pikiran masuk ke dunia imaji. Kupaksakan untuk berhenti memikirkannya. Masih saja ada serpihan tersimpan disela butiran sel otak kananku, tentang seni yang alunan alat musik yang aku mainkan, menemukannya di sela lagu perpisahan. Kenapa aku sudah memikirkan perpisahan,sedangkan kenal pun belum tentu ada timbal balik.
Aku coba menghampiri masuk ke ruang imajinasi hatinya. Memikirkan berbagai cara mendapatkannya. Yang terpikir malahan cara menunggunya. Ternyata pikiran dan hati pun tidak selalu sepadan selalu ada yang harus dikaitkan, selalu ada perdebatan untuk meyakinkan perasaan.
Hati-hatilah kepada setiap orang, karena setiap hati yang terluka meskipun sudah berkata "Iya" untuk memaafkan, dibalik muka ada "tidak" dalam perasaan. Senantiasa orang melakukan sikap yang sama, tapi mempunyai perasaan yang berbeda.
Pertemuan bisa saja, rasa sakit yang akan kamu hampiri. Bisa saja kebahagiaan yang sedang kamu jemput. Pertemuan dalam perasaan yang berebeda, membuat keduanya berpikir apa yang akan terjadi kedepannya. Bukan berpikir menjadikannya teman, jangan dulu bawa perasaan. Bawa dulu ke dalam tali persahabatan ,jalani dengan baik sebagai pertemuan dan saling menemukan, tetaplah jaga perasaan. Bukan berarti kamu tidak mempunyai rasa,tapi harus megukur rasa cinta. Cinta dalam pertemuan pertama itulah anugerah yang perlu disyukuri sebagai pemberian.
Karena itu cinta bukan sekedar memberikan rasa yang dibentuk oleh hati yang didiskusikan oleh pikiran, hati dan pikiran rapat, membicarakan soal perasaan, keduanya berdebat selalu saja berbeda pendapat. Hati merasakan sesuatu hal yang nyaman membuat dirinya begitu kagum akan hadirnya jika selalu disisinya. Sedangkan pikiran merasakan yang berbeda,bersikap tenang dan melihat apa yang akan terjadi jika akhirnya mengecewakan, pikiran selalu saja melindungi hati supaya tidak terluka lagi. Begitu pedulinya terhadap hati tidak mau merasakan terluka yang kedua kali.
Terus
saja bimbang. Hati yakin sekali, meyakinkan pikiran bahwa hati akan baik-baik
saja meskipun harus terluka kembali. itulah cinta, terkadang orang yang patah
hati benar-benar ingin merasakan jatuh cinta lagi. Hati sebenarnya
merasakan apa yang ada dalam pikiran, begitu peduli terhadap hati. Keduanya sahabat
yang baik. setiap masalah selalu dirasakan dulu, lalu pikiran mencari solusi
untuk menenangkan hati, sungguh keduanya sangat solid dan saling melindungi.
Tidak ada perbedaan terhadap keduanya, sama sama perasa dan pemikir.
Akhirnya
pertemuan mengartikan pada keduanya akan saling berinteraksi jika menjalin
hubungan yang baik, walaupun tidak ada rasa cinta, memilikinya adalah sebuah
hal yang tabu, pikiran tak menentu, kita tidak tahu apa yang ada di hati.
walaupun sebenarnya saling suka, maka jika ada rasa cinta terbukalah,agar hati
tidak semakin hitam dengan dituliskan semua tentangnya, ucapkan dan ungkapkan
walupun berakhir penolakan.
Jika dua
orang saling cinta dan mencintai harus juga tanggung resikonya, bahagia itu
bonus, kecewa itu tantangan, saling memperbaiki diri adalah solusi.
sederhana sekali pertemuan itu, kita mengenalnya, bersahabat, saling cinta, memberi perhatian, lalu kecewa selalu saja begitu karena waktu adalah perubahan kamu tidak bisa memaksakan untuk selalu mendapatka perlakuan yang sama.
sederhana sekali pertemuan itu, kita mengenalnya, bersahabat, saling cinta, memberi perhatian, lalu kecewa selalu saja begitu karena waktu adalah perubahan kamu tidak bisa memaksakan untuk selalu mendapatka perlakuan yang sama.
Untuk; Semesta
pertemuan ini akan menjadi sejarah, walaupun hanya sebentar.
aku yakin semesta, tuhan telah mempersiapkan yang siap denganku,
dengan badai dan tenangku.
Hembusan angin akan terasa dingin, tapi akan hangat ketika sudah
waktunya selesai.
Sampai jumpa, kita akan bertemu di waktu kita memegang bahagia, tapi tidak bersama.
Melainkan masing-masing dengan membawa cerita.
Biarkan kabar terbaik yang semesta sampaikan dengan segala cuaca yang
ada. Aku yakin terhadap nasib, bisa di ubah walaupun dengan proses dan waktu
yang lama. Luka akan segera sembuh dengan sendirinya.
Tentang Menemukan
Semesta membawaku kedalam mimpi yang telah terjadi pada
waktu malam, mengerjakan yang tidak harus aku lakukan, bersembunyi yang tidak
harus aku lakukan, bebohong yang tidak semestinya aku bicarakan. Aku sekarang
beakhir dengan sejuta cobaan tentang cinta, hilang karena dibohongi,dijauhi
karena sudah dapat memiliki yang baru dalam hati, ditinggal pergi karena
kekasih yang telah lama kembali, patah hati karena harapan tidak bisa lagi
dipungkiri.
Pohon sudah tahu keadaanku, layunya daun memberi kabar
kesedihan kepadaku, ranting berjatuhan adalah air mata pohon saat melihat dan
meratapi nasib tentang cinta yang aku alami. Kau baik, aku pun memberikan kabar
pada pohon bahwa dia tidak seburuk yang kau bayangkan.
Pohon menjatuhkan lagi dahan rantingnya yang dibantu angin menurunkannya. Dia memberi tahu
kepadaku, bahwa ranting pohon yang berjatuhan tertiup angin menandakan pondasi
ranting itu sudah tidak lagi bertahan lama, maka apa yang harus aku mengerti,
dia memberi tahu lagi. Setiap dahan ranting yang rapuh akan terjatuh melepaskan
dari bagian batangnya, setiap yang patah
dan terjatuh akan tergantikan dengan dahan yang baru, kuat dan kokoh. Begitupun
dengan hatimu, setelah patah terjatuhkan, bukan berarti tidak bisa lagi tumbuh,
kau hanya butuh waktu untuk melahirkan perasaan yang baru, membuat kembali
ceria hati, menumbuhkan kembali rasa cinta. Aku terdiam kaku, pojon berbicara
padaku dengan pelajaran yang sederhana. Dia bilang lagi, setiap dahan yang
ditiup angin lalu terjatuh akan segera tumbuh dan kembali utuh. Angin yang
membuatnya jatuh, matahari yang menjadikannya tumbuh, air yang memberikan
asupan dalam kelengkapan pertumbuhan dahan. Kau harus punya seseorang
disekitarmu yang bisa membangun semangat tumbuh, semangat dan terbangun dari
jatuh cinta yang rapuh.
Semua yang tumbuh tidak akan selamanya kuat, ada masanya
rapuh menua dan terjatuh, semua itu terus bergantian sampai pohon tidak lagi
bertahan untuk terus tumbuh. Setiap kita memilik masa aktif yang berbeda,
melakukan yang terbaik selama masih bisa tumbuh,masih bisa hidup dengan keadaan
yang utuh. Seperti pohon yang beranjak tumbuh selalu membutuhkan waktu yang
lama untuk bisa seperti yang kita minta. Hati yang patah pun bisa saja kembali
rapuh, bisa lagi kembali tumbuh.
Tentang menemukan merupakan tulisan yang aku buat saat
banyak sekali ide pikiran saat berada dibawah sebuah pohon mangga yang sudah
berumur tua, aku berbicara pada diriku sendiri, dan hatiku menjawab pada diriku
sendiri, percakapan yang aku buat dalam tulisan ini antara aku yang bertanta
dan semua kau jawab sendiri, memberi pertanyaan lalu memberi solusi. Waktu yang
bersamaan itu terjadi karena sebuah patah hati yang kembali aku alami saat
pertama awal menemukan cinta pertama, pertemuan yang aku kira akan
menjadikannya sebuah kisah yang baik, menjadikan harapan yang paling buruk. Aku
pikir aku salah, benar salah ternyata diabegitu baik keadaanya, sampai aku
tidak dapat mengatakan ulang bahwa aku sedang jatuh cinta.
Dalam sebuah pertemuan kita bisa saja lupa dengan segala apapun yang telah kita kerjakan,
termasuk pernah jatuh cinta. Aku sangat lupa pernah dibuat bahagia oleh siapa, dengan
siapa dan bagaiman orang itu bisa membahagiakanku. Terdiam dalam lamunan
kosong, bayangannya menghantui kembali, mimpi indah telah terjadi,
sehingga pagi hari aku harus segera
mandi. Apakah itu tandanya kita akan dipertemukan disuatu hari nanti. Tidak
usah menunggu lama setelah seminggu mimpi indah itu aku alami aku menemukan dia
disebuah jembatan penguhubung desa. Dia berjalan kaki, lalu aku tanya kemana
dia akan pergi, Ternayata tujuanya satu arah dengan yang akan aku kunjungi
sebuah rumah sederhana tempat dimana aku tinggal hanya membedakan sebuah desa
dan komplek perumahan. Aku pun memahami dia masih saja malu untuk melakukan hal
seperti tiba-tiba mau di ajak oleh orang yang baru saja mengenalnya.
Maka, tulisan ini aku buat pada saat pertemuan pertama
kalinya dengan cinta pertama lalu aku baru mengenalnya sampai begitu dekat,
akhirnya aku tahu bahwa ternyata dia sudah ada yang mendampinginya. Aku hanya
tersenyum malu pada diriku sendiri, pada akhirnya inilah tulisan yang aku buat
saat pertemuan itu dibuat indah olehnya, karena bayangan mimpi pada malam yang
lalu.
# Mengenalkanku
(n) Bertemumnya raga dengan kebaikan sederhana.
Semakin hati mengerti, semakin banyak pelajaran hidup yang
menghampiri.
Pagi
mengenalkanku kepada hati yang telah sembuh dari patah hati, segar walaupun
harus siap menghadapi kenyataan. Kecewa walaupun harus menangung setiap beban
cerita. Aku dan pagi beradu dengan lelah, sudah saatnya bangun menghadapi
keadaan.
Waktu itu
akan aku ingat,
Sebuah pelajaran yang aku ambil hari itu adalah perjalanan meninggalkan rumah untuk pergi ke singgah sanah sederhana. Gunung menjadi tujuan pertamaku saat resah menyambar pikiranku. Aku memutuskan untuk melakukan perjalan mendaki gunung prau pada waktu itu bersama teman. Awalnya sangat sulit untuk aku putuskan, terlanjur janji pada waktu itu sulit untuk aku ingkari. Banyak sekali pelajaran yang saya ambil dari sebuah perjalanan, memaknai pergi bahwa ada saatnya hati lelah untuk melangkah, salah satu tempat nyaman untuk melakukan semua itu adalah pulang ke rumah. Bagiku melakukan perjalanan jauh dari rumah menjadikan jawaban atas lelah terhadap hati yang penuh dengan harapan, banyak sekali aku urungkan untuk bisa menyembuhkan. Karena cinta seseorang bisa mengubah akal sehatnya menjadi tidak biasa.
Sebuah pelajaran yang aku ambil hari itu adalah perjalanan meninggalkan rumah untuk pergi ke singgah sanah sederhana. Gunung menjadi tujuan pertamaku saat resah menyambar pikiranku. Aku memutuskan untuk melakukan perjalan mendaki gunung prau pada waktu itu bersama teman. Awalnya sangat sulit untuk aku putuskan, terlanjur janji pada waktu itu sulit untuk aku ingkari. Banyak sekali pelajaran yang saya ambil dari sebuah perjalanan, memaknai pergi bahwa ada saatnya hati lelah untuk melangkah, salah satu tempat nyaman untuk melakukan semua itu adalah pulang ke rumah. Bagiku melakukan perjalanan jauh dari rumah menjadikan jawaban atas lelah terhadap hati yang penuh dengan harapan, banyak sekali aku urungkan untuk bisa menyembuhkan. Karena cinta seseorang bisa mengubah akal sehatnya menjadi tidak biasa.
Sebuah kebahagiaan yang tidak akan pernah kamu dapatkan di rumah
adalah melakukan petualangan. Tidak perlu jauh, buatlah langkah kakimu berjarak
dengan rumah, buatlah rasa pulangmu mempunyai tujuan untuk rindu sesuatu. Semua
masalah yang ada dalam pikiran sejenak hilang tidak aku rasakan, termasuk rasa
kecewa. Sangat pilu memang sebuah perjalanan yang aku buat ini tidak lagi
adalah melupakan kenangan darinya. Itu semua tidak ada hasilnya sama sekali.
Tetaplah aku jalani sebuah perjalanan itu karena semua teman sudah siap,
kecuali aku yang masih memikirkan soal perasaan.
waktu pun
menghapus luka, tidak dengan kenangannya. masih saja ada yang menempel di
dada,
aku
urungkan dulu semua masalah rasa,
Ternyata,
sebuah perjalanan meninggalkan, melontarkan sebuah gagasan. Bahwa, semakin kita
pergi meninggalkan akan semakin menguatkan ingatan.
Karena itulah rindu diciptakan.
Jika akhirnya kecewa, kenapa dulu kamu mau menerima cinta, jangan ikuti apa yang dikatakan muluy, tapi ikuti kata hati yang dirasakan dan jangan paksakan.
Perjalanan melupakan dipuncak pendakian sama sekali tidak mengobati, tetapi hati tenang karena dia senang. Dunia ini indah bahkan sangat luas, aku pikir tidak akan menemukan orang-orang baik disana. Lihatlah dunia tidak hanya dengan kedua bola mata, sepanjang perjalanan aku melihat beberapa orang yang kesusahan, merasa senang, bahkan ada yang paling kejam bahwa mencari uang itu sangat tidak mudah.
Karena itulah rindu diciptakan.
Jika akhirnya kecewa, kenapa dulu kamu mau menerima cinta, jangan ikuti apa yang dikatakan muluy, tapi ikuti kata hati yang dirasakan dan jangan paksakan.
Perjalanan melupakan dipuncak pendakian sama sekali tidak mengobati, tetapi hati tenang karena dia senang. Dunia ini indah bahkan sangat luas, aku pikir tidak akan menemukan orang-orang baik disana. Lihatlah dunia tidak hanya dengan kedua bola mata, sepanjang perjalanan aku melihat beberapa orang yang kesusahan, merasa senang, bahkan ada yang paling kejam bahwa mencari uang itu sangat tidak mudah.
Aku
temukan seorang bapak-bapak yang merupakan pedagang di pos pendakian gunung prau, setiap
hari harus menempuh jarak satu kilometer untuk menuju pos pendakian, sudah
hampir sepuluh tahun si bapak mardi yang aku lihat itu berdagang di pos
pendakian. Makanan yang bapak mardi tawarkan adalah gorengan, air mineral,
makanan ringan, teh, kopi, rokok, dan kebutuhan pendakian seperti ponco ( jas
hujan).
Harga
yang ditawarkan bapak mardi pun cukup lumayan mahal, bagiku sebagai seorang
siswa. Tetapi, itu semua setimpal dengan perjuangan bapak mardi naik
turun gunung setiap hari. Karena itulah satu-satunya usaha yang dimilik, tidak
pernah mengeluh dan selalu bersyukur. Aku dapat sebuah pelajaran dari bapak
mardi, seseorang yang ingin mendapatkan sesuatu yang diinginkannya harus selalu
di dapatkan dengan doa, berusaha dan rasa syukur.
Aku
sempat merasa malu, kenapa aku harus sedih karena cinta. Sedangkan di luar sana
masih banyak yang sedih dengan keadaan hidupnya. semua yang
dikerjakan bapak mardi ternyata hanya ingin kedua anaknya sekolah sampai
perguruan tinggi dan nasibnya tidak sepertinya. Aku yakin semua usaha bapak
mardi akan segera tercapai.
Seringkali
kita melihat orang disekitar kita hanya dari satu sisi saja,
padahal di setiap pandangan yang lebih luas ada yang masih menderita
daripada kita. Aku sangat bersyukur dengan keadaan keluarga yang sangat
sederhana, begitu mengajarkan pentingnya berusaha dalam mencapai
keinginan. Pikiran terasa sangat berubah menjadi dewasa.
Jika
kalian ingin melihat dunia yang sebenarnya jangan renungi diri sendiri,
merenunglah untuk semua kehidupan. Semua orang mempunyai kesedihan dalam
situasi yang berbeda. Bukalah matamu untuk melihat dunia lebih jauh. Sempat
tidak pernah terpikir sama sekali setiap orang yang kita lihat tidak selalu
kelihatan bahagia, masih ada cobaan yang akan menerpa di hari kemudian. Jika
kalian sudah terbiasa dengan masalah, setiap kali mendapatkannya sudah biasa.
Akan teratasi dengan tenang. Cobaan yang kita dapatkan selalu membentuk
kepribadian kita sendiri.
Akan ada
waktunya usaha kita menjadi sebuah kisah bahagia, kebahagiaan itu akan
mengingat kita terhadap hidup yang tidaklah mudah. Selalu
saja ada terpaan yang akan dihadapi. Masalah yang sekarang telah kamu hadapi
akan segera selesai, tergantung kalian yang menjalaninya dengan baik.
Segeralah
buat sebuah perjalanan, dunia ada untuk kalian pelajari, nikmati dan syukuri.
Untuk; Semesta
cerita
ini sangat berharga semesta,
mohon
simpan kisah ini dalam ingatan. Kelak akan aku ceritakan kepada anak-anak yang
akan aku miliki. Akan aku ajarkan mereka menjadi manusia yang kuat, tangguh
serta siap menerima badai dalam menjalani hidup.
Tidak ada
lagi kehidupan yang sangat mudah, melainkan susah harus selalu dihadapi agar
bisa membentuk kepribadian mandiri. Jika saja mereka tidak sanggup, mohon
sampaikan mereka pesan yang tidak pernah aku sampaikan secara langsung. Beri
tahu mereka hidup itu sangat patut kita hadapi dengan rasa syukur.
Tentang
Mengenalkanku
Sebuah perjalan panjang yang aku lakukan adalah sebagian
dari mengeluarkan rasa bersalah pada diri sendiri, bahwa akua lupa akan luasnya
dunia, menghilang karena tidak mau dikenang, tenggelam hanya karena kisah
kelam. Aku mulai melakukan sebuah perjalanan dengan mencari tahu kebenaran yang
ada dalam hati, ternyata banyak sekali yang aku temui sepanjang berjalan
melangkahkan kaki dari mulai seseorang yang bersedih karena kesadaran akan
dirinya sendiri, menangis karena belum mendapatkan makan, seorang anak yang
sedang bahagaia karena dibelikan mainan, kedua remaja di taman yang sedang
jatuh cinta, keluarga yang sedang menikmati keharmonisannya di pinggir jalan,
banyak sekali orang yang sedang makan direstoran, oengamen jalan yang mencuri
perhatian sangat berdekatan, orang-orang yang berlalu-larang berpergian dengan
kesibukan. Dari semua yang aku lihat aku dapat belajar pada kejadian keseharian
di lingkungan yang tidak pernah aku kunjungi, bahwa waktu yang berputar
merupakan dari pergantian nasib yang kita rasakan.
Ada waktunya seseorang itu sibuk dengan sebuah pekerjaan
yang setelah itu lapar lalu makan, tidak semuanya semudah pekerja kantoran.
Seorang pemulung harus seharian mencari makan agar dia bisa mendapatkan uang,
seorang pengamen harus bernyanyi terlebih dahulu agar bisa mendapatkan uang
recehan, semuanya terus berputar mencari kesempurnaan kehidupan, sampai waktu
yang menentukan nasib dan keadaan.
Singkat cerita yang aku alami tersebut dapat mengambil
perubahan yang terjadi pada kepribadianku sendiri. Aku terlalu fokus kepada hal
besar tentang cinta, sehingga kehidupan yang mengajarkanku kepada pemikiran
dewasa menciptakan banyak cerita kurang aku perhatikan dan mempelajarinya.
Langkah kaki yang terlalu dekat membuat pandanganku terhadap kehidupan terlalu
singkat,sehingga pandangan terhadap rasa cinta hanya ada pada ruangan sempit
saja. Setiap masalah yang aku dapatkan aku anggap paling susah, sehingga
membuat diri sendiri paling bermasalah padahal masih banyak orang yang
kehidupannya bermasalah dengan kehidupan pribadi seperti, kemiskinan, kehidupan
keluarga, nasib, sampai, kehidupan yang tidak jelas dan berantakan. Aku belajar
pada mereka yang tidak memerlukan cinta, tetapi rasa cinta dengan kehidupannya
sendiri sangat begitu peduli. Rasa malu terhadap diri sendiri dan kurangnya
bersyukur dengan keadaan membuat hati yang tadinya memiliki rasa cinta yang
besaer terhadap seseorang hanya membuat kita lupa pada pelajaran kehidupan yang
membentuk kepribadian.
Perjalanan mengenalkanku terhadap dunia yang membentuk
setiap kepribadian yang penuh dengan kesabaran. Setiap orang mempunyai porsi
masalahnya masing-masing, juga mempunyai
cara terbaiknya untuk memecahkan masalahnya. Aku yakin tidak adaorang yang
tidak pernah mengeluh dengan kehidupan yang telah diberikan tuhan. Tapi aku
lebih yakin dengan seseorang yang mengerti bahwa cobaan tuhan itu nyata untuk
kita perjuangkan dan selalu mempelajari arti kehidupan. Orang yang tidak
mengeluh dengan dirinya terhadap semesta hanyalah orang yang pandai mensyukuri
cobaan yang telah tuhan berikan, lalu mengerti bahwa setiap masalah akan
membentuk kepribadiannya yang baik.
Maka, mengenalkanku adalah tulisan yang aku buat
sepanjang diperjalanan menuju puncak pendakian. Setiap catatan aku sediakan
untuk menuangkan tulisan yang tiba-tiba datang dalam pikiran, ide yang liar aku
dapatkan dalam sebuah perjalanan, setiap kutipan yang aku dapatkan dalam sebuah
pikiran menghilangkan sebuah kesalahan yang ada pada diriku sendiri. Patah hati
membawaku kepada ketidak normalan menjalani hidup, dalam seperti inilah aku
mencoba merelakan sepenuhnya kepada hati yang telah membuatku patah, dalam
ruangan sunyi tersembunyi aku menuliskan pesan yang aku harapkan dapat semesta
baca.
Sejauh langkah kaki aku perjuangkan, banyak kisah cinta
yang baik untuk aku muat ulang, tidak tergesa untuk bisa mendapatkan cinta yang
sempurna walaupun hanya sebagian harus ada dalam kesabaran. Aku tidak mencari
sebuah cinta yang sempurna, aku hanya ingin mendapatkan sebagian dari
kesempurnaan. Aku harapkan semesta selalu senantiasa memberiku jawaban-jawaban
dari setiap perjalanan yang aku lakukan.
Tulisan tentang mengenalkanku lahir, saat kehidupan
memotivasi keadaan hati yang dibutakan oleh cinta, dihancurkan oleh gejolak
rasa yang berlebihan dalam dunia mencintai, dalam kesalahan yang aku buat
sendiri. Aku ada pada kehancuran hati yang aku buat sendiri, tanpa mengenal
lelah aku kejar cinta yang membusukan harapan.
Sampai jumpa cinta, aku akan hadir dalam bahagia yang
akan aku buat cerita.
# Sebuah Rasa Kasih Sayang
(n) Menyadari betapa berharganya sebuah kehadiran.
Kasih sayang selalu ada untuk mereka yang mau meneri
cinta apadanya.
Cinta itu memang luar biasa, bisa membuat orang lupa akan cita-cita, akhirnya saat beranjak dewasa penyesalan hanyalah tiada. Tiada arti untuk kembali ke masa itu, mengubah segala yang perlu menjadikan pengabaian masa lalu. Menjadikannya sebuah alasan bahwa cinta itu selalu disalahkan, tanpa ada pengecualian.
Sekarang
dewasa, bukan berarti menyesali kisah cinta yang berujung patah juga, kenapa
dulu harus mempunyai rasa cinta jika yang kamu tanamkan dari awal hanya rasa
suka, bukan sebuah ketulusan dan keihklasan. Cinta itu memang kebetulan,
anugerah yang diberikan tuhan dengan kesengajaan agar kita mengerti.
Seseorang
bisa mencintai siapapun tanpa ada kekangan apapun. Seseorang bebas mencintai
lawan jenisnya, kalau hanya rasa kagum. Jangan bilang semua laki-laki itu sama,
jika setiap wanita pasangan ajah memilih-milih yang beda. Katanya sama, masih
aja pilih yang sesuai selera.
Rasa
cinta itu kewajaran yang dimiliki setiap insan, tanpa ada larangan. Setiap
orang berhak memiliki rasa suka, tapi tidak cinta dengan sepenuhnya. Aku tahu
wanita itu makluk manja, tapi wanita itu kuat akan rasa. Kecewa saja bisa di
anggap biasa jika sudah terbiasa dengan rasa kecewa.
Jangankan
luluh terhadap rasa, seorang wanita mudah putus asa jika luluh dengan rasa
cintanya apalagi di tancap oleh duri kecewa akan sulit lagi untuk bisa percaya,
seperti itulah wanita itu. Sakit hatinya seorang wanita, doanya selalu baik
buat yang menyakitinya, aku meyakini kata-kata ini karena seorang ibu selalu
mendoakan yang terbaik bagi semua anaknya.
Rindu itu
tidak tahan lama, tapi tertahan lama.
Kecewanya
seorang wanita, berubah baik terhadap orang yang melukainya dengan kecewa, aku
meyakini hal ini karena orang paling kuat menahan rasa kecewa terhadap anaknya
ketika kelakukannya tidak sesuai dengan apa yang telah diharapkan orang tua,
seorang Ibu masih mengeluarkan seluas lautan maaf untuk kebaikan anaknya.
Kecewa bisa saja karena cinta, tapi cinta tidak mengajarkannya untuk kembali
kecewa.
Kecintaan orang tua terhadap anaknya tulus, tanpa ada kecuali. Semua itu akibat dari rasa cinta. Ingatlah orang tua tidak mengharapkan apapun dari anaknya. Itu semua karena rasa cinta. Orang tua hanya ingin di cintai oleh anak-anaknya tidak melebihi rasa kecewanya ketika menyakiti hatinya dengan seribu sikap tak harus diceritakan olehnya. Karena orang tua tahu, semua yang ditanamkan dari rasa cinta, meskipun harus kecewa jadi sebuah bumbu, akan tetap menikmati rasa cinta. Karena itulah mulai dari rasa cinta untuk membentuk segala bahagia. Terbentuknya sebuah kebahagiaan bukan lain dari kedua cinta yang disatukan perasaan oleh daya pikiran saling menukarkan kasih dan sayang.
Indah sekali bahagia yang awalnya sudah kamu tanamkan rasa cinta, anugerah rasa yang diberikan tuhan itu sangat luar biasa. Tidak ternilai jumlahnya, sebagai manusia kita patut mensyukurinya. Datang dengan kesengajaan, diciptakan dengan penuh keaadilan, disatukan dengan sebuah perpisahan, antara menghasilkan kenangan dan Kebahagiaan. Keduanya sama-sama berawal dari rasa cinta yang ada.
Kecintaan orang tua terhadap anaknya tulus, tanpa ada kecuali. Semua itu akibat dari rasa cinta. Ingatlah orang tua tidak mengharapkan apapun dari anaknya. Itu semua karena rasa cinta. Orang tua hanya ingin di cintai oleh anak-anaknya tidak melebihi rasa kecewanya ketika menyakiti hatinya dengan seribu sikap tak harus diceritakan olehnya. Karena orang tua tahu, semua yang ditanamkan dari rasa cinta, meskipun harus kecewa jadi sebuah bumbu, akan tetap menikmati rasa cinta. Karena itulah mulai dari rasa cinta untuk membentuk segala bahagia. Terbentuknya sebuah kebahagiaan bukan lain dari kedua cinta yang disatukan perasaan oleh daya pikiran saling menukarkan kasih dan sayang.
Indah sekali bahagia yang awalnya sudah kamu tanamkan rasa cinta, anugerah rasa yang diberikan tuhan itu sangat luar biasa. Tidak ternilai jumlahnya, sebagai manusia kita patut mensyukurinya. Datang dengan kesengajaan, diciptakan dengan penuh keaadilan, disatukan dengan sebuah perpisahan, antara menghasilkan kenangan dan Kebahagiaan. Keduanya sama-sama berawal dari rasa cinta yang ada.
Kenangan
adalah hasil menyatunya sebuah perasaan suka yang di taburi rasa cinta, maka
menghasilkan sebuah gumpalan mega kisah yang tersimpan dalam pikiran memuat
memori cerita bahagia yang telah dilalui bersama, bersama siapapun yang kamu
taburi dengan cinta, itu akan menjadi kenangan yang bisa kalian tulis dalam
sebuah catatan harian walaupun malas untuk menuliskannya kalian bisa simpan
dalam ingatan.
Sederhananya, sebuah rasa kasih sayang dua orang yang menjalin kehidupannya dengan cinta akan saling memberi apapun yang dia punya rela untuk diberikan. Terutama seorang pria, akan rela memberikan apapun untuk istrinya tercinta walaupun yang kehilangan itu dan diberikan itu nyawa. Tidak ada pengorbanan dalam cinta itu, yang ada sebuah ketulusan. Jika kalian sudah bilang bahwa cinta itu perjuangan, berarti sama saja ketulusan hati itu tidak di andalkan. Seseorang yang mencintai sepak bola tidak akan berkata perjuangan penggapai cita-citanya terhadap sepak bola. Karena sebuah ketulusan, menjalani cita-cita itu karena rasa cinta terhadap sepak bola, tidak ada alasan apapun.
Sederhananya, sebuah rasa kasih sayang dua orang yang menjalin kehidupannya dengan cinta akan saling memberi apapun yang dia punya rela untuk diberikan. Terutama seorang pria, akan rela memberikan apapun untuk istrinya tercinta walaupun yang kehilangan itu dan diberikan itu nyawa. Tidak ada pengorbanan dalam cinta itu, yang ada sebuah ketulusan. Jika kalian sudah bilang bahwa cinta itu perjuangan, berarti sama saja ketulusan hati itu tidak di andalkan. Seseorang yang mencintai sepak bola tidak akan berkata perjuangan penggapai cita-citanya terhadap sepak bola. Karena sebuah ketulusan, menjalani cita-cita itu karena rasa cinta terhadap sepak bola, tidak ada alasan apapun.
Apabila
kebahagiaan yang didapat itu sebuah kebetulan. Karena tidak semua orang yang
mendapatkan kebahagiaan hadir dari rasa cinta. Bisa saja kebahagiaan itu karena
sebuah kejadiaan tak terduga. Suatu hari kalian ikut lomba baca puisi, dengan
menjalani proses yang panjang, kadang ada cobaan bahkan makian bahwa kalian
tidak pantas untuk mengikutinya. Dengan berusaha semampunya saat lomba mendapatkan
gelar juara.
Disitulah kalian akan dapat belajar bahwa kebahgiaan itu sebuah kebetulan yang kamu dorong dari proses perjuangan. Tanpa sadar rasa cinta kamu terhadap sebuah bacaan puisi membuat kamu berakhir pada kebahagiaan yang hampir tidak ternilai. begitupun rasa cinta yang kamu miliki terhadap seseorang yang kamu cintai, berujung kebahagiaan karena kamu kebetulan mendapatkannya dari hasil proses yang kamu jalani penuh cobaan kamu memilihnya tetap tinggal untuk memperbaikinya dan tetap bertahan walaupun harus keluar dari zona nyaman.
Disitulah kalian akan dapat belajar bahwa kebahgiaan itu sebuah kebetulan yang kamu dorong dari proses perjuangan. Tanpa sadar rasa cinta kamu terhadap sebuah bacaan puisi membuat kamu berakhir pada kebahagiaan yang hampir tidak ternilai. begitupun rasa cinta yang kamu miliki terhadap seseorang yang kamu cintai, berujung kebahagiaan karena kamu kebetulan mendapatkannya dari hasil proses yang kamu jalani penuh cobaan kamu memilihnya tetap tinggal untuk memperbaikinya dan tetap bertahan walaupun harus keluar dari zona nyaman.
Hasil
proses yang kamu dapatkan dari sebuah kebahagiaan adalah kebetulan tuhan yang
ingin diberikan untuk kalian sebagai seseorang yang sabar selalu menghadapi
segala cobaan, memilihnya untuk bertahan dan menjalaninya dengan segala
perbaikan itulah proses mencintai dengan sepenuh hati.
“ Cinta itu
adalah kebahagiaan yang tidak bisa direncanakan,
Biarkan waktu yang menghapus luka, biarkan waktu yang menentukan
kamu bahagia.”
Untuk; Semesta
Sebuah rasa kasih sayang akan istimewa
jika kita yang menjalaninya dengan tulus.
Terimakasih semesta telah memberikan dia untuk hidup yang lebih
berwarna.
Tentang Rasa Kasih Sayang
Tuhan menciptakan kita dengan penuh rasa kasih sayang dari mulai kita dilahirkan ke dunia ini. Kasih sayang sudah ada pada diri kita pribadi semenjak terlahir tuhan sepenuhnya memberikan kasih sayang, setelah itu dengan kedua orang tua yang membanggakan kelahiran kita ke dunia yang sangat luas ini. Dari mulai menyusui, memberi makan, memandikan kita, dipakaikan pakaian, sebuah perhatian, bahkan hampir semua keluarga ketika masih bayi menganggapnya sebagai seorang yang suci dan tidak tahu apa-apa tentang semesta dan dunia yang lua ini. Kita tidak pernah sadar bahwa saat kita masih balita begitu banyak sekali yang memperhatikan diri kita, dalam keadan appaun kita selalu dilindungi oleh mereka yang berada diri sekitar kita, sebuah rasa kasih sayang yang alami saat kita masih balita merupakan kasih sayang tuhan kepada kita.
Semua kasih sayang yang tuhan berikan kepada
kita sangat tidak terhingga, bahkan tidak pernah bisa kita hitung. Salah satu
kasih sayang tuhan yang paling nyata
kita rasakan adalah sakit, pada saat kita merasa tidak enak badan/sakit tuhan
sedang mengakui kita dalam kehidupan mengajarkan kita betapa pentingnya
kesehatan. Sehat dan sakit merupakan kedua hal yang tidak bisa jauh dari
kehidupan manusia. Rasa syukur kita terhadap sehat, rasa pengakuan tuhan
terhadap sakit merupakan Kasih sayang yang tidak terhingga sepanjang umur kita.
Ketika seseorang meraskan patah hati saat bahagia, seharusnya bersyukur karena
tuhan mengetahui yang dibutuhkan oleh kita, pada orang salah kita mencintai yang
nantinya harus kita perbaiki.
Terkadang banyak sekali kasih sayang yang
sering kita abaikan, sama sekali tidak terlihat oleh kita seperti ada teman
kita yang selalu ingin dekat, bertahan dengan perasaan pertemanan, menjadikan
kamu salah satu orang yang selalu menjadi teman dekatnya dikala susah dan
senang, adapun orang yang diam-diam memperhatikanmu, semuanya merupakan kasih
sayang tidak terlihat. Adapun kasih sayang yang kita berikan secara berlebihan,
membuat kita kecewa karena tidak begitu menyayangi kita kembali. Akhirnya saat
kejadian itu terjadi kita menganggap rasa cinta itu hanyalah sia-sia belaka.
Padahal seseorang yang mecintaimu tanpa ada balas kasihan merupakan seseorang
yang setia. Dengan tidak memperhitungkan rasa cinta yang diberikan kepada orang
lain. Seseorang yang mengerti terhadap perasaannya akan mudah untuk memberikan
kasih sayang kepada siapapun, sebagai manusia yang mempunyai akal sehat perasaan
untuk kita bagi merupakan anugerah tuhan.
Pada kejadian yang sama terjadi saat hati ini mulai memberikan kasih sayang kepada seseorang yang baru saja aku memberikan hatinya, aku mulai memahami saat kasih sayang itu ada, setia belum tentu akan menetap.
Maka, tentang sebuah kasih sayang adalah
tulisan yang aku buat dengan kebahagiaan yang aku buat sendiri tanpa latar
belakang siapapun. Saat itu bagiku sebuah kasih sayang hanyalah khyalan bagi
seseorang yang menginginkan cinta sejatinya. Pada saat seseorang beranggapan
bahwa kasih sayang adalah akarnya setia, tidak bagi seseorang yang hanya ingin
merasa puas karena cinta. Sebab, saat kita diberi kasih sayang kepada seseorang
yang baru saja kita kenal atau lebih disebut dengan berbpacaran hanyalah sebuah
permainan cinta.
Dalam kenyataanya, aku telah berbuat banyak
untuk mengharapkan kebahagiaan yang aku beri lewat kasih sayang, ternyata aku
salah memberikan air putih yang sedang membutuhkan air susu. Air yang aku
berikan hanyalah percuma, karena yang dia butuhkan adalah air susu yang manis
tapi tidak membuatnya sehat. Sakit hatinya hanyalah sebuah ilusi agar aku bisa
kembali. Kau bisa saja bercanda dengan cinta, tapi hati sudah tahu untuk bisa mengerti
agar tetap percaya diri, bahwa dia bukan untuk aku miliki. Pada waktu yang
bersamaan saat kasih sayang itu tidak pernah sampai kepadanya, aku menghilang
dalam jeruji besi yang kau buat seperti bunga melati, harum baunya untuk setiap
panggilang kematian. Perasaan itu sudah mati bersama bunga yang telah kau
tanam.
Jangan lagi mencintai seseorang karena sebuah
kasih, cintailah seseorang itu karena ketulusan. Kamu tidak tahu kasih sayang
seorang yang diam-diam menunggumu, waktu bukan halangan untuk terus
mendapatkanmu. Seseorang yang tulus dalam keqadaan apapun tidak pernah meminta
kasih sayang yang berlebihan.
Aku tenggelam dalam kelam, kau hilang dalam
ketiadaan. Kita hanyalah kedua orang yang patah hati karena kita bersama.
# Catatan Kecil
(n) Menceritakan sepenggal kisah.
Menceritakan kembali kebahagiaan, kesedihan dan
kekecewaan.
Catatan kecil yang isinya
tentang kamu sekarang menjadi ejaan yang tidak teruraikan. Yang tadinya
bertuliskan kamu, sekarang menjadi kalimat rindu. Yang tadinya ejaan cinta
dibaca menjadi kalimat luka. Awalnya kenangan bahagia, sekarang bertuliskan
kecewa. Semuanya tidak bisa di duga, hanya waktu yang mengubah suasana kita.
Hidup adalah pilihan bagi
mereka yang mau memperlakukannya dengan baik. Segala sesuatu hal yang telah
terjadi adalah hasil daripada pilihan kita. Hidup ini hanya sebentar, hanya
sekali. Hidup seperti apa yang akan kita pilih.
Kita akan hidup berdasarkan
pilihan-pilihan yang kita buat. Seorang yang patah hati karena cinta adalah
merupakan dari pilihan sendiri sebelum menjatuhkan hatinya kepada orang yang
sangat dicintainya. Kita akan dihargai sesuai dengan pilihan yang kita buat.
Kamu memilih untuk menjadi seorang atliet basket, disitulah kamu dihargai oleh
setiap orang menjadi seorang pemain basket meskipun permainanmu tidak bagus,
setiap orang akan melihat kehebatanmu yang tidak bisa mereka lakukan.
Itulah suatu penghargaan yang telah kamu pilih.
Kita akan menjadi seperti
apa yang kita pilih dalam setiap segmen dari kehidupan kita. Apapun yang kamu
lakukan sekarang akan berdampak terhadap hari esok. Hari ini kamu mencintai
dia, esok mungkin kehidupanmu akan dilengkapi olehnya.
Hari ini kamu belajar
dengan giat, esok ujian sekolah kamu menjadi terbaik di kelas. Hari ini kamu
sakit, apa yang kemarin kamu lakukan ketika hujan-hujanan, makan tidak teratur
dan kurang tidur.
Bukankah rasa sakit yang
kamu rasakan ada penyebabnya, akuilah kita berbicara mengenai
pilihan hidup yang kita pilih. Tetap menjadi seseorang terbaik dengan dirimu
sendiri, setiap orang bisa saja mempengaruhi kita untuk berubah. Lingkungan
menjadi penyebab faktor daripada cara kita bersikap. Tuhan selalu berprilaku
adil, cobalah kita renungkan. Apakah kita akan mengeluh kepada kedua orang
kita, ketika kita terlahir dari keluarga yang sederhana. Kita tidak bisa
menyalahkan kedua orang tua kita , karena mereka yang membuat kita terlahir
kedunia. Takdir memang tidak bisa kita lawan, namun nasib masih bisa kita ubah.
Seseorang yang tetap diam di zona nyaman tidak akan mendapatkan sebuah perubahan,
hati-hati dengan rasa nyaman itu yang bisa membuat kita tetap menjadi kehidupan
sama.
Akan ada waktunya kita
tersenyum tentang masa lalu, ada waktunya kita merenung tentang masa yang akan
datang. Apapun yang kamu kerjakan sekarang sangat berpengaruh terhadap masa
depan. Simpan saja segala kemauan untuk bisa sama dengan perkembangan zaman,
asalkan kita tidak ketinggalan zaman. Ikuti sesuai air mengalir, dengan begitu
kita akan merasakan bahwa arus kehidupan akan cepat berlalu, masalah kita akan
bisa teratasi. Cukup bersyukur dengan apapun yang ada dihadapan kita itu lebih
dari cukup.
Cinta yang kita miliki
sekarang merupakan dari pilihan kita, jangan menyerah untuk terus berdoa.
Kalimat cinta bukan hanya untuk pujangga tetapi sahabat dan keluarga. Sebelum
memutuskan sesuatu segeralah minta petunjuk kepada tuhan. Kita benar-benar ada
dalam semesta yang sama berdoa kepada tuhan yang sama juga. Cintailah dirimu
sendiri sebagai makhluk yang akan terus mengubah pola pikir dan memberikan yang
terbaik bagi keluarga.
Sabar memang tidak mengenal
waktu, karena itulah sabar tidak ada batasnya.
Yang lebih baik daripada
hidup yang memakan kebahagiaan adalah dapat bermanfaat bagi orang lain.
Keinginan terbesar dalam hidup akan seperti apa, segera tuliskan dalam catatan.
Semua keinginan, kerja keras, doa dan semesta akan membantu untuk mewujudkan
semua itu. Percayalah, kamu bisa melakukaknya. Aku selalu percaya jika hati
terluka akan sembuh dengan sendirinya, walaupun harus menerima kenyatan.
Dewasa itu bukan hanya sebatas
usia, tingkah laku, bahasa dan kata-kata. Tapi, bagaimana cara seseorang itu
memandang hidup selama di dunia. Pilihan hidup itulah yang membuat kamu
terlihat dewasa, karena pola pikir sudah berbeda. Setiap orang mempunyai
kemampuan dan kecerdasan yang berbeda. Tapi tidak semua orang bisa
memperlakukannya dengan baik.
Tentukan , lakukan lalu
wujudkan!
Aku minta kamu pejamkan
mata, lalu lihat luasnya dunia. Sudahkah kamu dapatkan sebagian keindahan yang
begitu luas itu. Jika belum, segera beraksi. Segala sesuatu karena diat dan
tekad akan mudah terkabulkan. Hanya satu kata saja
“ berusaha” . setiap orang
selalu mempunyai waktu untuk merasakan keberhasilannya.
Untuk; Semesta
Bahagia
ada untuk mereka yang ingin berusaha dengan rasa cinta.
Semesta,
terimkasih telah membuat mereka mengerti dengan dirinya sendiri dengan di uji
oleh beberapa masalah yang hamper membuat mereka lelah. Hampir saja menyerah
dengan segala pencapaiannya.
Semesta,
Berilah
mereka kabar lewat senja yang akan tenggelam, bahwa setiap kali yang indah ada
masa berakhir untuk tenggelam digantikan malam. Untuk kebahagiaan yang akan
tenggelam, semoga cepat tergantikan.
Begitu
cepat waktu berlalu sampai aku lupa dengan diriku sendiri, semesta ingatkan aku
untuk terus berdoa pada tuhan, supaya kita bisa selamat dari segala cobaan.
Salam
hangat dalam peluk aksara.
Tentang Catatan Kecil
Kertas yang kosong terdampar diatas meja, aku
menghampirinya dengan berhati-hat saat aku ingat kau pernah mengatakan saat
melihat sebuah kertas kosong segeralah tulis sesuatu tentang perasaanmu, itu
akan menjadi kesempatan untuk sedikit mengingat tentang isi hati agar semua
yang ada dalam pikiran tersalurkan dan sebagian perasaan bisa kau bagikan lewat
tulisan.
Maka, sebuah catatan kecil merupakan tulisan tentang
perasaan dan segala sesuatu yang ada dalam pikiran tentang kehidupan yang aku
alami. Secara singkat aku tulis tentang masa lalu, saat bagaimana aku rindu,
saat bahagia disadarkan oleh kecewa saat pikiran tiba-tiba saja bersikap bijak
dan ketika hati dikelilingi oleh patah hati yang di buat janji-janji. Selama
menulis ini semuanya tentang mengingat masa lalu dan semua rindu.
# Apakah kita Bahagia ?
(n) Kebahagiaan
hanya untuk yang mau menerima.
Sebab,
bahagia tidak hanya tentang cinta, bahagai selalu ada untuk kita miliki.
Bahagia itu seperti apa?
Apakah kita benar-benar
memilikinya?
Apa yang meyakinkan bahwa
kita itu bahagia.
Ini aku, anak kedua yang
terlahir dari seorang perempuan dari
hasil perkawinan seorang laki-laki yang disatukan
oleh hati dan di ikat oleh janji suci duduk berdampingan didepan penghulu dan
saksi-saksi. Perempuan itu mengandungku selama sembilan bulan dan aku terlahir
dari rahim seorang perempuan yang tuhan memberikan namanya Ibu, lahir di keluarga
sederhana yang di anugerahi dua orang laki-laki dan satu perempuan. Aku bahagia
sekali dilahirkan dikeluarga sederhana yang mengajarkanku serba kecukupan. Apa
benar ini kebahagiaan bagiku, aku bingung dengan hal itu.
Waktu kecil segala
keinginan selalu terkabulkan. Mungkin tuhan mendengarkan doa anak kecil yang
sama sekali tidak tahu akan dosa, bersih dan suci. Dengan polos anak kecil
selalu bahagia akan hal itu. Tetapi dibalik semua itu, aku tidak tahu
bagaimana kedua orang tua memperjuangkan putra dan putrinya demi anaknya yang
tersenyum berseri. Bahagia hanya untuknya, tapi rasa lelah dirasakan olehnya.
Saat beranjak dewasa aku
mulai melihat bagaimana rasanya menjalani kehidupan yang begitu rumit.
Mulai aku mengenal dunia bebas, tanpa jam larangan tanpa batas. Banyak mereka
yang kelihatan begitu bahagia dengan kehidupan, harta dan tahta yang dimiliki
kedua orang tuanya. Senang rasanya ikut tersenyum, bahagia dan tidak
kekurangan. Menyakitkan meraskan hal seperti itu, hanya satu yang bisa kita kerjakan,
mensyukuri yang ada dihadapan kita.
Sangat senang saat melihat
mereka begitu bahagia, sehingga keperluannya terpenuhi. Tapi apakah orang itu
begitu bahagia? Angin pun tidak bisa menjawab hal itu, angin hanya bisa
menghembuskan udaranya kepada setiap insan yang membutuhkan oksigen. Apakah
udara bahagia dengan hal itu, membuat orang tetap hidup, tapi
kehidupannya begitu mati. Yang kita rasakan hanya hembusan, tidak merasakan
kehidupan angin.
Mengapa hal itu demikian
rumit, ketika dewasa seperti sekarang ini aku mulai mengenal cinta. Aku kira
cinta akan membawa semesta kita menyatu dan melahirkan dunia baru yang mengubah
hidup yang terasa begitu pilu. Suatu hal yang indah selalu aku bayangkan
tentang cinta. Tidak akan ada lagi pesan dingin di ponsel dan tidak ada lagi
ayam di kandang yang menyapa begitu bahagia.
Setiap detik, menit, jam kamu tanyakan kabar. Semuanya hanya sementara dan sangat begitu membosankan. Bahagia dengan rasa cinta tapi selalu ada batin yang merasakan hal berbeda, karena hidup bukan mengenal cinta tapi kasih sayang. Setiap saat harus menanyakan kabar, membalas pesan seakan menjadi kewajiban. Berdekatan sedikit dengan teman perempuan dijadikan gosip pembicaraan, padahal kita sedang membicarakan pelajaran. Cinta masa remaja itu bahagia yang hanya jadi masalah. Orang yang jatuh cinta, terluka dengan rasa cintanya. Patah hati karena kecewa olehya. Yang baik buat kita tidak selalu baik dengan kehidupan kita.
Apakah kita bahagai?
Seorang yang memiliki harta
begitu melimpah, sangat tercukupi dan tidak kekurangan. Bermasalah dengan
bayaran pajak bulanan. Bukannya menyangka, bukankah begitu kenyataanya. Pernah
aku melihat seseorang yang begitu kaya, tapi penyakitnya sampai berobat keluar
asia. Bahagia secara harta, kurang secara kesehatan jiwa. Aku selalu percaya
bahwa tuhan begitu adil terhadap setiap hambanya. Karena-Nya semua di atur
olehnya. Aku yakin tuhan berperilaku adil sejak manusia itu diciptakan.
Ketika masih muda banyak
sekali keinginan yang tidak bisa kita penuhi secara harta, hanya tenaga dan
waktulah yang kita punya. Beranjak tua kita mempunyai segalanya, disibukan oleh
pekerjaan. Pada akhirnya kita tidak mempunyai banyak waktu. Bahagiakah kita
sebagai manusia.
Memiliki fisik secara utuh
dinyatakan terlahir ganteng, cantik, putih, tinggi, ideal. Bermasalah dengan
gaya hidupnya. Jika fashion tidak sesuai, pasti merasa selalu kurang dan tidak
nyaman. Setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda. Pada akhirnya timbulah
rasa gengsi yang ada dipikiran tanpa memikiran indahnya berpenampilan
sederhana.
Seringkali menjadi banyak
pembicaraan, bahwa rumput tetangga selalu terlihat hijau daripada yang kita
punya. Semua itu karena kita selalu melihat dari hal negative, setiap orang
mempunyai masalah yang berbeda setiap harinya. Bahkan hubungan yang
sering kita kira begitu bahagia, itu hanya pamer belaka di social media, setiap
orang pun mempunyai jalan hidup yang liku-liku. Begitupun rasa cinta, bahagia
hanya untuk menunggu waktu. Hanya sementara, karena hidup dikejar oleh waktu
yang kita tidak pernah tahu.
Cinta yang sesungguhnya
harus berperilaku adil. Tapi dengan begitu pula cinta dibuat bahagia. Apakah
kita bahagia karena cinta yang membuat masalah.
Bahagia ada karena kita
mempunyai rasa cinta. Cinta terhadap sesuatu memiliki aura yang berbeda
terhadap diri kita, cintailah yang maha kuasa, maka rasa cinta itu akan
ditambah oleh-Nya.
Bahagia sebagian dari luka.
Rasa bahagia sesungguhnya adalah rasa syukur. Merasa cukup dengan apa yang
telah diberikan oleh tuhan, itulah sebagian dari kebahagiaan. Sederhana itu
definisi bahagia. Tapi cinta yang berlebihan terhadap sesuatu yang membuat
kebahagiaan begitu rumit.
Hubungan kita begitu baik,
tangan kita bergandengan dengan sebelah lengan yang berpelukan dengan ponsel
mengulas social media, serumit itukah bahagia yang kita punya. Teknologi
seharusnya bisa mengubah luka menjadi bahagia, mengubah kecewa jadi candaan
tawa. Namun di luar perkiraan manusia. Di era globalisasi membuat
kita bahagia yang sementara, suatu hal yang tidak nyata begitu terlihat, rasa
bahagia hanya dirasakan sendiri, tidak peduli dengan lingkungan sekitar kita.
Dulu bahagia itu memang
sederhana, kita bisa berkumpul dengan teman-teman hanya bisa bercerita, berbagi
kisah, sampai menemukan jawaban resah. Sekarang tidak peduli dengan semua itu,
cerita yang sering kita bagi hanya sebagian dari melengkapi. Semuanya fokus
terhadap hal-hal kecil, fokus dengan sosial media sendiri.
Senyum sendiri dengan linimasa yang baru atau bahagia karena dunia maya sendiri, bahagia karena dunia maya sesuatu yang tidak nyata sudah jelas hanya rekayasa, lupa akan kita yang jelas cerita nyata dan berwujud. Kita tidak benar-benar bahagia. Sosial media memang bisa membuat kita mudah komunikasi antar sesama, seringkali kita lupa cara menggunakannya dengan baik. Seseorang lebih menyukai gambar yang editan fotonya luar biasa, dibandingkan orang yang berada dihadapan kita. Kita lebih fokus kepada suatu hal yang besar, sehingga meninggalkan suatu hal kecil, sederhana dan terlihat nyata.
Bahagia adalah milik mereka
termasuk kamu.
Pejamkan mata sejenak lalu
buka mata, bernafaslah terlebih dahulu, lalu lihat apa yang ada di sekitar
kita.
Banyak sekali cerita yang akan kita tempuh, masih banyak kisah yang harus kita jalani dengan penuh kasih sayang. Orang disekitarmu, sahabat, pasangan dan keluarga hanya membutuhkan waktu luangmu, mereka hanya butuh bercerita tanpa ada sosial media di tangan mereka. Kita hanya butuh waktu untuk melepaskan sejenak handphone. Kita tidak bisa berperilaku pasif dihadapan sekitarmu, dikurung dan dipenjara oleh teknlogi yang lupa sebagai makhluk sosial. Baik namun kita yang perlu lebih bijak. Orang disekitarmu hanya membutuhkan waktumu. Teknologi memang sangat membantu, tapi kisah kita sering dikaitkan oleh mereka.
Lihat mereka yang
kelihatannya bahagia. Lihat mereka sepertinya asyik bermain dan tamasya. Mereka
seakan mengekang dunia nyata oleh kebahagiaan sementara. Aku tidak pandai
membuat hidup ini drama, aku yang jelas nyata untukmu tapi kamu menggapnya
sebagai suatu hal yang tabu. Kita menginginkan kedekatan yang nyata, namun kita
lebih sibuk dengan dunia maya. Tanganmu mengelus layar smartphone mengetuk tap
layar untuk melihat linimasa bahwa kita harus kemana. Hari ini sedang ramai di
hastag apa. Kita melakukan hubungan nyata, namun kamu lebih suka mengikuti
mereka di isntagram.
Kita sering bercerita
sambil menunggu senja. Kenapa banyak hubungan yang sangat tidak bertahan lama,
apakah karena kepura-puraan kita yang sering mengabaikan kejujuran. Seakan
cerita itu membuat kita tenggelam dengan kisahnya. Perasaan menjadi gelisah
seketika terasa kita yang salah. Hubungan akan berjalan dengan baik jika kita
berusaha memperbaiki diri sendiri.
Bahagia itu milik mereka,
kita dan termasuk kamu.
I miss u.
Untuk; Semesta
Ini aku,
dengan segala kekurangan dan kelebihannya itulah pemberian dari penciptaku.
Kesempurnaan hanya milik tuhan. Aku sangat percaya penciptamu luar biasa
istimewa. Semesta, aku hanya ingin berdoa untuk seluruh manusia semoga mereka
baik. Sampaikanlah lewat cuaca dan kabar baik iklim yang bahagia. Sampaikanlah
pada mereka lewat bencana agar mereka berpikir bahwa semuanya perbuatan kita
sendiri.
Semesta,
jangan
buat mereka susah dan sedih. Kalaupun mereka salah berilah hidayah. Jika mereka
tidak mau mejemputnya. Berikanlah tanda-tanda kehadirannya. Cinta yang sempurna
ada padamu tuhan, berikan sebagian pada semesta dan dunia yang membutuhkannya.
Sehingga mereka tidak melupakan kekuasanmu.
Aku
yakin, tuhan lebih dekat dengan kita. Tapi kita seringkali menjauh kepada-Nya.
Semesta,
Ini aku
manusia yang paling berdosa, ampunilah segala kesalahan yang telah diperbuat
aku dan mereka. Jika tempat aku dan mereka adalah neraka, maka berilah neraka
terbaik untuk aku dan mereka. Jika aku dan mereka benar-benar masuk surga,
berikanlah surga terbaik untuk aku dan mereka. Supaya mereka bahagia.
Kebahagiaan itu celaka bagi yang berlebihan memaknainya.
Hidup di
antara senyuman dan kesedihan, diantara kebahagiaan yang silih bergantian.
Kehidupan cukup sederhana. Maka jika cinta kepadaku, cintai juga kehidupanku.
Kita akan mengubah sederhana menjadi istimewa.
Semesta
tidak banyak yang ingin aku sampaikan. Hanya doa yang semoga engkau kabulkan
tuhan. Terimakasih semesta, penciptamu sangat maha besar tidak ada tandingannya
dimata mereka yang tidak mengerti apa-apa.
Bahagia
tinggal menunggu waktu yang akan mengubahnya menjadi luka dan akan segera sirna
digantikannya oleh air mata. Tidak ada orang yang benar-benar bahagia.
Tentang Apakah Kita Bahagia
Aku bercerita pada diri sendiri tentang keresahan setiap
orang yang dialami setiap hari. Bahagia sudah menjadi keinginan setiap manusia,
tidak ada orang yang tidak mau meraskan kebahagiaan. Seseorang yang
menginginkan kebahagiaan selalu mencari
jalan untuk bisa mendapatkan rasa kebahagiaan yang harus di alaminya setiap
hari. Ada banyak cara setiap orang mendapatkan sebuah kebahagiaan, dari mulai
bangun pagi sesorang akan mencari celah untuk bisa mengawalinya dengan rasa
bahagia. Saat pagi hari dengan minum kopi sebagian orang beranggapan sebagai
sebuah kebahagiaan yang mengawali aktivitasnya, ada juga yang rutin berolahraga
pada awal pagi untuk mengawali kesegaran badan yang akan dibuatnya
beraktivitas, memutar musik sebagai refleksi pikiran juga merupakan sebagian
dari kebahagiaan di awal pagi, adapun yang mengawalinya dengan membaca buku
ataupun surat kabar sebagai informasi
dan setiap orang mempunyai cara berbeda untuk menggabungkan semuanya menjadi
kebahagiaan yang sederhana. Aku yakin tidak semu aorang bisa melakukan hal yang
sama untuk menjadikannya bahagia, setiap kita memiliki cerita yang berbeda.
Kebahagiaan yang ingin didapatkan setiap orang memiliki
maksud yang berbeda, ada yang menginginkan sebagai sebuah proses adapun yang
hanya sebagai penghapus jenuh. Setiap orang berlomba-lomba untuk mendapatkan
kebahagian yang dibutuhkan oleh isi dalam hatinya, paling umum yang sering
dilakukan adalah memiki rasa cinta, memiliki seseorang yang dicintai dan
seseorang yang mencintainya. Jika sudah berbicara cinta kita harus juga
tanggung dari setiap resiko yang akan terjadi, ketika kebahagiaan kita hanya
ada ketika liburan tiba, kita pun harus siapa menerima segala cuaca yanga tidak
bisa kita prediksi resiko daripada setiap yang ingin kita capai selalu ada
resiko yang harus dihadapi. Begitupun dengan rasa cinta, banyak sekali tanggung
jawab yang akan kita alami, seperti merasa kecewa atau dikecewakan, patah hati
karena hubunganmu diduakan, sakit hati karena kamu diputus duluan sebelum kamu
menyatakan dan cinta yang membuatmu terjerumus untuk memaksamu buru-buru masuk
ke dunia berkeluarga atau pernikahan.
Dimana kamu belum siap menghadapi kenyataan berkeluarga harus kamu
alami.
Banyak sekali cara untuk setiap orang mendapatkan
kebahagiaan tanpa rasa cinta ataupun memiliki pasangan. Apakah setiap orang
yang memiliki rasa cinta itu benar-benar bahagia? aku rasa tidak, karena cinta
ada untuk kita saling terluka, yang seharusnya membuatmu bahagia hanya
membuatmu kembali kecewa. Padahal yang sederhana dalam cinta adalah kesetiaan
saling menjaga tanpa haru menuakan lupa. Yakin, dengan hanya rasa cinta kamu
akan bahagia.
Kebahagiaan itu sederhana, saat seseorang masih bisa
bernafas, mata berkedip, hati berdetak, urat nadu bergerak, itulah kebahagian
yang sebenarnya tidak usah kita cari, bahagia sudah ada pada diri kita,
kebahagiaan yang sesungguhnya ada pada ketenangan hati. Bagaimana jadinya
ketika seseorang yang memiliki kekayaan yang banyak, kemewahan, rasa cinta
dimana pun ada, tapi jika hatinya tidak tenang dan selalu resah gelisah tidak
mungkin seseorang itu benar-benar meraskan kebahagiaan.
Maka, tentang apakah kamu bahagia merupakan tulisan yang
aku buat setelah sadar dengan definisi kebahagiaan yang sangat sederhana.
Kejadian yang sangat aku abaikan, tidak pernah aku mengerti dengan keadaan yang
seharusnya segela aku sadari . Setelah aku mendapatkan rasa cinta, jatuh cinta
lalu masih di kecewakan yang sudah menjadikannya juara. Aku mulai banyak
merenung sendiri, berpergiaan melihat keadaan sekitar, memilih tempat untuk aku
riset pada sebuah kebahagiaan. Ternyata banyak sekali orang yang bahagia dan
tidak semua orang bisa mendapatkannya. Masing-masing dari diri kita mencari
celah untuk bisa merasakan sebuah kebahagiaan. Ada yang dengan cara baik-baik sabar
menjalaninya dan adapun yang merebut kebahagiaan orang lain dengan memadamkan
sianr terangnya, padahal bahagia seharusnya kita terangi sendiri.
Aku mulai memahami tentang perasan hati, seharusnya tidak
aku paksakan rasa cinta itu sedari dulu. Cinta memang bukan untuk dipaksa
menjadikannya bahagia dan cinta pun bukan sebagai perantara seseorang menuju
bahagia, cinta hanya ada untuk saling melengkapi kekurangan mengisi hati yang
kesepian dan cinta memiliki kebahagiaan bagi setiap orang yang menjalaninya dengan
sabar.Saat itu aku memang dibutakan oleh rasa cinta yang membuat dir ini tidak
memahami sekitar. Aku sadar jika dalam hal kebahagiaan tidak akan bisa aku
dapatkan dengan mudah, ada sebuah proses yang harus dulu aku lalui dengan waktu
yang cukup lama bahagia akan hadir bagi yang mau menahan kesabaran dan
ketenangan dalamn hatinya.
# Kataku
(n) Bercerita tentang diri sendiri.
Menyatakan anggapan menurut hati.
Jangan
sengsara seorang diri, kamu hanya perlu memaafkan diri dalam hati, tidak usah
basa-basi untuk saling melengkapi, setiap kesalahan yang terjadi jangan pernah
kamu ulangi kembali, cukup jadi pribadi yang memaafkan diri sendiri. Jangan
mendua, berdua saja, karena sendiri adalah sepi, dan bertiga adalah luka
Bergeraklah wahai perasaan, kamu akan tahu indahnya saling mendoakan. Senja,
ajarkan aku bercerita tentang rasa yang telah tiada.
Sederhananya,
kenapa seseorang saat terkena masalah terus mengeluh, karena hatinya mengalah.
Bagaimana mau menyelesaikan masalah, jika hatinya saja dibuat salah dan
menyerah. Padahal tuhan memberikan cobaan beserta jawaban jika kita mau
menyelesaikannya dengan baik bukan malah kabur tanpa jejak titik.Sore dikala
senja, yang sudah dianggap sebagai teman bercerita. Namun, menghilang saat
indahnya mulai berwarna.
Apa kabar
senja yang selalu setia, menawarkan keindahan warna yang berbeda,
walaupun rasa tetaplah sama.
Perihal
pagi yang masih menikmati hangatnya mentari, merindukanmu tetap kujalani.
Diam
dalam helaian kata, bergerak dalam ungkapan rasa.
Cinta itu
diskusi, ketemu tanpa sengaja lalu berbincang antara suka dan tidak. jika suka
akan mudah menjalin rasa. Jika tidak akan pergi pamit tanpa menyapa dan
permisi. Aku itu seperti awan yang terumbang ambing di atas langit penuh
harapan, jika kamu melihat langit yang begitu biru sedikit awan abu, seperti
itulah harapanku. Tidak ada tujuan entah kepada siapa akan bersinggah. Kau
ibaratkan senja yang menghantarkan hilang walaupun esok akan kembali datang.
Yang
membuat pagi selalu bersinar adalah matahari, yang menyebabkan selalu bertahan
adalah kata hati. Pada akhirnya pagi menetapkan. Cukup maafkan terus doakan,
bahagia bukan tentang bersama.
Pada
akhirnya senja berkata pandanglah dengan indah. Ketika hadirnya memudar
ikhlasnya akan terarah. Yang menjanjikan dari berpetualang, kau selalu
ditawarkan keindahan. Begitupun dengan kasih sayang tunggu saat aku
pulang.Pagi yang sendu berkata bahwa tidak harus rindu dan saling ketemu.
Karena sudah memiliki yang baru. Cukup aku doakan semoga kamu sehat selalu.
Hati itu
mahal, kenapa begitu mahal dan berharga. Karena disitulah tuhan menilai dan
melihat kita bukan pada rupa. Angan-angan dan harapan hanya membutakan
perasaan, apalagi ketidakpastian. Di sore hari menuju senja
terlempar terhembus masa, kenangan masa lalu yang hadir secara tiba-tiba.
Ketika
kau tidak memilih untuk setia, sedangkan aku masih dengan rasa yang sama bahkan
aku jalani sampai hari tua. Jika iya, kabar sehat darimu sudah menjadi kabar
gembira bagiku. Seseorang yang menghargai perasaannya tidak menggunakan
perkataan tapi dia diam dengan kesetiaan.
Pagi
menitip doa, rindu ingin ketemu mungkin nanti senja menunggu.Tanpa kita sadari
waktu penentu hidup. Apa pun yang akan terjdi dengan diri kita pada detik
selanjutnya. Kita tidak pernah tahu dengal hal itu. Makannya selalu berbuat
baik selagi masih hidup. Begitu kita tahu waktu kita berhenti, kita hanya bisa
terdiam terbujuk kaku.
Diskusi
bertukar pendapat tanpa memaki, berbicara penuh solusi.
Kapan
seseorang itu akan hidup tenang, tunggu sampai orang-orang tidak mencari
kesalahan kecil pada diri kita. Dua hal yang akan membuatmu tersenyum adalah kabarnya
dan temunya.
Gunung
memang membuat rindu, kau mengubah luka menjadi sebuah cerita. Perjalanan
setiap kali mendaki gunung selalu saja menemukan arti hidup, bagaimana bisa
kita sampai puncsk tanpa melawan ego lelah kita dan resah kita. Rasa takut
seringkali menghantui, pendaki selalu berusah unttuk bisa sampai puncak dan
selalu di lantunkan dengan doa. Karena itulah sekarang banyak sekali yang
mendaki gunung, setiap orang yang pernah melakukan kegiatan alam tersebut akan
tahu bagaimana pribadi diri sendiri itu keluar, dimana kita bisa menilai sebuah
persahabatan. Sekarang aku ingin melakukannya, tinggal menunggu waktu untuk
bisa melepas rindu.
Jangan
membicarakan orang lain, karena yang kamu bicarakan adalah perilaku sendiri.
Bicaralah dengan baik, jika tidak tahu dengan masalah yang dirasakan orang lain diam
saja, lebih baik menanyakannya dengan baik-baik barangkali kita bisa
membantunya. Jangan terpengaruh apa yang dikatakan orang lain, apalagi sampai
kepancing emosi karena terprovokasi. Bicarakan saja suatu hal yang baik agar
pembicaraanmu tidak menjadi cela, serta hidu tidak selalu tentang membicarakan
mereka. Ingatlah suatu hal pada diri sendiri. jika kita saja tidak mau orang
bicarakan maka diam. Apapun yang dikatakan orang terhadap kita itu semua hanya
sebagai bumbu perasa agar kita tegar dalam menjalani hidup yang di kelilingi
oleh fitnah. Sudahlah, perbaiki saja diri sendiri, orang di sekitarmu nanti
akan malu.
Perilaku
menunggu sesuatu, berharap ingin mendapatkan, bersabar walaupun kenyataan
selalu sama dengan keadaan. Sudah menjadi pembicaraan perihal menunggu,
menyebalkan memang dengan hal itu. Sabar selalu jadi senjata setiap orang melihat
yang mengeluh karena lelah menunggu. tidak ada salahnya, sekedar mengisi waktu kosongmu dengan membaca buku,
melihat berita dan menuliskan sesuatu di memo.
Rindu
selalu begitu perihal temu masuk dalam perbincangan basa basi yang tak
menentu.Terkadang percaya terhadap seseorang hanya menenangkan pikiran, agar
hati tidak terlalu merasakan.Apapun pencapaiannya itulah prosesnya, seberapapun
hasilnya itulah usahanya. Yakin dengan apa yang kamu dapatkan tergantung apa yang kamu pikirkan,
sugesti berpengaruh terhadap pikiran. Manusia hanya makhluk perencana, yakinlah tuhan selalu
bersama kita.
Ketika
kamu terjatuh, tuhan sudah mempersiapkan seseorang untuk membantumu berdiri
tegak.Nafas yang kamu habiskan penuh dengan perasaan gagah. Lupa akan
rasa syukur yang terus bertambah. Senja yang selau nampak
berbeda, tetap menjadi tempat rindu menitip raga.
Kenali
potensimu, lalu kamu akan percaya kekuranganmu. Matahari
pagi selalumengajarkan,
tidak ada paksaan untuk memperbaiki diri, mtahari bersinar terang pun tidak
setiap hari. Terkadang awan hitam menghalangi.
Berusaha
adalah kata yang mendunia, seseorang menggunakannya ketika dalam keadaan
menyerah yang hampir saja mengucap sudah.
Sabar
adalah ketenangan hati, dan pengendaliannya dalam hati nurani.Pandai itu
bukan seberapa pintar kamu melakukan suatu hal diluar nalar. Tapi pandai
terletak pada seberapa besar rasa syukur yang kamu miliki dan mengakuinya
sebagai pemberian tuhan.
Berkaryalah
dengan yang kamu punya, jangan drama. Kamu akan merasa bangga sejelek apapun
karya yang kamu buat dengan media apapun walaupun hanya seorang pemula.
Hari ini
cerah, kamu hanya jangan menyerah dalam melangkah menggapai cita-cita yang
sudah kamu awali dengan bismillah.
Setiap
orang pasti pernah merasakan kehilangan dalam bentuk apapun, termasuk perasaan.
Karena itulah ikhlas diciptakan. Untuk kita belajar menerima kehilangan. Karena
yang hilang akan selalu tergantikan.
Dan
karena itu pun kenangan dicptakan. Untuk kita mengerti sebuah penyesalan.
Kenangan
juga tidak selalu berupa kebahagiaan, bisa saja rasa kekecewaan. Belajarlah
pada senja. Dia memancarkan keindahan tanpa minta berbalas budi untuk kamu
menyukainya.
Dia hanya
indah yang bisa kamu nikmati, tanpa bisa kamu miliki. Seperti halnya seorang
wanita, indahnya hanya untuk disyukuri, selama kamu belum bisa memiliki.
Yang
hilang itu berupa kenangan, yang tersisa hanyalah perasaan.
Petualangan
mempunyai kedunya, dengan menyisakan perasan hangat dalam kenangan yang selalu
teringat. Hati-hati jika hati sudah sejuk dengan hangatnya sajak.
Kadang-kadang
pilihan terbaik adalah menerima. Hati selalu berbicara, namun diri enggan
mengakuinya. Jalan hidup memang misteri, selalu tiba-tiba terjadi.Ketika
hati sudah mengutusmu untuk cinta kau juga harus siap dituntut oleh kecewa. Karena
cinta sebuah penyatuan yang selalu diakhiri dengan perpisahan. Disatukan ketika
kamu membentuk perasaan, lalu kamu satukan dengan kasih dan kepercayaan.
Menuntut
Hati untuk Mengerti.
“ percaya
diri untuk bisa membuat hati mengerti, sebab kepercayaan sebagian dari
perasaan”
Putih abu
itu warna awanmu, cantik dan manis itu bentuk parasamu. Setiap kali
seseorang rindu, selalu saja ingin ketemu.Hati memang tidak bisa bersuara,
Walaupun suara hati berusaha berbicara
lewat kata. Sederahana itu hidup, namun kita sering rumit menjalaaninya.
Pernah
kalian berpikir, Kenapa kita dikasih satu lidah dan dua telinga. Padahal
keduanya panca indera yang sama namun beda fungsinya. pendapat kalin pasti
anugerah, satu pendapat sekali. Ternyata kita itu dituntut untuk lebih banyak
mendengarkan daripada berbicara. Begitupun hubunganku denganmu. aku sama saja
dengan telinga yang rela mendengarkan omong kosongmu, keluh kesahmu, resah,
bahkan segala sesuatu kisah manis pahit tentangmu padaku, aku menjadi pendengar
yang sengaja diam, karena kamu adalah mulutnya.
Kapan
seseorang itu akan hidup tenang, tunggu sampai orang-orang tidak mencari
kesalahan kecil pada diri kita.Kenapa merasa hidup tiada, bukannya manusia itu
saling mengingatkan dan menguatkan.Coba kamu lihat pohon yang tersakiti dibawah
panas terik matahari. Pohon sadar, bahwa begitulah yang membuatnya hidup.
Walaupun hanya hujan yang membuatmya redup.
Seorang
ibu menangis saat melihat keadaan anaknya, disitu saya menemukan suatu
pemikiran bahwa ketika hati seseorang ibu terbakar dan terbawa suasana air mata
itulah yang mendinginkannya. Maka menangis adalah senjata seorang wanita untuk
meredakan perasaannya.
Seringkali
orang menanyakan kabarku saat sedang kumpul bersama, sedang apa fokus terus ke
ponselmu sambil senyum-senyum sendiri. Aku jawab dengan seadanya " balas
chat dia" padahal aku sedang berbalas pesan dengan perasaan. Kalian yang
sedang sibuk membicarakan perasaan soal hubungan, hanya aku sendiri yang balik
keluar menu ponsel sambil
melihat linimasa kamu sedang bahagia berfoto ria berdampingan dengan hati yang
baru kamu temui.
Menyedihkan,
Tetap aku rasakan sekalipun itu pura-pura untuk terlihat punya ketegaran. Semua teman tersenyum termasuk hati yang terluka tiba-tiba terajut oleh canda dan tawa mereka walaupun sebenarnya aku merasa biasa.
Tetap aku rasakan sekalipun itu pura-pura untuk terlihat punya ketegaran. Semua teman tersenyum termasuk hati yang terluka tiba-tiba terajut oleh canda dan tawa mereka walaupun sebenarnya aku merasa biasa.
Terlihat
tegar memang menyenangkan, tidak bagi yang sedang merasakan. Betapa feeds
instagram aku dipenuhi oleh kebagahagiaan yang aku jijik melihatnya.
Tidak karena iri namun itu benar - benar janji yang pernah kita buat bersama.
Senyum berfoto berdua tanpa orang ketiga. Dunia memang terbagi dua, aku nyata
untukmu tapi kamu lebih bernyawa olehnya.
Aku memang tidak suka, tapi kamu biasa saja. Seolah hatimu di pancing oleh dusta nyata yang ingin aku beri tahu. Bahwa bahagia tinggal menunggu luka, menunggu waktu, menunggu masa dua orang berbeda pikiran. .
Kita
ibaratkan sebuah puisi yang aku belum berikan titik sehingga belum selesai,
namun kisah kita telah usai.
Pernahkah,
kamu melihat seorang anak kecil yang merengek kepada ibunya, meminta untuk
pulang ke rumah mereka. Sebagai orang tua pasti merasa risih karena acara
reuninya harus terganggu oleh anaknya yang kesal, bosen dengan keadaan
disekitarnya.
Hati pun seperti itu, seseorang yang sudah merasakan risih, kesal, bosan dengan perasaannya pasti akan memutuskan untuk pulang. Hati yang tidak sesuai dengan pemiliknya terkadang membuat hati ingin menemui rumah akan menemui juga pemiliknya.
Aku
sedang ikhtiar sedangkan kamu sedang bersabar. Kita sama sama sedang saling
menemukan, sampai tuhan mempersatukan dengan satu ikatan.
Ketika
hati dituntut untuk mengerti dengan keadaan hari ini, kita tidak bisa
menghindari itu semua, maka turuti kata hati.
Untuk; Semesta
Aku disini baik-baik saja,
tapi kabar itu entah dari siapa. Hatiku hanya menyampaikannya kepada semesta,
aku yakin kamu akan membacanya, bahkan kamu tahu isi hatiku. Semesta kita
selalu berdampingan. Setiap kali aku rindu, selalu saja ada kabar lewat malam
sendu. Lagu-lagu itu menemani sepiku, memasuki pikiranku. Aku terbawa suasana,
semesta semoga kamu menjadi pendengar setia.
Aku baik-baik saja, kabar
ini aku sampaikan untuk siapa saja yang menanyakan. Kamu gimana sekarang, aku
tidak butuh kabarmu hanya membutuhkan kehadiranmu. Aku pandangi lagi langit-langit
rumah, tidak aku temukan hadirmu.
Selamat malam, semoga kita
bertemu dalam impian.
Tentang Kataku
Tulisan ini merupakan setiap dari pemikiran yang aku
tuangkan karena sebuah perasaan. Ternyata saat kita jatuh cinta dengan
sendirinya pikiran itu mudah menangkap keadaan disekitar, dengan rasa bahagia
yang kita dapat akan membuat hati tenang dan pikiran segar. Saat kejadian itu
berlangsung kita seakan bijak, lebih merasa baik sendiri. Banyak perasaan dan
ungkapan hati yang aku tulis tentangnya. Mengawali setiap hari-hari hanya
dengan senyum sendiri, awal pertama jatuh cinta adalah fase paling berharga
dalam hidup, disitulah ukuran kesabaran kita disaat pertama kali memulainya
pasti selalu merasa ragu. Maka dengan itu kita jatuh cinta hanya untuk patah
hati, patah untuk pergi dan patah untuk kau bagi.
Tulisan ini menjadikan aku banyak berbuat, setiap catatan
yang aku muat sepontan saat ada diperjalanan. Setiap pemikiran yang tiba-tiba
hadir saat keadaan liar langsung aku tulis. Adapun tulisan yang aku ragu untuk
ditulis antara yakin dan tidak yang aku pikirkan. Setelah lama aku mulai ingat
ternyata sudah lupa, waktu penulisan pada waktu itu hanyalah mengingat masa
lalu. Tulisan ini hadir dari berbagai sudut pandang yang berbeda dalam satu pemikiran.
Ada rasa bahagia yang aku alami, sebuah kehawatiran terhadap diri sendiri, kecewa karena selalu saja menjadikan orang
yang paling salah, sebuah teguran yang aku buat untuk diriku sendiri, aku
sadari atas kekurangan yang aku buat. Pada akhirnya semuanya tentangku, tentang
kataku yang aku buat hanya untukmu.
# Pesanku
(n) Menyampaikan
bicara lewat kata.
bicarakan baik-baik dengan seadanya.
Terkadang
kita tidak perlu kata-kata jika hanya untuk menuakan luka.
Cukup
kita diam saling mendoakan, karena rasa bukan hanya untuk pujangga tetapi
sahabat juga.
Detik
ini aku mulai percaya diri kamulah salah satunya.
setiap
kata mengandung makna seluas samudera,
seperti
tertera dalam kata cinta,berjuta definisi tentangnya.
Meihat
semuanya dari berbagai sudut pandang. Seperti gunung yang menjadikan suara hati
para pendaki, maka setiap pendaki terinspirasi untuk membuat filosofi.
Bukan kamu tidak bisa merangkai kata kamu hanya malas saja untuk dapat membaca, menemukan hal baru yang bisa membuat kamu menemukan kata baru.
Bukan
juga tidak bisa mengucap ulasan, kamu hanya tidak membaca geraknya perasaan.
Pintaku,
penuh harap penuh maaf.
Kata
maaf bukan sekedar ucap, memaafkan kesalahan hanya kesadaran dan hari ini aku hanya minta maaf
setiap kesalahan yang pernah aku perbuat.
Aku
hanya ingin kita bersikap biasa saja tanpa ada halangan karena kita sudah
saling melepaskan. Aku tahu kau meraskan hal yang sama denganku. Kau belajar
untuk melepaskanku dari sebuah ikatan, sedangkan aku mencoba ikhlas menerima
semuanya. Bukankah kita sama-sama menerima kenyataan yang ada. Aku hanya ingin
mengingatkanmu, jangan terlalu berlebihan lagi untuk mencintai seseorang yang sudah jelas membuatmu terluka. Kau sudah
membicarakan satu hal kepadaku tentang kejujuran, tetapi ucapan itu kau telan
sendiri. Jadi sebenarnya apa yang sedang
kamu rasakan sehingga kebohongan menjadikan senjata untuk kamu bertahan dengan
keadaan. Sebuah janji yang kamu buat
tertelan lidahmu sendiri.
Hati-hati
ucapan tidak bisa kau tarik kembali. Bukankah saat kita bernafas menghirup
udara segar dan mengeluarkan udara kotor. Udara yang kotor telah keluar dari
mulut tidak bisa kamu menghirup ulang karena hidung sudah menyaring udara segar
dan mengeluarkan udara kotor, seperti itulah ucapanmu. Bersih sekali, tapi kamu
yang mengotori. Seharusnya kau mengerti,
jika mau berbicara pikirkan terlebih dahulu apapun yang akan di bicarakan.
Kau
bisa sadar pada dirimu sendiri setelah kau ditinggalkan seseorang karena rasa cinta
ataupun diberi rasa kecewa. Itu terlalu sederhana jika kau belajar dari hal
seperti rasa cinta dan kecewa. Masih banyak pelajaran hidup yang bisa kau
temui, maka jangan terlalu banyak berbuat janji. Berbicaralah seadanya, sebab
hati bisa terluka karena sebuah kata-kata.
Pesanku,
dimanapun kau tinggal dengan keadaan seperti apapun, kau tetap diperhatikan
oleh semesta. Karena kita berdua ada didalamnya. Kau mempunyai banyak hal tentang hidup. Sudah
selayaknya sebagai perempuan dewasa memiliki pemikiran yang berbeda. Aku tahu
merubah kebiasaan itu begitu sulit tidak ada salahnya untuk mencoba.
Untuk; Semesta
semesta,
Aku hanya ingin melihatnya selalu tersenyum, tidak ada
beban masalah cinta yang datang menghampiri.
semuanya sudah terlanjur, karena dia yang membuat diri
sendirinya terluka.
Jika kau mempunyai cara untuk membuatnya bahagia.
Beritahu aku lewat awan sendu yang menyatakannya selalu rindu.
Tentang
Pesanku
Dari hujan yang sedang meneteskan airnya, menyapa bumi
dengan dinginya mereka berinteraksi karena sebuah candaan yang penuh fiolosofi.
Kata hujan pada bumi “ sudah saatnya aku turun, kenapa kau tidak memangilku
bumi” bumi terdiam tanpa kata. Hujan tahu perasaan bumi sedang begitu panas
dengan terik matahari yang setiap hari membakar tubuhnya. Diamnya bumi bukan
berarti tidak bisa membalas kebaikan hujan padanya, hanya bumi merasa malu
kepada hujan karena turun saat sedang membutuhkan pertolongan. Hujan tidak
meminta balas budi ke bumi hanya hujan meminta untuk mempertahankan keadaan
bumi yang selalu hijau dengan tumbuhan yang ada. Bumi hanya bisa berdoa agar
hujan selalu turun disaat bumi membutuhkan. Bumi dan hujan selalu saling
melengkapi, hujan membutuhkan tanaman hijau untuk setiap air mata yang
mengeluarkan banyak air lalu diserap oleh teriknya matahari untuk bisa
diturunkan kembali oleh hujan dengan keteduhan, sedangkan bumi mendoakan hujan
agar tetap bisa menurunkan airnya disaat bumi membutuhkannya, karena setiap
tumbuhan yang berada di bumi membutuhkan siraman air yang membuatnya tetap
hidup. Keduanya saling melengkapi tanpa meminta imbalan yang melebihi
keinginan.
Maka, tentang pesanku adalah tulisan yang aku buat dengan
sederhana karena aku membuatnya hanya kumpulan ungkapan yang dirasakan hati
pada waktu itu kepada seseorang yang aku cintai, terutama kepada keluarga.
Didalamnya tidak ada pesan apapun untuk kedua orang tua hanya saja, semua
manusia aku anggap satu kesatuan keluarga besar yang terlahir dari agama dan
budaya yang berbeda, bagaimanapu perbedaan dalam satu kesatuan sesuatu hal yang
sangat indah. Kata-kata yang aku buat untuk dia yang pernah terluka karenannya,
karena cinta hati pun bisa celaka. Dan, karena sebuah pertemanan bisa membawa
cinta menjadi khianat, sederhana dalam cinta sama dengan mencintai orang tanpa
melihat sisi agama dan budaya.
Pada saat itu harapanku kembali tumbuh untuk bisa
mendapatkanya, namun aku tidak pernah sadar bahwa dia lebih memilih yang
diingingkan hatinya. Aku tahu hati memang tidak baik untuk dipaksa, jika niat
baik pasti baik dan niat buruk tidak mungkin bisa jadi baik. Aku hanya bisa
menicntainya karena suka, ingin mendapatkannya karena sebuah khayala, karena
aku bersamanya hanyalah mimpi yang selalu aku alami. Kisah ini berwal dari hati
yang terluka disembuhkan oleh senyum darinya, terimakasih sebuah senyuman
memang bisa menenangkan perasaan.
# di Abaikan
(n) Tidak
dihiraukan sama sekali.
tidak
di anggap keberadaannya.
Seseorang
yang sangat mencintaimu tahu paham bagaiaman rasanya sesak di abaikan.
Merasa
tidak ada rasa apa-apa, merasa biasa saja padahal dibalik itu ada rasa cinta
sehingga membuat saling terluka. Karena satu sama lain saling mengabaikan. Jika
memang suka, coba bilang saja jangan pura-pura. Karena luka tidak tahu kamu
sedang drama, karena cinta itu jika di abaikan akan membuat semakin
menyakitkan. Akuilah jika memang kamu suka, dari salah satunya harus ada yang
mengalah.
Cinta
memang membuat dua orang saling mengabaikan lalu menghasilkan ketidakpastian.
Hujan
yang turun malam itu tidak tahu untuk siapa, tidak pernah tahu akan sampai
kepada siapa, sebab hujan menyampaikan pesan lewat rintiknya. Sedangkan cinta
mengirimkan pesan lewat kata, ucapan serta bukti nyata, karena cinta tanpa bukti
sama saja saling cinta tanpa menemukan ujung hubungan yang dikenal dengan satu
ikatan. Mereka tidak perlu tahu rasanya di abaikan tanpa balasan.
Menyakitkan
memang, itulah kenapa ketika guru kamu menyuruhmu mendengarkan pembicaraan dan
ilmu yang disampaikan, lalu kamu abaikan. Ketika pulang sekolah kamu tidak
mendapatkan apapun, karena guru tahu bagaimana di abaikan seorang muridnya,
ilmunya pun tidak akan pernah bermanfaat. Tuhan tahu betul apa yang telah kamu
lakukan dan mengabaikan orang yang cukup berjasa itu. Makanya ilmu dalam
otakmu tidak pernah tersimpan dengan baik Cinta yang di abaikan pun seperti
itu, tidak pernah tersimpan dengan baik.
Karena
di abaikan seseorang
akan berpikir mengertilah tapi
tidak sampai ke perasaannya. Sering sekali memang orang yang jatuh cinta karena
percuma tapi sampai ke ujungnya. Diam saling mengabaikan tapi bisa jadian.
Itulah yang dinamakan kebetulan. Apapun bisa terjadi karena cinta. Di abaikan
saja sudah menjadi suatu hal yang biasa, namun di abaikan karena cinta itu
harus jadi tanda tanya.
Sekarang
tinggal kamu pikirkan saja, abaikan atau kamu bilang saja. Karena seorang
laki-laki hanya butuh jawaban tidak perlu basa-basi dalam perhatian.
Kita punya rasa perhatian yang hebat, namun tidak pernah memutuskan untuk terikat.
Kita punya rasa perhatian yang hebat, namun tidak pernah memutuskan untuk terikat.
Untuk; Semesta
Semesta,
Bagaimana rasanya diabaikan
? itu sangat menyakitkan, apalagi jika tidak pernah dianggap sebagai teman.
Jika cinta yang menyatukan kita, segeralah beri aku kabar lewat senja yang
setiap sore selalu ada, lewat hujan saat bumi membutuhkan keteduhan.
Tentang
di Abaikan
Tulisan ini menceritakan tentang seseorang
yang aku cintai dengan sepenuh hati, namun tidak bisa aku andalakan untuk terus
bisa mencintaiku. Dalam waktu yang sangat lama hanyalah pengabdian yang
isa-sia, aku terlalu mengharapkan sebuah
perhatian sedangkan yang dia butuhkan hanyalah sebuah pengertian. Hubungan yang
terjalin baik tidak begitu lama terjadi, secara singkat tempo hubungan kita
berakhir. Pada saat malam dengan keheningan ruangan,hanya lagu yang menjadi
teman sepi. Ruangan yang aku jadikan sebagai tempat bercerita bersamanya,
menjadi ruang sunyi yang hanya aku berbicara sendiri. Kau abaikan rasa yang
sudah aku buat bahagia lalu diam hanya yang kau lakukan, tanpa merasa salah
kita seakan tidak pernah menyatu dalam kalbu kita tenggelam oleh rindu.
Aku suka caramu rindu dengan pura-pura
menanyakan kabar ibuku, hanya sebentar kau bercerita tentang masa lalu aku
tidak menganggap itu sebagi baa-basi, hanya saja itulah caramu untuk berbuat
malu dalam menanykan kabar. Lucu sekali hal itu seringkali terjadi, aku harap
itu tanda bukti dulu yang aku lakukan padamu. Seseorang yang pernah kau abaikan
akan menjadi seorang yang paling mengabaiakn dan bodo amat daripada yang telah
kau lakukan padanya. Pada dasarnya orang yang pernah menyakitimu adalah
seseorang yang pernah dbuat demikian sama. Jadi jangan heran jika kau sudah
mengabaikan seseorang yang kamu cintai, lalu suatu hari kamu merasakan hal yang
sama dengan di abaiakan, begitulah cara karma bergerak. Tidak harus yakin
dengan karma, tapi sesuatu yang kamu lakukan akan mendapatkan balasannya dari
cara apapun. Maka, tulisan ini merupakan sebuah cerita seseorang yang
mengabaikan hatinya yang terlalu cinta.
# Sepulang Senja
(n) Setelah kepergiannya, ada kebahagiaan
menghampiri
menemuinya dikala indahnya senja tidak lagi
berwarna.
Langit
telah mengubah dirinya, awan sudah menemukan rumahnya. Langit pun telah
terbakar oleh matahari, semesta seakan sunyi seketika saat kehadirannya
memancarkan warna. Begitu tiba kehadirannya senja nampak berbeda, beda sekali
dengan warna sebelumnya indah dan mempesona. Belajarlah pada senja bahwa sesuatu yang indah itu sementara.
Jika pun hubungan kita seperti senja indah lalu redup esoknya kembali bersinar
walapun tidak menjanjikan untuk tetap bersinar indah.
Menurut
versinya senja sangat menawan dilhat ditepi pantai, sangat terlihat gagah
dipuncak gunung dan atas cakrawala, mempunyai banyak rasa syukur terlihat di
depan rumah, semuanya memliki keindahan berbeda menurut pandangannya. Begitupun
hubungan kita, terlihat indah hanya dikatakan lewat gambar yang tersebar
di sosial media, terlihat istimewa ketika setiap hari jalan berdua.
Seperti itulah perbedaan suatu pandanga terjadi. Padahal yang sesungguhnya
biasa saja tidak ada keistimewaan. Hanya sederhana yang dilakukan seadanya dan
berusaha menjadikannya yang terbaik. Namun semuanya diluar dugaan. Aku
mengharapkannya, sedangkan kau berpaling kepadanya.
Sepulang
Senja kau nampak berbeda. Warna langit memudar digantikan oleh gelapnya malam,
begitupun hadirmu gemerlap tidak aku temukan indahnya cakrawala berbentuk membukakan
mata menjadi cerita.
Tidak
ada yang membuatmu kecewa, hanya saja tuhan sedang memberimu jeda untuk
memperbaiki kesalahan yang sama.
Matahari
yang tenggelam sedikit demi sedikit digantikannya oleh bias matahari yang
berubah menjadi warna merah jambu. Mungkin benar, senja sedang menawarkan
warnanya membiarkan siapa saja yang melihatnya. Tanpa tergesa senja muncul
dengan berjuta keindahannya.
Begitu lama datang cepatnya menghilang tanpa jejak dan tanda heningnya, kecuali para pemburu gambar yang mengabadikan keindahannya, padahal esok pun akan datang dan terulang. Semudah itu kita percaya akan kehadirannya di esok hari yang akan terlihat di ufuk barat. Begitupun dengan kehadiranmu yang telah lama aku tunggu, selalu aku bayangkan akan seperti apa makhluk tuhan yang akan aku temui dengan wujud lawan jenisku, mungkin sedemikan rupa aku bayangkan senja yang hadirnya begitu ditunggu banyak orang. Ataukah sainganku lebih dari sekumpulan orang penunggu senja.
Lamunanku
mengabaikan makhluk yang telah menemani sepiku selama setengah tahun. Aku ragu
apakah kau jodohku, atau aku menjaga jodoh orang lain yang saat ini dia sedang
bersenang-senang dan mengabaikan perihal senja.
Dibalik
tenggelamnya matahari di ufuk barat menandakan senja akan segera tergantikan
oleh malam, begitu pun jika rasa cinta yang sudah tenggelam oleh kisah kelam
akan tergantikan dengan kesepian yang mendalam. Pergantian akan terus seperti
itu. Mereka akan merasakan bagaiman rasanya menjadi asing di mata orang yang
selama ini kamu cintai.
Senja
memperlihatkan bahwa keindahannya untuk siapapun, tidak melihat siapa orang di
antara kalian, apakah senja melihat kita sendiri, berdua, bahkan kesepian,
senja tidak pernah tahu. Senja selalu setia menghibur dengan warna yang
terbentang di cakrawala, seluruh orang melihatnya.
Sepulang
senja, aku percaya ini akan lebih baik dari yang aku rasakan. Sebab tuhan lebih
tahu kebutuhan seorang hambanya. Termasuk menemukan hatinya untuk disimpan. ..
untuk
senja,
Terimakasih telah banyak belajar darimu. Engkau mengajarkan indahnya berbagi tanpa melihat siapa yang kita beri dan kasih. Nikmatnya pemandangan untuk bisa kita rasakan sebaik-baiknya dengan pandangan penuh perasaan. Menyapa setiap orang dengan penuh kasih sayang, tidak peduli siapapun yang engkau beri rasa sayang. kepergianmu menandakan ikhlas itu indah untuk diterima, karena kehilangan adalah paling sementara. Redupmu sejuk, membuat orang kembali lagi membujuk mengubah suasana damai tanpa ada rasa gelisah untuk kami akan menemuinya. Selalu seperti itu, pergi dan pulang untuk kembali menemukan kehilangan.
“Senja, begitu istimewa
penciptaanmu. Karena itu aku yakin dengan penciptamu.
Tidak ada keraguan pada-Nya. Belajar untuk menikmati dan
mensyukuri keindahan.
Layaknya dia, yang hanya bisa aku nikmati dalam rindu, yang
hanya bisa aku syukuri dalam peluk mimpi sendu”
Untuk; Semesta
Aku
sangat bersyukur masih bisa menikmati keindahanmu, mataku masih diberi cahaya
untuk melihat senja.
Semesta,
Setiap
orang yang melihat senja hanya selalu mengucap kagum, setelah hilang tenggelam
lalu pulang. Mereka begitu senang setiap kali waranya begitu istimewa, selama
warnya masih sama. Kebesaran tuhan memang tidak bisa kita ragukan. Aku ingin
mereka bersykur atas segala penciptaan yang agung itu.
Salam
hangat, penikmat senja.
Tentang Sepulang Senja
Aku bercerita tentangmu yang aku temukan disudut etalase
semesta, diantara senja dan awan yang berwarna. Biasanya awan berwarna abu dan
menghitam disaat senja akan tenggelam. Namun, waktu itu awan berpencar ke
setiap sudut semesta sehingga matahari yang aku lihat hanya sendiri menyinari
langit di sore hari, burung yang akan pulang ke rumahnya menaburi semesta yang
terbakar oleh matahari. Aku duduk di atas kayu jati yang tersusun rapih dengan
menumpangkan kaki kananku ke kaki kiri, dipinggir samudera biru aku mulai
menuliskan semua tentangmu. Dalam pikiranku kau sebuah lembaran baru yang akan
aku isi dengan cerita yang kita buat bersama, aku menjalani hubungan dengan
penuh hati-hati tetapi kau mengingkari semua janji. Apa yang kau mau sehingga
senja yang indah sedang kau lewatkan. Aku hanya bisa membayangkan apapun yang
akan terjadi pada kita suatu hari nanti. Kita memang sedang bahagia, saat canda
dan tawa itu mudah sekali kita buat. Tidak ingin aku memulai kembali, dengan
patah hati yang aku rasakan lagi. Entah kenapa senja yang indah membuatku
berpikir salah tentangmu, seolah patah hati akan terjadi lagi. Senja yang
begitu indah, membuat pikiranku berbpikir salah, selama keindahan itu aku hanya
membayangkan bagaimana redupmu.
Selama masih ada matahari yang terus menyinari bumi,
selama itu aku ingin mencintai, memiliki, hingga bisa kita niikmati waktu
bersama hanya berdua, dimana ikatan kita sudah pasti. Seolah aku yang membunuh
perasaanku sendiri, soalnya rasa trauma yang aku rasakan selalu ada
menghampiri. Aku mulai memalingkan pikiranku kepada hal yang tidak membuatku
mengingatkan kesalahan yang telah lama terjadi, mulailah aku memikirkan
bagaimana cara mengatasi hal yang baru saj aku pikirkan seperti patah hati.
Menjaga hubungan yang selalu berada dalam ketenangan adalah tugas semua orang
yang memperjuangkan rasa cintanya. Ada banyak cara untuk membuatnya selalu ada
dalam genggaman kita salah satunya dengan selalu membuatnya nyaman, nyaman
bukan berarti kita bisa menjadi tempat tinggal, namun poada dasarnya kita bisa
membawa pasangan klita ke arah yang lebih baik, disaat berbicara kita harus
bisa memiliki etika yang baik, gaya bicara kita akan mempengaruhi seseorang
didekatmu. Rasa nyaman juga hadir dari sikap dan perilaku kita, kita harus bisa menyesuaikan dengan sikap dan perilaku
pasangan kita karena setiap yang kita lakukan adalah apa yang akan dilakukan
oleh pasanganmu. Jika kau seorang lelaki berbuatlah semestinya jati diri
seorang lelaki dan jika kau pun seorang wanita berperilaku seperti wanita umum
biasanya, kita bisa menyesuaikan sikap dan perilaku kita, asalkan pasanganmu
bisa membawamu kepada suatu kebaikan.
Aku mulai bertanya-tanya pada hati, waktu itu aku
benar-benar bicara pada diri sendiri dan juga pada semesta. Cara apalgi yang
harus aku lakukan untuk bisa membuatnya nyaman, dalam suatu hubungan yang
terpenting adalah rasa nyaman, dengan itu semua hati tidak akan mudah untuk
berpaling kepada siapapun. Aku bertanaya juga pada semesta, tidak ada jawaban
walaupun sudah banyak pesan yang aku kirimkan. Pada waktu itu aku hanya
mengingat masa lalu, patah hati yang aku alami seakan datang lagi menghampiri.
Kau hanya terdiam dirumah, tanpa sebuah beban kau hanya bersenang-senang
memutar musik yang bebas kau nyanyikan. Aku mulai jenuh dengan keadaan itu,
tapi bagaiman pun aku harus menjaga etika untuk bisa membuatmu nyaman, tidak
mengapa hubungan kita jauhm, asalkan hati kita selalu dekat. Kebahagiaan yang tidak
pernah akuy duga sebelumnya, ternyata kau pun mulai mengerti dengan keadaan
selama ini. Mungkin kau sudah dikirim pesan oleh semesta, karena setiap
harapanku selalu aku selipkan disetiap senja, menharapkan semesta mengirimnya
padamu, semoaga kebahagiaan yang saat ini kita alaami adalah kabar senja yang
telah menerima pesan yang aku sampaikan padamu. Terimakasih semesta, rasa
gelisah selama hubungan itu telah kau buat menjadi mengerti, menjadikan dia
semakin nyaman saat bersamaku.
Maka, cerita tentang sepulag senja merupakan sepanjang
kisah aku dengannya saat tiba senja datang dan kita menumbuhkan konflik batin
yang membuatnya tidak nyaman, setelah aku beritahu bahwa senja pun akan indah
dengan sendirinya, akang menghilang sesuai waktunya, begitu sama dengan kisah
kita bahwa ada waktunya kita menjalani cerita dengan baik ada waktunya hubunga
kita berantakan, hanya satu saja yang harus kita pikirkan yaitu bagaiman agar
terus merasa nyaman. Tidak ada solusi dalam menjalin hubungan baik, hanya ada
untuk bisa mempertahankan dengan saling memperbaiki keadaan. Jangan cari-cari
siapa yang salah, tapi ubahlah keadaan.
# Narasi Hati
(n) Bercerita
tentang isi hati dan pemikirannya
Membicarakan soal perasaan,
memang kalian harus tanggung resikonya, sekali cinta, kalian harus tanggung
juga rasa kecewa. Setiap orang kebanyakan masih berpikir bahwa rindu itu hanya
sebagai sinyal tandanya ingin ketemu, lantas setelah bertemu rindu itu kalian
anggap apa, hanya sekedar bicara bertemu lalu pergi.
Jika hati sudah mengungkapkan
akan sulit rasanya menarik pembicaraan, karena bahasa yang kita keluarkan
hatilah yang menciptakan hati itu tidak pernah berbohong, mulutlah yang
mengucapkannya.
Sesekali hati pun kesakitan mendengarnya karena tidak menyatukan hati dan pikiran. Pernah pasti kalian merasakan masuk kedalam situasi tersulit dalam hidup. Sebenarnya itu hanya perasaan hati, pikiranlah yang menyatukan kesulitan itu sehingga kalian lupa akan solusi dalam menghadapi keadaan. Setiap orang pasti pernah merasakan suka terhadap orang yang belum dikenal sama sekali. Percayalah hati bisa berubah secara tiba-tiba walaupun satu detik setiap jantung berdetak. Rasa suka bisa berubah jadi kecewa karena itulah manusia sering disebut serakah.
Dalam keadaan tertentu
pikiran membayangkan situasi yang berbeda, harapan yang masuk dalam lamunan,
keinginan yang berubah,cita-cita yang tidak tentu dan tujuan yang sama,karena
itulah hidup tidak akan pernah merasa puas. Hati itu memang begitu, kurang
percaya terhadap keadaan sehingga sering mengubah perasaan.
Terkadang yang selama ini
kamu percayalah yang akan membuat kecewa. Tidak sering ketemu bukan berarti
tidak rindu, hanya saja saling menemukan menahan dengan bertahan dalam
kesetiaan. Lalu ketika kamu diberi sesuatu rasanya itu pemberian manusia,
sampai kalian upload ke sosial media dengan caption “ thank you, your are my everything” di
sambung oleh emoticon love sebagai tanda penghormatan agar semua orang tahu
telah menerima pemberiannya. Apakah itulah yang dinamakan kepuasaan dalam pemberian.
Bukankah tuhan yang memberikan itu semua yang jarang sekali kalian puji.
Mungkin benar, rasa yang
telah kamu bentuk dan perbuat suka lupa sama sang pencipta.
Semesta,mohon beri kabar
pada mereka lewat hujan yang menurunkan angannya atas segala dari kekuasaannya.
Untuk;
Semesta
Aku sedang
bingung, orang yang paling membingungkan sekarang ini adalah aku.
Semesta, adakah cinta yang membuatku tidak membingungkan,
soalnya setiap orang hanya mempermainkan rasa.
Tentang Narasi Hati
Sebenarnya sangat sederhana, hati yang selalu
berkata tidak bisa langsung berbicara, dia hanya menyampaikan pesanya lewat
semesta agar dapat kamu terima lalu dapat kamu baca. Narasi hati merupakan
ungkapan perasaan dan pemikiran yang ada dalam isi hati, apapun yang dibicarakan
dalam hati aku tuliskan saat aku merasakan lagi patah hati. Dengan ini aku
tuliskan segala keresahan yang aku rasakan tentang rasa cinta, mendapatkan rasa
bahagia hanya di awal-awal saja, sisanya perasaan ditumpuk oleh rasa kecewa.
Aku pun dulu pernah berpikir, kenapa aku harus memiliki rasa cinta padanya
kalau pada ujungnya aku kembali lagi kecewa. Ini tentang rasa seseorang yang
aku tulis bersamaan dengan yang aku rasakan dulu, entah apa yang terjadi aku
mendengarkan curhatannya sampai larut malam sampai aku tuliskan sebagai
ungkapan perasaan. Dalam waktu yang bersamaan dia merasakan hal yang sama,
padahal kita berdua sedang dipisahkan olehnya, entah ini bertanda akan kembali
disatukan padanya. Aku tidak berharap banyak, tapi doa selalu aku ucap.
# Zona Waktu
(n) Lingkaran
kehidupan yang terus berlalu.
Waktu mengubah segalanya,
kejadian yang pernah kita alami akan menjadi sejarah. Hari kemarin menjadi
kisah, hari sekarang kita mengubah, hari esok tetaplah menjadi misteri.
Jejak langkah tidak pernah
terasa sampai mana kita akan menyelesaikan langkah terakhir dalam hidup.
Mudah ketika kita berbuat salah, sulit ketika kita ingin meminta maaf. Kesalahn yang telah kita perbuat sebelumnya merupakan hasil dari langkah kita. Pergunakan dengan baik dengan bersikap. Napas tidak mengenal waktu kapan akan berhenti, karena itu pergunakan dengan baik. Oksigen tidak akan pernah habis selama dunia masih mempunyai tumbuhan. Waktu tidak akan pernah selesai berputar sebelum tuhan memberi kabar detik berhenti lewat janji yang sudah ditentukan sebelum manusia itu terlahir ke dunia.
Sampai kapan kita akan terus
melangkah, sama saja memikirkan bagaimana kehidupan kita nanti setelah mati.
Waktu yang akan menjawab tapi tidak pernah bisa kita beri pertanyaan. Bisu itu
sikap waktu, bersuara tapi tidak berbicara. Kita sering sekali mengabaikan
waktu itu dengan hal yang tidak bermanfaat.
Padahal waktu teras mengejar kita dan nyawa terus di kejar-kejar malaikat. Kapan waktu itu akan berhenti.
Kita sering meraskan bahwa
tidur sebentar saja sebelum aktivitas harian akan membuat lebih baik dan tidak
akan terjadi apa-apa. Itu cukup salah, karena waktu dan makhluk hidup saling
mengejar.
Untuk; Semesta
Waktu ini cukup singkat untuk kita berbuat bahagia dengan
cara yang sama sekali tidak ada manfaatnya. Kebahagiaan yang sering kita
hasilkan terkadang hanya dari sebuah kegelisahan kita kepada tuhan, padahal
sebuah kebahagiaan hanya dihasilkan dari rasa syukur. Semakin kita bersyukur
atas kehidupan yang sedang kita alami, maka tuhan akan tambah dengan rasa
syukur yang kita alami. Semesta selalu mencari cara untuk kita bahagia, aku
sangat banyak berterimakasih atas keadaan yang sedang aku rasakan sekarang
karena inilah jalan terbaik yang aku dapatkan. Apapun kebahagiaan yang aku
dapatkan semuanya hanyalah fana.
Semesta, aku ingin berbicara dengannya tentang bagaimana
aku bisa memenuhi keinginan isi hatinya, agar nanti kita bisa mengubah sedih
kita menjadi senyum bahagia. Tetaplah bahagia dengan dirimu sendiri, sebab semesta
akan selalu membantu. Aku akan mencoba untuk memberimu kebahagiaan walaupun
hanya semesta yang menyampaikan.
Tentang zona waktu
Lingkaran kehidupan yang terus berlalu, dalam hal ini
setiap kehidupan kita di atur oleh zona waktu. Ada waktunya kita merasakan
kesedihan, ada saatnya kita menerima kebahagiaan. Dalam lingkup kehidupa kita
akan selalu meraskan semua kejadian yang pernah orang alami. Aku sedang
merasakan patah hati, setelah kehadirannya menghampiri kebahagiaan pun akan
segera terjadi meskipun dalam waktu yang lama.
Maka, tentang zona waktu merupakan hasil dari tulisan
pendek yang aku buat karena cerita seseorang yang hanya memikirkan kesulitannya
sendiri, tanpa melihat kehidupan sekitar. Seseorang yang hanya fokus kepada
satu masalah yang penyelesaiannya terlalu banyak dipikirkan, padahal masalah
tentang perasaan akan mengalir dengan sendirinya.
Dalam waktu yang sudah ditentukan tuhan, kita hanya
orang-orang yang selalu berharap sebuah kenyataan. Perasaan yang aku alami saat
menuliskan tulisan pendek ini saat aku
mulai mengerti bahwa patah hati itu sangat berharga untuk kita miliki,
karena dengan cara ini kita dipisahkan dari rasa cinta yang salah.
# Hampa
(n) Berada dalam suasana tanpa suara.
Hubungan kita terasa hampa,
aku dan
kamu tanpa suara,
tanpa
kata,
tanpa
bahasa dan asing secara tiba-tiba.
Itu lebih
dari sepi,
sebab
janji kita untuk menjaga hati sudah dianggap terlalu melampaui.
Hubungan
terbaik saat jatuh cinta adalah mau menerima dengan seksama.
(anf)
Berada
dalam suasana tanpa suara kita hanyalah
dua orang yang tersesat di tengah hutan, lalu dianatara kita saling menyalahkan
siapa yang memulai duluan karena kita sedang tersesat, kamu menuduhku dengan
segala alasan kau lemparkan untukku, aku
mempertahankan diri bahwa aku tidak memuali duluan. Pertengkaran karena mencari
siapa yang paling salah membuat kita tidak pernah menemukan arah, kita selalu
fokus mencari setiap kesalahan yang kita perbuat. Akhirnya kita tidak pernah
berhenti saling menyalahkan, seakan-akan kehidupan yang paling benar kita
miliki masing-masing. Aku mencoba untuk menyadarkan dirinya bahwa kita tersesat
di dalam hutan bukan karena kamu salah dan juga bukan karena aku yang
menyalahkan lalu mulai duluan untuk masuk ke dalam hutan. Apakah kau pernah
berpikir kenapa kita bisa berdua dalam hutan? bukankah awalnya kita saling suka
sehingga membuat kita lupa kepada keadaan kita, saat waktunya datang masalah
kau seakan orang paling benar, kau fokus sama masalah yang membuat kita
tersesat, padahal yang seharusnya kita pikirkan itu bagaimana caranya kita
keluar. Mencari solusi dalam sebuah masalah lebih baik daripada mencari-cari
berapa banyak dan berapa besar masalah yang tidak pernah diperbuat. Andaikan
saja kita terus berdebat mencari kesalahan apa yang membuat aku dan kau tersesat
hanya akan kita terus berada dalam kesesatan hingga pada akhirnya kita tidak
pernah mau mencari jalan keluar bersama.
Seperti
itulah cerita yang kita alami tersesat saling menyalahkan dalam sebuah
kegelisahan yang membuat tidak mendapatkan jalan keluar. Kita terus
mempersalahkan apa saja yang membuat hubungan kita tidak begitu nyaman,
sehingga aku dan kau tidak saling mempebaiki hanya saja kita selalu menyalahkan
keadaan. Adapun salah satu kesalahan yang sering kita perbuat, salah satunya
merasa paling dikecewakan dan merasa paling benar dalam berbuat. Kau dapat
berbicara seenaknya tanpa menyaring segala pembicaraan yang kau ucapkan,
hati-hatilah sakit hati seseorang bisa hanya karena kata-kata. Berbicara bisa
menjadi salah satu kau menjaga hati seseorang, berbicar dengan baik atau
memikirkannya dengan bijak.
Aku terdiam dengan sikapmu, kau melampaui batas sabarku
setiap perasaan yang kau rasakan seakan kesalahanku
ucapan yang membuat kau sakit hati karena ucapanmu
karena aku hanya diam, dan kau membungkam
kita sama – sama sedang marah, aku terluka karena sikapmu
dan kau terluka karena perasaanmu
aku tenggelam dan kau menghilang
kita hanyalah ketiadaan yang tidak ada artinya.
Bahagialah.
Dari
mulai memiliki hati yang aku rasakan sangat begitu berarti saat ini aku akhiri.
Tidak ada lagi yang bisa kita pertahankan selain rasa keegoisan, hanya saja
memulai untuk saling bertanya sudah tidak senyaman dulu. Rasa malu yang kita
rasakan adalah sebab dari gengsi yang kita alami. Padahal hubungan terbaik saat
kedua orang saling memperbaiki diri untuk tidak berbuat kesalahan lagi. Ruang
hampa mulai lagi aku alami, keresahan membuat hari-hari semakin tiada arti. Aku
mulai menanyakan lagi pada hati apakah aku masih bisa mencintai, ataukah hati
sudah tidak bisa menemui. Karenanya hati bimbang untuk bisa jatuh cinta,
karenanya hati kecewa tidak mau untuk mudah percaya, karena semuanya hanya
hampa. Tidak ada jawaban atas apa yang telah aku ucapkan pada hati, setiap kali
ingin merasakan jatuh cinta, hati menolaknya dengan sia-sia. Ini akan sembuh
dengan sendirinya, tidak akan lama rasa sakit itu akan tiada.
Selamat
kau telah membuat hati trauma karena cinta, telah membuat hampa menjadi sebuah
cerita.
Untuk;
semesta
Semesta,
sudah banyak aku bercerita degan beberapa harapan yang tidak pernah samopai ke
perasaan. Sekarang bagaimana dengan hati yang sudah tidak bernyawa lagi, denga
rindu yang hanya menjadi sendu. Dapatkah aku jatuh cinta lagi?
Tentang
Hampa
Aku berada dalam ruangan bulat, yang
didalamnya aku berputar. Terkadang aku merasa bahagia dan juga ada waktunya aku
kehilangan kebahagiaan. Matahari saja yang terbit dari arah timur akan terbenam
di arah barat. Aku memaknai kehidupan yang sederhana, kita hidup dalm lingkup
perputaran waktu, kau bisa saja bahagia kaenanya ada masa kau harus menerima
kecewa. Kita tidak bisa menghindari perputaran waktu yan telah tuhan tentukan.
Semua keadaan harus kita terima dengan ikhlas, bahwa itulah yang terbaik bagi
kita. Seseorang yang bahagia pernah merasakan patah hati, sedangkan yang patah
hati pun awalnya sebuah kebahagiaan. Hampa mungkin itulah yang aku rasakan,
seakan kehidupan aku sendiri yang menjalani. Kau sekarang bahagia bersamanya
membangun tawa, aku disini tersenyum melihatmu merelakan dengannya. Aku bahagia
tetapi hatiku terluka, kau bahagia dengan cara merebut hak orang lain. Tidak
salah, namun kau mengabaikan yang telah memberinya kasih sayang. Lihatlah senja
yang setiap sore selalu ada, keindahannya ada untuk dibagi tanpa harus menyakiti,
semesta tersenyum pada kita saat senja sedang memancarkan cahaya.
Tentang
hampa ini adalah ruang kesendirian yang aku alami dalam kesendirian, karena
hampa bukan berarti sepi dan juga menyendiri, hampa hanya suatu hal yang
kosong. Bukankah hatimu di isi oleh kasih sayang tuhan dan orang tuamu, tidak
ada kesepian yang sebenarnya kita hadapi. Hampa adalah cerita saat aku
kosongkan pikiran tanpa mengisinya dengan kasih sayang. Tulisan ini aku buat
sebagai cerita yang meresahkan perasaan sendiri, keyakinan akan kesendirian itu
sebuah hal yang sangat tabu, tidak mau aku rasakan. Dalam kenyataan hidup itu
tidak sendiri, tuhan selalu bersama kita walaupun kita terkadang menjauh
darinanya.
Aku
hampa, kita berdua hanyalah sia-sia.
# Aku Tidak Mampu
(n) Tidak bisa berbuat apapun selain diam.
Aku tidak
mampu,
membuatmu
tetap bertahan dengan nyaman seperti dia yang kamu inginkan,
bukan hanya
saja tidak mampu,
Karena
setia ada untuk luka terlebih dulu dirasakan,
sampai
kamu sadar aku yang selama ini mencintaimu dengan sabar.
Mereka
yang mempunyai hubungam setia bukan lagi tentang seberapa kuat sebuah
perhatian, namun lebih tahu dengan keadaan.
Yang
paling dibutuhkan dalam suatu hubugan,
hanyalah
tahu keadaan waktu, suasana, perasaan dan perhatian.
Mereka
yang kamu anggap bahagia,
hanya
membuat hubungan kita dibuat begitu drama,
seakan -
akan kita terbawa susasan oleh hubungan mereka.
Aku hanya
minta untuk mau menerima,
Apa yang
ada karena aku pun lebih daripada apa yang kamu pikirkan.
Meskipun
aku tidak tahu apa yang sedang kamu rasakan.
Kita
hanya sedang dibingungkan oleh pikiran negative
membuatmu
menjadi manusia paling pasif.
Kesalahan
seperti itu yang sering membuat sebuah perasaan berserakan,
satu sama
lain hanya egois dengan pikirannya sendiri.
Seharusnya sebuah hubungan itu tidak mengandalkan pikiran masing-masing, buat persatuan dengan keadaan yang bisa memberikan solusi, bukan menjauh terus merasa seperti orang jenuh. Padahal masalah dibuat oleh hati yang tidak mau mengalah dan dibuat ribet dengan sikap saling menjatuhkan.
Rasa
nyaman tidak seperti itu, rasa nyaman hanya punya untuk mereka yang mau
menerima walaupun rasa sudah tidak ada.
Itulah bukti nyata bahwa jatuh cinta karena nyaman tidak harus berujung jadian, karena itu bisa menyakitkan jika akhirnya putus hubungan. Nikmati rasa suka walaupun dia yang membuatnya bahagia, karena jatuh cinta tanpa memilikinya tidak akan membuatmu kecewa. Walaupun sebenarnya hati melelahkan.
Untuk; Semesta
Aku tahu kehidupanku sederhana, tapi apakah dia mau menerima.
Aku belum bisa membahagiakanmu, bahkan yang aku maksud
adalah ibu
Semesta mungkin kau tahu apa yang dimaksud isi hati
Tanpa aku beri tahu, kau pasti mengetahui.
langkah berhenti berjalan, menunduk meratapi keadaan
kedua tangan memeluk diri, mengisahkan ketiadaan.
Aku terdiam memandangi wajahmu yang lusuh
tidak akan dipaksakan, aku lebih baik terluka karena
cinta
kehilangan rasa kasih sayang itu harus aku terima
lebih baik aku berada dalam cacian, daripada harus
membahagiakan dia dengan harta orang tua.
Kau lebih suka yang memiliki segalanya, apadaya aku yang
berusaha
semesta aku hanya ingin membuat dia bahagia.
Tentang
Aku Tidak Mampu
Senja mulai menampakan wajahnya di atas muka
semesta, aku yang melihatnya sangat terpesona. Semua orang disekitarmu
terkagum-kagum akan kehadiranmu, cahaya yang berusaha merasuki muka bumi semaki
indah untuk dipandangi, luar biasa kau ini dunia terpesona dengan kehadiranmu,
bagaiman dengan penciptamu, luar biasa tidak akan pernah terbayangkan oleh
benak manusia. Kebesaran tuhan tidak ada tandingannya. Tuhan mampu membuat
segalanya yang diingingkan dalam beberapa detik, tanda-tanda kebesaran tuhan
itu selalu kita lihat setiap hari. Dari mulai kita bangun, kenikmatan manapun
tidak akan pernah ternilai daripada nikmat yang tuhan berikan. Aku tidak mampu
membuat seseorang nyaman, sebagaimana ciptaan tuhan. Sebab segala sesuatu yang
membuatnya sempurna hanyalah tuhan, sang maha cinta adalah tuhan semesta alam.
Tidak akan pernah kita bayangkan seluruh ciptaannya yang sangat agung.
Cinta
bisa bahagia, kadang terluka dan terjatuh dalam kesengsaraan. Berjalan di atas
waktu yang terus berputar mengelilingi diri kita ada saatnya berhenti karena
lelah untuk melangkah lagi, tetapi detik
waktu tidak pernah berhenti walaupun kita dalam keadaan mati.
Sejak
saat itu langit senja tidak lagi sama, kau bias tak terlihat oleh mata. Pada
waktu itu matahari redup awan abu berubah menjadi keliru, kau kenapa sampai
matahari dan awan pun ikut meratapi keadaan. Kehadiranmu menyakitkan, semesta
pun tahu sehinga semuanya harus tiba-tiba saja berubah. Kau tahu kenapa
penyebabnya? mereka mengerti tentang hati sedangkan hatimu tertutup oleh
duniawi, yang kau kejar kesempurnaan
yang membuatmu terlihat bahagia. Kau tidak mau mengikuti alur waktu sehingga
terus melawan dan bungkam terhadap keadaan. Salah siapa semua itu? jika patah
hati kau anggap sebuah kesedihan. Salah siapa kecewa? Jika yang membuat kecewa
dirimu sendiri. Kau sedang menyalahkaan diri sendiri dengan masalah yang kau
buat sendiri.
Maka,
tentang aku tidak mampu merupakan judul yang aku buat pada bab ini dengan menceritakan tentang keresahan hati
seseorang yang ingin disampaikan kepada
mereka yang selalu ingin mencari kesempurnaan kehidupan dan rasa cinta. Aku
tuliskan ini karena pada waktu itu aku resah kenapa mereka yang selalu mencari
kebahagiaan terus merasa kurang, tidak pernah ada perasaan cukup atas
kebahagiaan yang diberikan orang sekitar. Aku tidak membuatnya bahagi, tapi
setiap usaha yang terus aku lakukan hanyalah sia-sia. Tidak ada yang bisa
membuatnya mengerti sehingga dia terus saja patah hati, seperti aku yang terus
tersakiti oleh hati yang tidak mudah dipahami. Aku hanya ingin memberi tahu, suara
hati yang sampai kepada pembaca adalah kata-katamu yang tidak bisa orang
mengerti. Karena perasaan hati hanya kau saja yang mengerti.
# Melangkah Jauh Untuk Kembali Jatuh.
(n) Berjalan berulangkali terluka.
sebuah berusaha menjalani keadaan tetap bertahan.
"Sebenaranya, yang
lebih baik daripada jatuh cinta adalah ikhlas menerima"
Air yang
mengalir dari hulu ke lautan lepas merupakan keinginan arus, air tidak bisa
menolak mereka yang membawanya jauh dari sumbernya. Air menerima apa yang
diinginkan alam untuk membawanya lebih dalam, tanpa ada keluhan air akhirnya
sampai ketepian hingga ke samudera.
Kata orang, hidup itu harus mengikuti arus air mengalir. Hingga sampai air kembali dibawa panas terik matahari, mengembun hingga berbentuk gumpalan awan yang pada akhirnya menurunkan air hujan. Air pun kembali kepada yang diinginkannya, mengalir menurut keinginannya. Pembentukan cinta pun seperti itu, berawal dari rasa suka hingga akhirnya mengalir kemanapun dia suka, terbentuklah sebuah Janji Kita yang disatukan oleh satu ikatan rasa cinta.Walaupun mengalir sesuai arus perasaan, cobaan disetiap hubungan pasti selalu ada pemberontakan, seringkali kita harus percaya hukum alam.
Cinta yang membawamu suka, bisa tiba-tiba membuatmu begitu kecewa hingga semuanya berjatuhan air mata.
Ikutilah terus arus perasaan kemanapun kisah membawamu pergi untuk tersakiti atau pergi untuk memulai kembali.
Sulit
memang, hubungan antara dua orang yang memikat janji, selalu ada yang harus
berkorban tersakiti. Air yang mengalir dari hulu pun harus ada yang ketepian
dan ada pun yang menetap ke lautan, salah satu partikel harus ada yang
berkorban.
Kisah kita hampir sama, aku mengikuti apa pun yang kamu inginkan sampai aku yang mengorbankan perasaan untuk terluka kemudian. Penyesalan bukan untuk di sematkan kepada siapapun orang yang kita kenal sebagai teman, karena itu kisah naas bukan untuk dibuat panas.
Ikhlas
sebagai tanda menerima bahwa mejauh darinya adalah sejati, pernah memilikinya
itu hadiah.
Menerima cinta yang membuatmu kecewa tanda kamu sudah beranjak dewasa. Sikap seringkali membuat kita resah, sementara kamu menjadikannya sebuah masalah. Daripada harus membuatmu mengalirkan air mata, biar aku saja yang mengiris hati sambil tersnyum berseri. Mendengarkan segala obrolan tentang kisah pilu tidak membuatmu semakin rindu.
Menerima cinta yang membuatmu kecewa tanda kamu sudah beranjak dewasa. Sikap seringkali membuat kita resah, sementara kamu menjadikannya sebuah masalah. Daripada harus membuatmu mengalirkan air mata, biar aku saja yang mengiris hati sambil tersnyum berseri. Mendengarkan segala obrolan tentang kisah pilu tidak membuatmu semakin rindu.
Cinta membawa kita mengalir kesetiap perasaan yang berbeda, rasa yang begitu banyak perhatian selalu bergantian dengan pelukan ingatan, patah hati selalu saja memisahkan.
Maka dari
itu, yang membuatmu menemukan kisah baru adalah hati yang mau menerima rasa
sakit untuk melangkah jauh dan menemukan hati yang utuh, karena semua itu cukup
berharga.
Kalian yang mau menerima dia yang ada untukmu nyata adalah pantas untuk kamu peluk dalam masa depan bahagia.
Kalian yang mau menerima dia yang ada untukmu nyata adalah pantas untuk kamu peluk dalam masa depan bahagia.
Setelah
menjauh, rindu itu semakin utuh. Melangkah menjauh bukan solusi untuk melupakan
yang pernah membuatmu jatuh. Mendoakannya baik-baik akan menbuatmu semakin
bertumbuh menjadi manusia tangguh.
Untuk; Semesta
Ajari aku
untuk bisa menerima keadaan, jika kau tahu beri tahu aku.
Tentang Melangkah Jauh Untuk kembali jatuh
Tersenyum sendiri seakan tidak ada masalah
sama sekali, kau duduk di atas kayu yang membentuk kursi, sama hampir sama.
Senyum bulan malam itu hampir sama dengan keadaan waktu itu, hanya yang kulihat
adalah senyummu, bulan telah menyerupai kenangan. Malam sudah sama seperti
kisah kita gelap namun bulan menerangi redup, hubungan kita yang mulai redup
karena malam dan bulan sudah menjadi kebiasaan untuk hadir diantara pelukan.
Taburan bintang menyerupai rindu yang sudah lama aku tunggu, orang tidak akan
pernah mengerti karena perasaan ini hanya aku yang memiliki. Tentang apa malam
itu? semuanya hanya mengingatkan tentangmu, bukankah hal itu indah untuk aku
rasakan dan bukankah kenangan pemanis bahwa kita pernah bersama, tanpa kenangan
cerita itu tidak akan seindah yang aku bayangkan.
Berupa
hujan dikala malam, sunyi hanya bisa terdiam
memeluk
hangat, tidak terjanjikan
kau
diam saja, aku menggerutu berbicara
rintik
hujan terbalaskan, dengan kenangan yang teringatkan.
Sepanjang
malam itu duduk hanyalah tentang mengingat, terlalu nyaman untuk tetap tinggal.
Aku yang mulai meraskan langkah kaki terlalu jauh untuk aku perjuangkan, dan
setiap perasaan yang tak terbalaskan. Memulai jatuh cinta tidak mudah, sebab
selalu saja menyiman alasan bagaimana caranya untuk terus bertahan. Apa Kabar
hujan yang sudah terlalu lama mengingatkan perasaan sampai hinggap di kenangan.
Sekarang rintikmu telah usai, rinduku semakin menjadi. Membuat setiap langkah
kaki ingin aku langkahkan lagi. Sayangnya tidak bisa, rasa sudah tidak biasa,
aku akui inilah keingina hati. Janji hanyalah caramu bertahan untuk membuat
waktu bergerak lambat. Malam sudah sunyi tanpa suaramu, hujan berhenti dengan
keinginanya sendiri. Sepertinya rindu pun akan berhenti, tetapi mengingatmu
tidak membuat pikiran berhenti terlempar ke masa lalu.
Sudah
aku tahan, pikiran pun membuyar. Hanya satu yang harus aku lakukan, bertahan
dengan sabar. Jika saja dulu kita tidak pernah ketemu, mungkin kau tidak akan
sepatah itu, dan kecewaku tidak segila ini. Kita dua orang yang sama tersakiti
karena terpisah oleh keinginan, keinginanmu dan keinginanku. Kau mendekatinya
lalu aku menjauhinya. Aku mendekatimu dan kau mendekatinya. Apalah arti sebuah
pendekatan, hanya keduanya saling mengingingkan, yang satu menjauh dan yang
satu mendekat. Aku membenarkan keinginan, kau menghancurkan keadaan. Cukuplah
semesta jadi saksi kisah kita yang berakhir masing-masing, apakah kau tahu?
hujan sudah berhenti merintik, dan aku sudah berhenti mengingatmu, sekarang
perasaan itu tiada lagi.
Sampai
hujan selesai menurunkan angannya, hatiku masih berharap padanya.
Maka,
tentang melangkah jauh untuk kembali jatuh merupakan tulisan sepanjang malam
yang aku ceritakan pada semesta. Di keheningan gelap malam itu aku mengungkapkan
keinginan yang tidak selalu saja menjadi harapan. Cerita itu aku buat sedemikian
sederhana. Didalamnya terkandung makna yang aku buat supaya semesta mengerti perasaan,
lalu di sampaikan kepada harapan yang selama itu aku inginkan. Sebuah rasa lelah
karena terlalu jauh melangkah hanya memperjuangkan cinta yang salah. Kepada hati,
setiap rindu hanya kehancuran perasaan. Cerita inilah keinginan hati yang tidak
mendapatkan pasangan.
“ memiliki cerita masa lalu yang indah merupakan kenangan
yang perlu di ingat,
dengan kisah indah itulah kamu bisa bertahan dan dapat mengatakan;
bahwa kebahagiaan itu dihadapi bersama bukan hanya sepenggal
cerita “
# Sampaikan
(n) Penyampaian
lewat pembicaraan.
Ketika kamu disandera dalam hubungan yang paling rumit dalam kisah cinta, disitu aku akan menyelmatkan mu untuk dibebaskan kepada hubungan yang nyata dan sederhana.
Senja
sampaikan padanya, jika diantara warnamu ada yang berbeda. Disitulah rinduku
tersimpan, kalo bisa petik sebagian, biar pertemuan kita disegerakan.
# Tiada Yang Sepi
(n) Tidak
merasa sendiri.
Tiada
yang sepi dalam menjalanu hari, meski suasana hati yang meratapi, dan kamu
merasa ditinggal pergi. Sebenarnya kamu hanya sedang mengejar mimpi mimpi kamu
hanya perlu di ucapkan selamat pagi.
Ketika
aku jatuh, aku hanya minta satu untukmu, kamu harus tumbuh dengan perasaan yang
utuh tanpa harap yang penuh .
Tuhan
sengaja membuatmu benci, agar tahu arti dari harga diri.
perkataan
hanya sebuah ulasan sedangkan ucapan itu sebuah kelengkapan kamu pernah
berkata, menunggu itu ketidakpastiaan merenggut harapan atas perjalanan yang
tertekan.
Jika dua
nada berbeda disatukan maka memiliki kesempurnaan dalam iringan, jika aku dan
kamu saling melengkapi kekurangan itu artinya hubungan kita bisa saling
beritingan. Bernada, merdu tanpa sendu..
# Kamu
(n) Panggilan Tersayang.
Kamu adalah alasan saat aku
membutuhkan perhatian,
Kamu adalah genggaman saat
aku membutuhkan keseimbangan,
Kamu adalah kebetulan saat
aku bisa menemukan sebuah pertemuan.
Kamu selalu saja menjadi
pertanyaan yang harus aku jawab dengan benar
Kamu selalu saja membuat
aku tetap bertahan saat aku berusaha mempetahankan
Kamu selalu saja membuat
hati bisa merasakan akan senyuman dan kebahagiaan
Kamu membuat dunia tidak
bisa mengubah kamu menjadi dia.
Kamu membuat pelangi lebih
bernyawa
Membuat setiap imajinasiku
masuk duniamu
Kamu adalah butiran rindu
yang selalu hadirnya ingin segera temu
Serpihan hati yang patah
kamu gantikan
Kamu adalah kunci saat
rumahku tertutup oleh janji.
Hujan mulai menurunkan
angannya yang masuk kesela bumi menghasilkan genangan beserta partikel kenangan
yang mulai basah.
Rindu datang dengan angan
kenangan yang jatuh diperasaan mulai terasa menggiurkan. Tidak bisa lagi aku
tampung, terlalu penuh untuk aku daur ulang kenangan. Baying-bayangmu sudah
merasuki pikiran dan hati dibanjiri oleh kenangan hingan meluap tidak
tertampung oleh perasaan. Aku serahkan kepada pikiran, jawaban tetaplah sama
tidak mau lagi menerima beban untuk disimpan.
Melupakan itu suatu hal
yang mudah asalkan kita mau menerima keadaan. Setiap ingatan itu dating suatu
hal yang wajar, tidak wajar jika terus diingat. Ada waktunya penyesalan dating
saat indahnya perpisahan dimana kita hanya bisa tersenyum berseri. Walaupun air
mata harus keluar lagi begitu kata hati seorsng pujangga. Aku pun meraskan
suatu hal yang dengan perasaan yang berbeda.
Cinta selalu membawa kepada
suasana yang begitu penuh misteri. Jika cinta saja bisa kecewa apaalgi dengan
hati yang terluka bisa kembali menuakan cinta. Begitu abadi rasa cinta itu
ketika kita yang berani memulainya dengan sabar. Salah satu cara untuk
memberinya kenangan adalah bukan suatu hal yang indah melainkan luka yang
berakhir cinta. Kita pernah bercanda dengannya sampai mengeluarkan kata yang
tidak pantas untuk hati, tapi pada akhirnya jatuh hati. Terkadang kita harus
percaya hukum kebalikan, apabila cinta jangan terlalu berlebihan, apabila rasa
kurang suka jangan terlalu menebarkan kebenciaan. Hati bisa saja berubah dalam
jangka waktu yang tidak bisa kita tentukan.
Nikmatilah kenangan itu,
simpanlah luka itu, karena berharga untuk kita miliki. Sebab cinta yang
menuakan luka selalu akan berujung bahagia. Siapa saja yang membahgiakanmu
itulah orang yang pernah terluka olehmu.
# Kecuali
(n) Beda dari yang lainya.
Setiap orang itu memang
sulit dipercaya tidak mudah untuk bisa mengambil keputusan bahwa kita
mempercayainya. Ucapan mugkin bisa saja kamu dengar, tapi perasaan tidak bisa
dapatkan keberadaanya. Kecuali, kamu sendiri yang mengatakan. Perasaan tidak
bisa bohong pada diri sendiri. Ucapan yang dikeluarkan mulut bisa saja berbeda
apa yang dikatakan hati karena selalu tidak seopadan dengan keadaan dan
kondisi.
Begitulah hati yang tidak bisa dibohongi akan bicara dengan dirinya sendiri berargument dengan dirinya sendiri dengan keadaan.
Ucapan itu hanya sebagai
penjelasan menyampaikan tujuan. Jika salah dalam berbicara itu hal yang wajar
karena melihat kondisi yang dihadapi. Maka jangan aneh banyak hubungan yang tidak
terjalinharmonis karenas satu kesalahan yaitu menjaga jujur. Jika dia selalu
melontarkan alas an berarti dia sedang berbohong karena alas an bukanlah
jawaban, melainkan pelindung agar dirinya tetap bertahan dengan keadaan.
Apalagi yang banyak bicara tanpa ada bukti nyata.
Jika kamu cinta berilah
penjelasan jangan sebuah alas an karena suatu objek. Apa yang membuatmu cinta
selalu ada jawaban yang nyata. Kejelasan akan member kepastian bahwa
mencntainya itu tulus dari hati paling dalam, sedalam lautan samudera lepas yang
orang tiding tahu kedalaman.
Cinta memang membuat orang
begitu rapuh dan jatuh. Selalu memberinya bukti tidk dengan memberinya janji
untuk selalu bersamanya. Karena kamu pun punya waktu sendiri tidak selalu
dengannya.
Cukup berilah kepercayaan
bahwa kamu akan selalu bersama.
Tidak dengan mengubahnya
untuk selalu mencintainya. Berilah dia waktu agar lebih percaya dengan
pemberian yang telah kamu buktikan tidak hanya dengan harta. Kamu bisa saja
memintanya dengan sengaja agar kamu dapat kasihnya. Jangan heran jika
nanti dia tiba-tiba berubah. Salahkan siapa yang selama ini
mengbahnya.tunggulah sampai dia mempunyai waktu yang tepat untuk menerima.
Aku ingin menjadikanmu
sebagai kepercayaan diantara anak-anak kita, yang selalu mengajarkan betapa
pentingnya kejujuran agar kita senantiasa saling percaya terhadap cinta yang
menyatukannya tanpa janji tapi dengan sebuah bukti.
Untuk; Semesta
Aku salah menerima keadaan,
Semesta sampaikan pada
senja, jika dia melihat warnamu yang berbeda. Beri tahu bahwa itulah rinduku.
# Luangkan Waktu
(n)
Bersedia untuk selalu ada.
Jam tangan memang tidak
terlalu terdengar berdetik, rindu pun begitu. Tidak bisa kita dengar kapan
tanda-tanda kehadirannya. Langkah terus berjalan menunggu kehadiran yang tidak
akan pernah terdengar olehmu. Aku tahu kamu bukan paranormal yang bisa meramal
keadaan yang mempunyai indera ke tujuh, bahkan menuduh. Kamu adalah manusia
biasa. Aku tahu bahkan lebih dulu.
Di sudut meja café coffe
pertama kita bertemu, memang tidak pernah kita ramal sebelumnya. Walaupun
sebentar buatku itulah sebagian dari sabar. Menunggu waktu yang pas untuk
bertemu itu sangat begitu sulit. Karena itu aku sebut bertahan dengan sabar.
Menyakitkan namun itulah cara melindungi perasaan. Aku juga sama ingun
berggandengan seperti orang normal yang aku lihat. Aku tahu orang berpasangan
di sinetron itu hanyalah acting. Aku ingin sesuatu yang nyata walaupun
kelihatan sederhana. Kita bisa melakukannya, aku hanya menunggu kamu mau, tidak
memaksa kamu untuk rindu.
Kita punya banyak waktu,
seringkali kita menyiakannya. Waktu it uterus berjalan maju, walaupun kamu
memintanya untuk berputar kembali itu sangat mustahil sekali. Bisa saja jarum
jam kita putar, tapi rasa kita tidak bisa ditarik kembali. Cinta sebagai etalse
antar kita, mungkin bukti rasa yang sama.
Luangkan waktu, aku hanya
ingi berdua tidak mendua. Kita mempunyai waktu yang sama dengan kegiatan
sendiri yang berbeda. Kita disibukan oleh dunia, namun kabar menjadi penyatu
rasa. Aku tahu kamu butuh waktu, tapi maaf aku hany bisa bilang rindu tanpa ada
hadir temu. Membosankan jika kedua orang itu hanya cinta tap setia tidak
dipegang nyata.
Berisitirahatlah, nanti aku
berkunjung untuk mimpimu.
Berbahagialah, walaupun
langkahmu tidak bisa aku tuntun.
Tersenyumlah, itulah wajah
manismu yang sangat aku suka saat kamu bicara,
Untuk; Semesta
Berilah aku waktu lebih,
Jika waktu 24 jam sehari. Bolehkah
aku mencintainya selamanya. Karena itu tidak akan cukup untuk membuatnya
bahagia.
# Menertawakan Luka
(n) Kebodohan
yang terjadi karena cinta.
“Aku suka
dengan caramu melukai hati yang begitu tulus”
Pesan yang aku sampaikan
saat itu disaat aku menungu kabar baik, sebelum itu terjadi. Tidak ada lagi
sapaan hangat seekor burung pagi di sudut atap rumah itu. Saat aku bilang sudah
ada di depan rumahmu. Matahri pagi pun ikut merayakan sendu pagi itu, redup
tertutup awan. Perasaan yang seharusnya mengalir seperti air di sungai
tiba-tiba membelokan inginya untuk kembali kepada hujan, karena itu sangat
menyakitkan.
Aku mulai menenangkan badan untuk duduk di atas kayu yang berbentuk kaki itu, aku pandangi buku-buku rasanya rindu itu tidak tertulis dalam pikirku. Bidadari tidak bersayap itu bertanya padaku, menyampaikan Tanya mengapa diam saja, biasanya lagu indie terputar merdu walaupun ibu tidak tahu apa yang dimaksudkan lagu itu. Mulai aku berpikir bahwa music itu bahasa penyampai rasa walaupun orang tidak mengerti maksud di dalamnya. Ibuku tahu itu sebuah lagu tapi tdak mengerti genre itu. Setiap orang tahu tentang rindu, tapi entah siapa yang begitu mengerti.
Mulailah aku sejukan
perasaan, lagu yang ditanyakan itu aku putar.
fiersa besari – waktu
yang salah .
Jangan tanyakan perasaanku
Jika kau pun tidak bisa
beralih
Dari masa lalu yang
menghantuimu.
Intro awal yang tiba-tiba
membawaku ke masa lalu, dengan mudahnya lagu itu mengingatkan akan kesalahan
yang aku perbuat saat menduakanmu dengan sahabatmu sendiri. Sampai lagu itu pun
selesai cerita panjang aku tulis dalam ingatanku. Hari itu memang
tentangmu dengan masa lalu yang tidak ingin aku temui. Melihatmu yang sekarang,
teringat aku di masa itu. Apakah mungkin kita harus percaya dengan karma, itu
sangat terjadi. Aku tidak percaya hanya saja itu pasti terjadi.
Baiklah, dulu memang
aku sengaja, bosan, risih terhadap sikap yang menyebalkan itu. Kamu
sampaikan pesan lewat sahabatmu, sedangkan kamu selalu saja malu. Ingatlah rasa
nyaman akan hadir karena kebiasaan. Pesan yang kamu sampaikan dengan kata
rindu, aku sampaikan lagi pada sahabatmu. Aku butuh kata itu hanya
darimu.
Bukan dari orang lain. Tidak masuk akal memang. Kenyataannya memang seperti itu. Seekor burung akan nyaman jika sudah lam diam dalam kandang majikannya, jika burung itu lepas akan jauh dari alamnya. Aku yang menjalani hubungan dengam terlalu nyaman dengan kandang yang kamu buat, yang kamu bilang sebagai sahabat. Aku jujur padanya bahwa aku lebih nyaman dengan sahabatmu. Semua itu kamu tahu setelah sahabatmu bilang bahwa aku bosan.
Padahal itu cara klasik untuk memutuskan sebuah perasan.
Sekarang aku tahu,kejadian
seperti ini adalah ulahku sendiri.
Angin menghembus tubuhku yang
kurus, masuk lewat jendela dengan badanku yang tidak mengenakan baju. Dingin
perasaan yang hari itu aku rasakan, aku butuh selimut untuk menghangatkan
tubuhku.
Sepertinya hanya pelukmu yang menenangkan badanku. Kini selimut itu terlepas terbawa angin. Jika ada daun yang kamu temui dipinggir jalan, coba kamu pandangi barangkali ada rinduku terselip dengannya. Ada cintaku yang tidak terampaikan padanya.
Aku tepuk pikirku dan mulai
tersenyum. Tenang rasanya, masa lalu itu untuk kita ingat untuk mempebaiki hati
bukan membenci masa itu. Bukankah kita belajar darinya, memperbaiki karenanya.
Untuk; Semesta
Luka karena cinta itu bukan
untuk kita sesali, melainkan sebagai bahan tawa. Tanda bukti bahwa kita pernah
ada di masa waktu bersama.
Semesta,
Kamu memang lucu, kehidupan
ini untuk kita syukuri dengan mengingat masa lalu.
# Memulainya
(n) Berawal
dari bercanda.
“Tantangan
adalah penderitaan yang harus dihadapi setiap orang”
Udara kota bandung waktu
itu menyentuh kulit membelit jiwa yang mulai tidak terasa bernyawa. Masih aku
bernafas walaupun pikiran terseret oleh kenangan. Embun pagi yang biasanya
menyegarkan tubuh seakan membuat hati menjadi lumpuh, entah apa yang sedang aku
rasakan, hanyalah penderitaan tanpa ada penyelesaian. Seperti biasa rasa sakit
itu meradang hingga tenggorokan tidak berfungsi normal, entah kehidupan yang
mulai menyerah.
Rasanya hidup itu rumit,
mungkin aku sendiri yang membuatnya sulit. Selalu aku mencoba dengan keadaan,
tapi semuanya sama saja. Biarkan aku terrbujuk kaku di atas buku-buku, sehingga
rindu terhalang oleh waktu.
Aku tahu kamu lebih suka
hangat, daripada segelas es teh manis. Aku tahu kamu lebih memilih yang taat
daripada orang yang penuh janji manis.
Setiap orang menginginkan
kebahagiaan tanpa harus didahuli oleh tantangan. Rasa cinta misalnya, kamu
selalu berada pada dua pilihan. Antara menjadi orang baik atau tetap menjalani
kehidupan yang terbelit. Riberalisme sudah menjadi pedoman. Disimpan dimana
aturan-aturan yang sudah kamu peluk sejak kecil, kamu lebih memilih dunia
bebasmu daripada perintah tuhanmu.
Cinta selalu membuat orang
terhipnotis oleh dirinya sendiri. Apapun segala keinginannya selalu ingin
segera terpenuhi. Kebebasaan tidak akan membuat kamu begitu bahagia, justru
penderitaan yang akan dating segera. Bukannya rasa sakit yang kamu ceritakan
karena sebuah kisah cinta, yang aku rela menjadi pendengar cerita dusta itu.
Jika keinginanmu tentang
cinta tantangan hidupmu akan terhalangi olehnya, tapi jika tantangan hidupmu
tidak mempunyai rasa cinta semuanya akan terasa hampa. Terkadang kita
mengabaikan masa lalu, padahal semua jawaban kehidupan yang kamu rasakan
sekarang terjadi karena pilihan di masa lalu. Banyak orang yang membicarakan
bahwa “ pengalaman adalah guru terbaik” kalimat itu sudah tidak asing di setiap
telinga manusia dewasa. Aku salah satu yang tidak setuju dengan kalimat
itu. Pengalaman itu sebuah kisah yang pernah kita lakukan pada masa lalu.
Dan kita ceritakan di masa yang akan dating atau masa sekarang.
Disitu pengalaman hanyalah sebuah kejadian yang mengajarkan kita untuk berbuat lebih baik. Mungkin orang berpikir bahwa sesuatu yang mengajarkan kita adalah seorang guru. Dalam kenyataanya kita yang sebenarnya belajar pada pengalaman, bukan pengalaman yang mengajarkan kita. Jika pengalaman adalah guru terbaik, berarti pengalaman baik adalah guru. Bukannya kita belajar dari kesalahan berdasarkan pengalaman. Kita tidak ajarkan oleh pengalaman tapi lebih tepatnya kita belajar daripada kesalahan. Guru terbaik adalah diri kita sendiri, karena yang tahu segala sesuatu yang ada pada diri kita hanyalah diri sendiri.
Setiap orang hanya tahu
kita sedang bahagia, tidak tahu bahwa kita sedang bersedih. Apakah pengalaman
bahagia itu mengajarkan kita? Justru yang mengobati sedih itu diri kita
sendiri. aku sedang bermain bola basket, suatu waktu aku sedang bermain diberi
kesempatan untuh melakukan lemparan bebas karena sebuah pelanggaran. Saat
melempar bola ternyata tidak menghasilkan angka. Semua pendukung team sangat
kecewa. Apakah pendukung itu tahu bahwa tangan kananku memar saat di hadang
oleh team lawan. Semuanya hanya melihat realita, tidak tahu betul apa yang
sedang aku rasakan waktu main bola keranjang.
Salah satu yang bisa mengajarkan
aku dari pengalaman tersebut adalah diri sendiri. seorang pelatih hanya memberi
saran, kejadian itu tidak menjadikannya seorang guru yang mengajarkanku. Bahkan
disitulah aku belajar bagaimana kesalahan itu tidak terulang kembali. Aku
mempelajari diri sendiri, pengalaman itu hanya sebuah memori. Jika kamu patah
hati, pelajarai dirimu sendiri.
mulailah belajar menata diri, tantangan hidup menunggu kamu menderita agar kamu bisa kuat mencapai bahagia. Cinta yang membuat kecewa itu menguatkanmu untuk lebih percaya pada diri sendiri, bahwa selama ini kamu punya hati yang pantas untuk kamu taruh ditempat yang bisa membuatmu kuat dalam mencintai.
Untuk aku sendiri,
penyesalan selalu ada setelah perpisahan. Pengalaman selalu membuat kita giat
lagi untuk belajar mengenal diri sendiri.
Sekarang aku lebih mengenal
diri sendiri, rasa sakit memang membuat aku banyak bercerita pada hati. Jika
aku dulu tahu kamu mempunyai sikap yang liberal, mungkin rasa itu tidak pernah
aku tanam. Aku tidak mempersalahkan soal itu, aku hany tidak suka dengan
perilakumu yang mungkin kamu juga begitu padaku. Seseorang lebih mengerti
tentang perasaannya sendiri daripada kesalahan orang kamu cari-cari.
Luka yang kamu buat sudah
aku tuangkan dalam secangkir kopi, biarkan aku menikmati pahit itu karena aku
lebih suka dengan hangatnya. Karena itulah aku minum kopi, aku butuh kehangatan
walaupun harus merasakan kepahitan dulu. Aku yakin rasa pahit yang diawal
dirasakan akan berubah menjadi sebuah penghargaan bagi diri sendiri.
kopi yang kamu tambahkan gula agar terasa manis hanya membuat penyakit semakin teriris. Karena bahagia hanya menunggu waktu untuk terluka jika cintanya penuh rekayasa. Seperti kopi yang kamu tambah gula, kopi tidak perlu lagi pelengkap.
Setiap orang mempunyai tantangan
dalam hidup termasuk cinta, sebuah cerita hidup yang tidak pernah selesai untuk
diceritakan.
Jangan mengeluh karena
masalah, tanpa itu kamu tidak akan dibuat tabah.
# Lelah
(n)
Setelah melakukan kegiatan yang membawa perasaan.
“ semesta
hanya membuatmu sabar”
Aku hanya ingin membuat
seseorang merasa kagum pada dirinya sendiri, belajar untuk mulai mencintai
dirinya sendiri. sebab kita adalah luka yang di bentuk lewat cinta. Kecewa yang
kita rasakan karena perbuatan rasa kurang percaya. Curiga menjadi alasan setiap
kali melantunkan pembicaraan. Sudah saatnya kita mengubah pola pikir yang
sederhana. Urungkan dulu segala kebencian, kita sedang melakukan kesalahan.
Simpan dulu kisah kita dalam catatan buku harian, nanti kita ingat lagi
kesalahan apa yang terjadi agar kita bisa mengapresiasi hati. Cukup ingatan
sebagai tanda kebesaran tuhan, jangan puran-pura mudah melupakan.
Seandainya kamu dulu mau
sabar, untuk memberi waktu pada pikiran. Cinta itu bukan untuk segera bahagia,
bersabar untuk menerina setiap luka yang kita hadapi dengan segala problema,
lalu kita perbaiki bersama. Seberat apapun yang namanya problem dalam suatu
hubungan antara manusia akan kuat karena rasa cinta. Percayalah semesta hanya
membuatmu untuk sabar. Tidak lebih yang diinginkan semesta untukmu, dia hanya
memintamu untuk bisa melihat keadaan jangan mudah terbawa perasaan.
Kita lahir untuk berjuang,
Dalam segala tantangan
hanya sabar sebagai penyejuknya. Jika air pun perlu proses untuk menjadi hujan.
Maka cinta juga perlu proses untuk bisa bahagia. Tidak sulit dan rumit, hanya
hati kita mudah terbelit. Tidak ada lagi penjelasan yang harus aku
terangkan pada setiap orang dewasa yang mengerti tentang pentingnya sebuah proses.
Awalnya kita hanya
bertatapan muka, sebelum saling kenal dan menegur sapa. Bertemu berkali-kali
membuat kita saling menikmati pertemuan, saling penasaran apa yang sebenarnya
sedang kita rasakan. Bertingkah seakan tidak terjadi apa-apa. Mulai aku cari
tahu tentangmu, kau juga. Disudut sebuah sekolah kita bertemu tanpa sengaja,
kamu mulai tersenyum akupun begitu padamu.
Kejadian itu hanya
sebentar, mungkin lebih sebentar dari sebuah kehidupan kunang-kunang . Secepat
cahaya menerangi ruang hampa. Buatku senyuman itu cukup menerangi hatiku yang
mulai redup. Aku pun merasa gugup, keringat yang biasanya aku keluarkan saat
olahraga mengalah dengan rasa cinta. Karena cinta itu lelah untuk dikejar
jangan berlebihan karena cinta selalu ada untuk orang yang bersabar.
Ruangan hampa yang diber cahaya pun akan terlihat berwarna, minimal
terlihat berbentuk.
Saat ruangan perasaan begitu suntuk, yang tadinya aku begitu mengantuk terasa bangun dari mimpi itu. Iya hanya mimpi dan baying-bayang tentangmu. Khayalan terlalu jauh, perasaan itu kembali tumbuh.
Dalam sebuah gravitasi bumi
sebuah benda yang saling tarik menarik dan mempunyai suatu masa tertentu
dikatakan gaya gravitasi. Tapi kenapa cinta memiliki gaya tolak, bukannya kita
memiliki berat badan masa tertentu. Seharusnya jika kita saling suka harus ada
gaya tarik yang membuat cinta itu bersatu.
Pertemuan memang
mempersatukan pandangan, tapi tidak untuk mempersatukan perasaan.
Hebatnya tuhan menciptakan mata untuk melihat cinta yang nyata, bahkan pemandangan semesta pun membuat takjub bagi yang melihatnya. Sudah cukup berlebihan ketika kamu membuat seseorang yang jelas tidak mencintaimu dengan begitu nyaman.
Aku sangat objektif
terhadap pengetahuan tentang dirimu, aku tahu kamu baik sepintas yang aku
lihat. Setiap orang yang mencari tahu keadaan seseorang itu baik atau tidak,
sebenarnya sedang mencari kesalahan. Sudah terlalu banyak yang telah
mempengaruhi pikiran, jangan dan jangan. Tapi hati tetap kuat untuk
mempertahankan keinginannya.
Sudah saatnya, Mengakui
kesalahan sendiri.
Cinta yang menemukan
pemiliknya selalu ada hati untuk menyatukan keduanya.
Untuk; Semesta
Menunggu balasan darimu itu
terlalu lama. Segera kirim kabar kepadanya lewat senja. Jika petang itu tidak
nampak, beri tahu hatiku pun sedang seredup itu.
# Hujan pun reda
(n) Turunnya
rintik air yang selalu membuatnya rindu.
“Pelangi
tidak berwarna lagi, sebab tertutup oleh patah hati”
Hujan pun reda,
Matahari yang biasanya
menyinari setelahnya dan meghasilkan pelangi, tiba-tiba saja tertutupi. Segelap
itu hatimu setelah patah hati, sehingga pelangi pun merasakan kesedihan.
Hujan yang turun air, menjadikan tetesan kenangan. Kurang apalagi semesta
terhadapmu, menyediakan lara untuk kamu rasakan sendu. Memeluk luka dengan
basah di hati menyakitkan untuk dirasakan.
Biarkan aku menjadi hujan
yang membuatmu hangat dalam ruangan. Anggaplah tidak pernah terjadi hujan,
karena aku indah untuk dilupakan. Aku hanya ingin rindu disaat dingin
membutuhkan hangatnya, ruangan yang kamu tinggali ikut merayakan kerinduanmu.
Waktu yang terus berdetik mengikuti iringi sedih, lalu seduh kopi.
Sederhana itu kehangatan bagiku.
Langit mulai menampakan
warna birunya, awan putih melengkapi hias cakrawala. Rindu itu tidak bisa lagi
dirasakan seperti biasa. Social media yang dijadikan tempat menyampaikan lara,
menjadi tulisan-tulisan tak bernyawa.
Jangan buat bingung diri sendiri, jika tidak punya rasa jangan ungkapkan cinta yang akan ujungnya kecewa juga. Suka heran terhadap seseorang yang mempunyai keinginan untuk membentuk rasa cintanya tapi setengah keinginan. Padahal hati itu memerlukan kepastian yang nyata, bukan hanya basa-basi berbicara.
Sudah habis berbagai cara
untuk memulihkan luka, kecuali kembali meraskan jatuh cinta. Orang itu padahal
banyak akal untuk bisa memikirkan itu semua hanya saja sulit untuk
dilakukan. Jadi bagaimanapun setiap orang mempunyai batas kemampuan dalam
mengatasi masalah. Menunjukan bahwa manusia adalah makhluk social, membutuhkan
orang yang bisa menenangkan. Bisa kita melakukan hal itu.
Coba perhatikan langit di
saat siang hari, pernah kita meraskan saat seharusnya bersinar mentari diiringi
hujan gerimis. Hujan saja bisa turun saat ada matahari, apalagi air mata bisa
turun saat senyum begitu berseri. Tuhan itu cukup adil memperlakukan makhluk
hidupnya kita saja yang selalu lupa atas kuasanya.
Memudahkan segala sesuatu dalam proses patah hati adalah melibatkan perasaan resah itu kepada yang maha pemilih cinta. Bukan malah memuja manusia. Bingung seperti orang yang tidak pernah tahu harus berbuat seperti apa yang harus dilakukan saat hati terluka. Jangan bersedih tuhan selalu bersamamu. Percayakan itu pada hatimu.
Apakah kamu tidak lelah
dengan perbuatan sendiri, terus mengulangi kesalahan yang sama terhadap orang
yang berbeda. Patah hati membuat seseorang itu putus harapan, tapi jangan juga
memutuskan kehidupan. Ingatlah kamu hidup untuk berpetualang. Masih banyak
kenangan yang harus kamu selesaikan. Kenangan itu bisa kamu ciptakan, tidak
bisa kamu beli.
Lihatlah seberapa jauh
langkahmu berjalan, kamu menyerah ditengah jalan karena suatu hal yang tidak
berarti bagimu dan kehidupanmu. Coba kamu tanyakan pada diri sendiri,
siapa yang telah membuatmu begitu tumbuh besar dan dewasa. Orang tua yang
membuat segalanya untukmu lebih kamu abaikan kasih sayangnya. Lebih dari apa
yang kamu rasakan sekarang. Kuatkan ingatan, perbaiki perbuatan. Masa lalu
selalu menghantui, tapi jangan pernah kamu ulangi.
Berbicara dengan hati
memang selalu menemukan solusi, karena pikiran membantu menyelessaikan masalah.
Aku tahu melupakan itu bukan perkara yang mudah, hanya aku selalu membuatnya
resah. Hati sudah lelah, keinginan masih berharap padanya.
Untuk; Semesta
Perihal : Patah hati
Ingatkan aku jika lupa
untuk bersyukur dengan rasa sakit yang selalu berulang aku alamai. Patahkan
saja hatiku, tidak dengan semangatku.
Semesta, jika aku minta
untuk buatkan aku semesta baru yang isinya aku dengannya, akan aku ajari nanti
kepada anak-anak kita bahwa cinta itu istimewa.
Sampaikan lewat mentari
yang bersinar lalu turunkan hujan. Keadaan itu mungkin bisa mengingatkan.
# Menjadi Baik
(n) Menata
diri lebih baik lagi.
tidak
ada batasan untuk menjadi baik lagi.
Setahun ini telah berlalu
antara cerita dan kisah kita. Seberapapun lama kita menjalani kisah sangat
tidak ada artinya. Sebab yang kita jalani dalam melengkapi kehidupan hanyalah
main-main. Ketemu berbicara, makan, jalan dan pulang, membosankan. Karena cinta
yang baik adalah mau menerima seberat apapun cerita yang kita jalani tetaplah
menjad sebuah cerita.
Hidup ini terlalu indah
untuk kita berdua, terlalu nyaman untuk kita tetap bertahan.
Saatnya hati kita mulai
dewasa, mengetahui kita hanyalah semesta yang dipaksakan untuk bersama. Kita adalah
kesalahan yang dibuat rasa kewalahan, hati yang dibuat bingung kenapa bisa
sedekat jemari dengan kaca jendela disaat hujan mereda. Diluar kesadaran kita
hanyalah sepasang kekasih tanpa belas kasih masing-masing, asing dan
mengabaikan keinginan yang kita janjikan diwaktu bertemu.
Aku sandarkan kepala di atas sofa, tempat dimana kita berbicara tanpa kata-kata. Aku ingat lagi pas pertama kita mulai tidak asing, seiring berjalannya waktu semua itu berubah menjadi menyenangkan.
Untuk itu aku tahu bahwa hati
sudah tidak bisa dipaksakan oleh pikiran untuk tetap mencintainya. Setiap orang
berhak mengubah sikapnya sendiri dan perilaku yang selama ini dijalani. Kamu
yakin dengan dirimu sendiri, nanti semesta akan lebih meyakinimu.
Berusaha ada untuk orang yang mau bersungguh-sungguh pada dirinya. Seseorang yang melakukan perubahan pada dirinya merupakan keyakinan karena hatinya. Perbedaan antara orang yang tidak bermiat untuk melakukan perubahan dengan sikapnya bisa dilihat dari caranya memperlakukan orang disekitarnya.
Kita seringkali dicaci maki
oleh orang, kuatkan hatimu itulah cara tuhan untuk kamu bisa bertahan dengan
keadaan seperti itu. Maka jangan menyalahkan siapapun saat kamu mulai mekangkah
untuk berubah menjadi lebih baik, kamu seharusnya bisa memaknai cacian menjadi
penguat untuk kamu berubah. Umpan pancing yang terkail di mulut ikan itu sangat
menyakitkan bagi seekor ikan, bukankah rasa sakit itu menguatkan ikan untuk
terus bertahan agar bisa lepas.
Ada satu patung dan
batu yang dijadikan alasnya. Mereka tersimpan disebuah museum.
Setiap hari banyak sekali yang mengunjungi museum itu. Salah satu daya tariknya adalah sebuah patung, semua orang berfoto ria dan memuji-muji patung tersebut. Suatu hari saat para pengunjung itu meninggalkan museum. Batu yang dijadikan alas sebagai pondasi patung itu berkata .
“ kenapa selalu kau yang
dipuji orang, sedangkan aku hanya di injak”
“ mungkin aku istimewa “
jawab patung dengan tenang.
“ padahal yang membuatmu
tetap berdiri adalah aku”
Patung pun membicarakan
tentang masa lalunya kenapa keduanya bisa ada di sebuah museum. Apakah kamu
ingat batu, saat kita ditemukan dalam sebuah gua oleh seorang seniman patung.
Kita di ambil dalam sebuah ruangan yang besar untuk sementara disimpan selam
beberapa bulan. Apakah kamu ingat saat si pemahat itu pembobol aku dengan
sebuah besi tajam, dengan sebuag gondam aku dipukul dan dibentuk oleh
kampak.
Aku rela dibentuk oleh
pemahat itu menjadi sebuah patung, aku rela teriris paku bahkan benda tajan itu
menyakiti diriku. Sangat menyakitkan memang, tapi aku tahu semua itu akan
berakir. Ketika itu kamu hanya diam dan bersantai. Kamu hanya ingin menjadi
bagian dari alas tidak mau tersentuh oleh alat-alat tajam yang menyakitkan itu.
Sekarang kamu tahu kenapa
aku lebih istimewa darimu, karena aku mau dibentuk dengan rasa sakit itu.
Alas patung hanya terdiam
dalam penyesalan.
Apakah kita berharga?
Bagiku kita itu cukup berharga. Kita akan menjadi istimewa jika mau menerima
apapun tantang dan cobaan yang akan kita hadapi agar tetap menjadi seorang yang
bernilai. Tidak ada kata terlambat untuk berubah, selagi nafas masih bisa kamu
nikmati dan syukuri masih ada waktu untuk memperbaiki diri.
Jadilah dirimu sendiri,
Buatlah yang terbaik
menurut versimu sendiri.
Meskipun bahagia harus ada
luka karena cinta, begitulah proses menjalani kehidupan yang baik.
Untuk; Semesta
Aku hanya ingin bahagia,
karena setiap orang berhak mendapatkannya
aku hanya ingin bisa
tersenyum tanpa ada hati yang membuat merenung.
]
# Kenapa Rindu
(n) Pertanyaan yang memberikannya alasan.
“ketika seseorang menginginkan temu
tanpa Tepi”
Ada orang yang rindu karena tidak lama bertemu, adapun orang
yang rindu karena tidak pernah lagi mendengar suaranya yang merdu. Selama
seseorang itu terpisah, rindu selalu saja menjadi alasan untuk saling
menemukan. Padahal rindu bisa saja kamu rasakan kapanpun dan dmanapun kamu
berada.
Ketika kamu duduk saja pasti ada seseorang yang akan kamu
ingat, dari melihat objek yang kamu lihat saja bisa membuat kamu teringat
sesuatu. Objek yang kamu lihat misalakan sebuah gelas yang berisikan air putih.
Tiba-iba, kamu teringat saat kamu merasa haus pada waktu itu sedang mengerjakan
tugas sekolah bersamanya dirumah sahabatmu. Lalu pasanganmu dengan begitu fasih
tanpa pamrih mengambilkanmu segelas air putih saat kamu benar-benar
membutuhkannya. Waktu itu secara tidak sadar kamu sedang mengingat dan
merindukannya.
Rindu memang berserakan dimana-mana tidak pernah tau tempat.
Rindu memang tidak bisa kamu duga, karena hadirnya tiba-tiba. Kehadirnya
mengigatkan kisah yang pernah dilalui. Rindu itu tidak punya tujuan, setelah
kamu mendapatkannya dia akan pergi. Kemanapun kamu pergi rindu memang selalu
begitu. Tiada akhir, walaupun kamu sudah temu. Setelah kamu berusaha untuk
tidak merasakan rindu, selalu saja tidak adil. Kenapa harus dating disaat yang
tidak tepat, saat aku sudah lupa akan arah jalan rumah kasih saying yang sudah
kamu tutup dan dikunci dengan sebuah janji. Sial! Pikiran selalu saja
mengitari. Cukup rindu, aku sudah tidak
ada lagi untukmu. Dulu memang kita pernah bangun kerajaan, aku berperan sebagai
raja sedangkan kamu sebagai ratu. Aku sudah berusaha buat kamu nyaman, Tapi
entah apa yang membuatmu enggan. Aku sudah berusaha sekuat tenaga untuk selalu
melindungimu selayaknya raja yang menjaga ratunya. Tapi, entah apa yang
membuatmu bersikeras meninggalkan.
Saat rindu hadir dalam ingatan, rasanya muak untuk
dirasakan. Rindu selalu saja sama, mengingatkan dan menyakitkan. Rindu selalu
saja perihal ingin menemuinya lalu setelahnya kamu akan disiksa oleh pikiranmu
sendiri, yang memukulnya untuk selalu mengingatnya. Rindu tidak ada bedanya
jika kamu selalu merasa kehilangan, maka cukupkan. Rindu jangan kamu buat
alasan, karena sendirian dan merasa ditinggalkan.
Rindu bukan sekedar siapa yang akan kamu temui, bukan
sekedar ingin merasakan dan melihat kehadiran. Rindu tidak mempunyai tujuan,
jika yang kamu maksud pun sudah enggan. Apabila rindu yang kamu maksud sebuah
perhatian, maka jadikanlah orang tuamu sebagai tujuan. Bagi kalian yang jauh dari orang tua sedang
sekolah,kuliah maupun bekerja, rindukanlah orang tuamu yang mendoakanmu lebih
dari kerja kerasmu menggapai segala cita-cita.
Kehangatan keluarga itu, rindu yang sangat menjanjikan
keberadaannya, temunya selalu jadi serbuk kerinduan bagi yang jauh dari
kehidupan keluarga, setelah kamu dewasa pasti akan merasakan semuanya, apalagi
ketika satu persatu saudaramu sudah mempunyai kehidupan yang baru yang berbeda
dan lebih memeningkan dunia baru yang sedang ditekuni. Kehangatan keluarga akan
begitu kamu rindukan. Rindu yang bukan sekedar ketemu lalu bertegur sapa
tentang kabar. Tapi , kehangatan obrolan secara langsung dalam percakapan yang
sangat jarang dilakukan. Selalu berpikir waktu dan jarak menjadi penyebab.
# Mengubah Kata Menjadi Sebuah Cerita
(n) Dari
kata menjadi beberapa cerita.
Apa yang pertama kali kamu
katakan begitu--saat kamu sukses bertemu dengan seseorang yang membuatmu
terluka di masa lalu dengan kata-katanya yang meninggung sampai kalbu.
Katakanlah kamu sekarang sudah mencapai apa yang telah kamu capai dengan
segumpal olokan yang telah diberikan. Ucapkan terima kasih telah membuatmu
menjadi orang hebat, tanpa kata-katanya kamu tidak akan pernah punya ambisi
sekuat apa yang telah kamu capai sekarang. Bukankah olokan itu menjadi tepuk
tangan. Pencapaian itu begitu berharga baginya, karena luka yang selama ini
kamu simpan sudah tersampaikan.
Buatlah dia tersenyum
dengan pencapainmu, doa akan segera agr merasa malu. Nanti kamu menjadi orang
yang punya niat baik untuknya, jika dia menolak penawaranmu biarkanlah itu
sebagai balas budi terhadap kebaikanmu. Jangan ambigu, tetaplah terlihat tenang
dengan pencapaianmu.
Apalagi yang akan kamu
lakukan saat melihat seseorang yang membuatmu terluka karena cinta.
Sudah tidak mau lagi bicara? Apa bingung harus mengatakan apa?
Coba sapalah dengan lembut.
Dengan begitu kamu cukup menjadi pribadi yang tahu diri. Tanpa luka dia yang
ditanam dalam ingatanmu, kamu tidak akan isitimewa seperti sekarang. Bercanda
dengannya itu menyenangkan, saat kamu dibuat tertawa sampai hatimu dibuat
terluka.
Sekarang tinggal kamu yang membuktikan dengan sikap lembutmu bahwa dia telah melakukan keslahan besar terhadapmu.
Kamu hebat, kamu bisa
tumbuh dewasa tanpa harus ada asmara yang menghalangimu untuk berkarya.
Sekarang , apapun
pencapaian yang akan kamu dapat tetaplah semangat, hidup ada untuk susah dahulu
kemudian tertawa untuk membicarakan masa lalu. Kamu kuat karena dirimu telah
berhasil untuk mau dibentuk.
Selamat semesta,
Kau mengubah kata-kata
menjadi sebuah cerita
Kau mengubah luka menjadi
sembuh oleh bahagia
Kau mengubah sedih menjadi
senyuman.
Bangunlah dari tidur, segera membuat aksi yang terbaik untukmu
Semangat!!! Cinta tidak bisa kamu kejar, melainkan kamu jalani
dengan sabar.
Comments
Post a Comment